<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6117795503719436378</id><updated>2012-02-16T19:45:43.128-08:00</updated><category term='tentang Ibu'/><category term='dunia pendidikan'/><category term='keluarga'/><category term='pendidikan anak'/><category term='pernak pernik cinta'/><category term='Cerita Fiksi'/><category term='Karunia dari Allah'/><title type='text'>Pelangi Jiwa</title><subtitle type='html'>hidup hanya sesaat, buat dia penuh manfaat, bangkitkan diri untuk tetap semangat, pandang hidup dengan positif agar bermakna sampai akhir hayat</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://flsyasha.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Pelangi Jiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09399479583155838887</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IKsUIP5N6EA/TS1s7EIAYyI/AAAAAAAAABw/Tks7ju1A2Us/S220/foto2%2Bnokia%2BE63%2B023.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>45</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6117795503719436378.post-2354158060357876028</id><published>2011-11-02T00:37:00.000-07:00</published><updated>2011-11-02T00:42:01.613-07:00</updated><title type='text'>GBS : BELAIAN KASIH, OBAT JASAD DAN JIWA</title><content type='html'>Sebagai orang tua, apa yang anda rasakan ketika kita melihat anak sakit tak berdaya, brada di ruang isolasi yang bernama ICU, tanpa dapat ditemani oleh ayah ibunya, sementara kita ingin memberikan support dan motivasi kepadanya melalui belaian dan tatapan kasih saying….. miris bukan?&lt;br /&gt;Itulah yang saya rasakan ketika menjenguk anak teman saya di ruang ICU RSCM tanpa seorangpun boleh mendampingi di sisi tempat tidurnya, sekalipun ayah ibunya, padahal bagi seorang anak, kekuatan dia untuk sembuh bias diperoleh salah satunya adalah dari bisikan, belaian dan sentuhan kekuatan kedua orangtuanya.&lt;br /&gt;Sungguh, air mata ini tergenang ketika saya menjenguknya dan hanya bias melihatnya di kaca, saya pikir karena saya orang lain, tetapi ternyata ketika mengobrol dengan kedua orangtuanya, merekapun tidak diperkenankan untuk masuk, kecuali dari kaca dan pada jam besuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pikir, Rumah sakit ini sama dengan rumah sakit2 yang lain, dimana yang boleh masuk ke ruangan ICU hanya keluarga terdekat saja dengan menggunakan baju khusus, terutama orangtua, tapi ternyata tidak di rumah sakit ini, sungguh, bagi saya orang awam sungguh hal ini tidak bias masuk akal, bagaimana anak bias merasa nyaman dan punya motivasi sementara untuk menghadapi penyakitnya saja bagi dia sesuatu yang sangat berat, dia harus mendapatkan support paling tidak dari kedua orangtuanya agar mampu menghadapi penyakit yang berat ini, sementara kedua orangtuanya tidak diperkenankan menyentuhnya, lalu dari mana dia akan mendapatkan kekuatan itu, kalau kebetulan dia mendapatkan perawat yang sabar, care dan ramah, kalau tidak, bukankah itu hanya akan menambah anak semakin sakit?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlebih anak temanku itu terkena penyakit langka dan sangat menyedihkan, yaitu GSB (Guilain Barre Sindrome), bagaimana tidak, anak yang tadinya sehat, gemuk, segar dan ceria, tiba2 terkena penyakit ini sacara mendadak dan melumpuhkan otot2nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa itu GBS atau SGB?&lt;br /&gt;Sindroma Guillain-Barre (SGB) merupakan penyebab kelumpuhan yang cukup&lt;br /&gt;sering dijumpai pada usia dewasa muda. SGB ini seringkali mencemaskan penderita&lt;br /&gt;dan keluarganya karena terjadi pada usia produktif, apalagi pada beberapa keadaan&lt;br /&gt;dapat menimbulkan kematian, meskipun pada umumnya mempunyai prognosa yang&lt;br /&gt;baik.&lt;br /&gt;Pada tahun 1859, seorang neurolog Perancis, Jean-Baptiste Landry pertama&lt;br /&gt;kali menulis tentang penyakit ini, sedangkan istilah landry ascending paralysis&lt;br /&gt;diperkenalkan oleh Westphal. Osler menyatakan terdapatnya hubungan SGB dengan&lt;br /&gt;kejadian infeksi akut. Pada tahun 1916, Guillain, Barre dan Strohl menjelaskan&lt;br /&gt;tentang adanya perubahan khas berupa peninggian protein cairan serebrospinal&lt;br /&gt;(CSS) tanpa disertai peninggian jumlah sel. Keadaan ini disebut sebagai disosiasi&lt;br /&gt;sitoalbuminik. Nama SGB dipopulerkan oleh Draganescu dan Claudian. Menurut&lt;br /&gt;Lambert dan Murder mengatakan bahwa untuk menegakkan diagnosa SGB selain&lt;br /&gt;berdasarkan gejala klinis,pemeriksaan CSS, juga adanya kelainan pada pemeriksaan&lt;br /&gt;EMG dapat membantu menegakkan diagnosa. Terdapat perlambatan kecepatan&lt;br /&gt;hantar saraf pada EMG.&lt;br /&gt;Penyakit ini terjadi di seluruh dunia, kejadiannya pada semua musim. Dowling&lt;br /&gt;dkk mendapatkan frekwensi tersering pada akhir musism panas dan musim gugur&lt;br /&gt;dimana terjadi peningkatan kasus influenza. Pada penelitian Zhao Baoxun&lt;br /&gt;didapatkan bahwa penyakit ini hampir terjadi pada setiap saat dari setiap bulan&lt;br /&gt;dalam setahun, sekalipun demikian tampak bahwa 60% kasus terjadi antara bulan&lt;br /&gt;Juli s/d Oktober yaitu pada akhir musim panas dan musim gugur.&lt;br /&gt;Insidensi sindroma Guillain-Barre bervariasi antara 0.6 sampai 1.9 kasus per&lt;br /&gt;100.000 orang pertahun. Selama periode 42 tahun Central Medical Mayo Clinic&lt;br /&gt;melakukan penelitian mendapatkan insidensi rate 1.7 per 100.000 orang.&lt;br /&gt;Terjadi puncak insidensi antara usia 15-35 tahun dan antara 50-74 tahun.&lt;br /&gt;Jarang mengenai usia dibawah 2 tahun. Usia termuda yang pernah dilaporkan adalah&lt;br /&gt;3 bulan dan paling tua usia 95 tahun.&lt;br /&gt;Etiologi SGB sampai saat ini masih belum dapat diketahui dengan pasti&lt;br /&gt;penyebabnya dan masih menjadi bahan perdebatan. Beberapa keadaan/penyakit&lt;br /&gt;yang mendahului dan mungkin ada hubungannya dengan terjadinya SGB, antara&lt;br /&gt;lain:&lt;br /&gt;Infeksi&lt;br /&gt;Vaksinasi&lt;br /&gt;Pembedahan&lt;br /&gt;Penyakit sistematik:&lt;br /&gt;o keganasan&lt;br /&gt;o systemic lupus erythematosus&lt;br /&gt;o tiroiditis&lt;br /&gt;o penyakit Addison&lt;br /&gt;Kehamilan atau dalam masa nifas&lt;br /&gt;SGB sering sekali berhubungan dengan infeksi akut non spesifik. Insidensi&lt;br /&gt;kasus SGB yang berkaitan dengan infeksi ini sekitar antara 56% - 80%, yaitu 1&lt;br /&gt;sampai 4 minggu sebelum gejala neurologi timbul seperti infeksi saluran pernafasan&lt;br /&gt;atas atau infeksi gastrointestinal&lt;br /&gt;Pada sebagian besar penderita dapat sembuh sendir. Pengobatan secara&lt;br /&gt;umum bersifat simtomik. Meskipun dikatakan bahwa penyakit ini dapat sembuh&lt;br /&gt;sendiri, perlu dipikirkan waktu perawatan yang cukup lama dan angka kecacatan&lt;br /&gt;(gejala sisa) cukup tinggi sehingga pengobatan tetap harus diberikan. Tujuan terapi&lt;br /&gt;khusus adalah mengurangi beratnya penyakit dan mempercepat penyembuhan&lt;br /&gt;melalui sistem imunitas (imunoterapi).&lt;br /&gt;Pengobatan dengan gamma globulin intervena lebih menguntungkan&lt;br /&gt;dibandingkan plasmaparesis karena efek samping/komplikasi lebih ringan. Dosis&lt;br /&gt;maintenance 0.4 gr/kg BB/hari selama 3 hari dilanjutkan dengan dosis&lt;br /&gt;maintenance 0.4 gr/kg BB/hari tiap 15 hari sampai sembuh.&lt;br /&gt;Secara sederhana, GBS ini adalah virus yang menyerang syaraf tepi otot sehingga otot kehilangan fungsinya untuk bergerak dan yang lebih membahayakan apabila menyerang pada otot pernafasan, itulah yang terjadi pada anak temanku otot pernafasannya diserang sehingga daya pperstaltik diseputar otot pernafasannya kehilangan fungsi.&lt;br /&gt;Saat ini, anak temanku harus diobati oleh gammaris ini, yang harga satu ampulnya mencapai 21,5jt, yang diberikan selama 5 hari berturut-turut.&lt;br /&gt;Saya paham, mungkin RSCM memakai ketentuan internasional dalam memberlakukan peraturan di ruang ICU, namun apakah salah bila kita meyakini bahwa sentuhan orangtua punya kekuatan lain selain obat untuk mempercepat penyembuhan seorang anak? Apakah nurani harus diabaikan hanya karena terbelenggu sebuah peraturan yang dibuat oleh manusia, bukankah yang menurunkan penyakit adalah sang Maha Kuasa, dan tentunya melalui keajaiban yang Maha Kuasa pula penyakit dapat disembuhkan, dan itu adalah sebaik-baiknya obat.&lt;br /&gt;Semoga, di lain hari peraturan ini dapat sedikit dilonggarkan terutama untuk pasien anak-anak yang masih membutuhkan kekuatan kedua orangtuanya…..&lt;br /&gt;Ya Allah, sembuhkanlah anak temanku itu, berilah kekuatan kepada anaknya agar dapat berjuang mengatasi penyakitnya, kuatkanlah jiwanya ya Allah… karena dia harus terpisah dari kedua orangtuanya, para perawat…. Tolonglah perlakukan dia dengan baik, hanya kalianlah saat ini orangtuanya……&lt;br /&gt;Untuk temanku, saudaraku, kuatkanlah hati kalian, insya Allah, Allah akan beri kesembuhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(tentang GBS disadur dari makalah Dr ISKANDAR JAPARDI&lt;br /&gt;Fakultas Kedokteran&lt;br /&gt;Bagian Bedah&lt;br /&gt;Universitas Sumatera Utara)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6117795503719436378-2354158060357876028?l=flsyasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://flsyasha.blogspot.com/feeds/2354158060357876028/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2011/11/belaian-kasih-obat-jasad-dan-jiwa.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/2354158060357876028'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/2354158060357876028'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2011/11/belaian-kasih-obat-jasad-dan-jiwa.html' title='GBS : BELAIAN KASIH, OBAT JASAD DAN JIWA'/><author><name>Pelangi Jiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09399479583155838887</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IKsUIP5N6EA/TS1s7EIAYyI/AAAAAAAAABw/Tks7ju1A2Us/S220/foto2%2Bnokia%2BE63%2B023.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6117795503719436378.post-7854801842048679872</id><published>2011-10-09T03:41:00.000-07:00</published><updated>2011-10-09T03:43:37.847-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pernak pernik cinta'/><title type='text'>5 Bekal Istri Aktivis Dakwah</title><content type='html'>Mar'ah Muslimah&lt;br /&gt;4/4/2008 | 27 Rabiul Awwal 1429 H | Hits: 13.902&lt;br /&gt;Oleh: Dra. Anis Byarwati, MSi. &lt;br /&gt;________________________________________&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; dakwatuna.com – Seorang aktivis dakwah membutuhkan istri yang ‘tidak biasa’. Kenapa? Karena mereka tidak hanya memerlukan istri yang pandai merawat tubuh, pandai memasak, pandai mengurus rumah, pandai mengelola keuangan, trampil dalam hal-hal seputar urusan kerumah-tanggaan dan piawai di tempat tidur. Maaf, tanpa bermaksud mengecilkan, berbagai kepandaian dan ketrampilan itu adalah bekalan ‘standar’ yang memang harus dimiliki oleh seorang istri, tanpa memandang apakah suaminya seorang aktivis atau bukan. Atau dengan kalimat lain, seorang perempuan dikatakan siap untuk menikah dan menjadi seorang istri jika dia memiliki berbagai bekalan yang standar itu. Lalu bagaimana jika sudah jadi istri, tapi tidak punya bekalan itu? Ya, jangan hanya diam, belajar dong. Istilah populernya learning by doing.&lt;br /&gt;Kembali kepada pokok bahasan kita. Menjadi istri aktivis berarti bersedia untuk mempelajari dan memiliki bekalan ‘di atas standar’. Seperti apa? Berikut ini adalah bekalan yang diperlukan oleh istri aktivis atau yang ingin menikah dengan aktivis dakwah:&lt;br /&gt;1. Bekalan Yang Bersifat Pemahaman (fikrah).&lt;br /&gt;Hal penting yang harus dipahami oleh istri seorang aktivis dakwah, bahwa suaminya tak sama dengan ‘model’ suami pada umumnya. Seorang aktivis dakwah adalah orang yang mempersembahkan waktunya, gerak amalnya, getar hatinya, dan seluruh hidupnya demi tegaknya dakwah Islam dalam rangka meraih ridha Allah. Mendampingi seorang aktivis adalah mendampingi seorang prajurit Allah. Tak ada yang dicintai seorang aktivis dakwah melebihi cintanya kepada Allah, Rasul, dan berjihad di jalan-Nya. Jadi, siapkan dan ikhlaskan diri kita untuk menjadi cinta ‘kedua’ bagi suami kita, karena cinta pertamanya adalah untuk dakwah dan jihad!&lt;br /&gt;2. Bekalan Yang Bersifat Ruhiyah.&lt;br /&gt;Berusahalah untuk mendekatkan diri kepada-Nya. Jadikan hanya Dia tempat bergantung semua harapan. Miliki keyakinan bahwa ada Kehendak, Qadha, dan Qadar Allah yang berlaku dan pasti terjadi, sehingga tak perlu takut atau khawatir melepas suami pergi berdakwah ke manapun. Miliki keyakinan bahwa Dialah Sang Pemilik dan Pemberi Rezeki, yang berkuasa melapangkan dan menyempitkan rezeki bagi siapa yang Dia kehendaki. Bekalan ini akan sangat membantu kita untuk bersikap ikhlas dan qana’ah ketika harus menjalani hidup bersahaja tanpa limpahan materi. Dan tetap sadar diri, tak menjadi takabur dan lalai ketika Dia melapangkan rezeki-Nya untuk kita.&lt;br /&gt;3. Bekalan Yang bersifat Ma’nawiyah (mentalitas).&lt;br /&gt;Inilah di antara bekalan berupa sikap mental yang diperlukan untuk menjadi istri seorang aktivis: kuat, tegar, gigih, kokoh, sabar, tidak cengeng, tidak manja (kecuali dalam batasan tertentu) dan mandiri. Teman saya mengistilahkan semua sikap mental ini dengan ungkapan yang singkat: tahan banting!&lt;br /&gt;4. Bekalan Yang bersifat Aqliyah (intelektualitas).&lt;br /&gt;Ternyata, seorang aktivis tidak hanya butuh pendengar setia. Ia butuh istri yang ‘nyambung’ untuk diajak ngobrol, tukar pikiran, musyawarah, atau diskusi tentang kesibukan dan minatnya. Karena itu, banyaklah membaca, rajin mendatangi majelis-majelis ilmu supaya tidak ‘tulalit’!&lt;br /&gt;5. Bekalan Yang Bersifat Jasadiyah (fisik).&lt;br /&gt;Minimal sehat, bugar, dan tidak sakit-sakitan. Jika fisik kita sehat, kita bisa melakukan banyak hal, termasuk mengurusi suami yang sibuk berdakwah. Karena itu, penting bagi kita untuk menjaga kesehatan, membiasakan pola hidup sehat, rajin olah raga dan lain-lain. Selain itu, jangan lupakan masalah merawat wajah dan tubuh. Ingatlah, salah satu ciri istri shalihat adalah ‘menyenangkan ketika dipandang’.&lt;br /&gt;Akhirnya, ada bekalan yang lain yang tak kalah penting. Itulah sikap mudah memaafkan. Bagaimanapun saleh dan takwanya seorang aktivis, tak akan mengubah dia menjadi malaikat yang tak punya kesalahan. Seorang aktivis dakwah tetaplah manusia biasa yang bisa dan mungkin untuk melakukan kesalahan. Bukankah tak ada yang ma’shum di dunia ini selain Baginda Rasulullah?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6117795503719436378-7854801842048679872?l=flsyasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://flsyasha.blogspot.com/feeds/7854801842048679872/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2011/10/5-bekal-istri-aktivis-dakwah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/7854801842048679872'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/7854801842048679872'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2011/10/5-bekal-istri-aktivis-dakwah.html' title='5 Bekal Istri Aktivis Dakwah'/><author><name>Pelangi Jiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09399479583155838887</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IKsUIP5N6EA/TS1s7EIAYyI/AAAAAAAAABw/Tks7ju1A2Us/S220/foto2%2Bnokia%2BE63%2B023.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6117795503719436378.post-5469970043038105876</id><published>2011-05-16T07:07:00.001-07:00</published><updated>2011-05-16T07:12:16.579-07:00</updated><title type='text'>MENJAGA KESEHATAN SEBUAH KEMESTIAN</title><content type='html'>Ahad cerah, teringat hari ini akan mengisi seminar, aku bersiap lebih awal, seperti biasanya protes anak2 dibalas dengan senyuman hangat “kita bisa pergi, setelah umi selesai acara yaa….”  Diantar suami tercinta, aku pergi ke tempat seminar.  Badan yang beberapa hari ini tak enak, tak sempat kumanjakan, walau aku merasa badanku sangat lesu, seluruh badan terasa kaku, aku pikir itu adalah hal biasa yang sering aku alami.&lt;br /&gt;Mengisi seminar sampai siang, tidak membuatku langsung pulang, ada tugas menanti yang harus aku hadiri, acara ibu2 keterampilan pos WK dan reses anggota dewan yang seharusnya aku dampingi, sepanjang jalan aku mengalami kram beberapa kali dibagian punggung kiri hingga ke tangan, tapi kemudian hilang, lagi2 aku tidak menghiraukannya.  Tiba di tempat, aku mengobrol dengan beberapa ibu2, saat itulah punggung kanan hingga tangan tak bisa aku gerakkan,aku mengalami kram yangn sangat panjang, aku pikir akan hilang seperti halnya punggung kiri tadi, tapi ternyata tidak bisa kuatasi, badanku semakin kaku dan aku merasakan kesakitan yang luar biasa, nafasku tersengal, saat itulah aku minta tolong.  Menyangka aku masuk angin, beberapa teman mencoba memberi pertolongan dengan pijatan, aku muntah berkali-kali, barulah aku bisa bicara, tapi kramku tak kunjung reda, pijatan hanya menambah kesakitan, dengan terpaksa aku dilarikan ke UGD, diberi pertolongan obat pengatas rasa sakit dari dubur, setengah jam kemudian barulah rasa sakitku reda, kramku berhenti, tapi aku masih merasakan punggung kanan dan tangan kananku sakit dan berat.  Aku boleh pulang, tapi dirujuk ke dokter syarat karena dikhawatirkan ada gangguan syaraf di punggung.&lt;br /&gt;Dari diagnose dokter syaraf, aku mengalami terjepit syaraf otot punggung akibat dihidrasi kalsium akibatnya syaraf kekurangan kalsium untuk mensuplai otot.  Proses ini menahun, salah satu penyebab bisa diakibatkan proses kehamilan dan melahirkan, baru terakumulasi di saat usia empat puluh tahun ke atas.&lt;br /&gt;Kalsium, kita sering mengabaikan kebutuhan kalsium ini untuk tubuh kita, padahal kita juga tahu bahwa ibu hamil dan menyusui membutuhkan banyak kalsium, tapi kemudian pernahkah secara sungguh2 kebutuhan kalsium terhadap tubuh itu digantikan kembali secara maksimal setelah melahirkan maupun pada saat kehamilan? Dan wanita hanya bisa mempunyai tabungan kalsium sampai usia 30 tahun setelah itu antara kalsium yangmasuk dan yang keluar yang menentukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalsium merupakan zat yang dibutuhkan sejak bayi hingga usia tua. Jumlah kebutuhan kalsium dapat dibedakan berdasar jenis kelamin dan usia. Menurut salah satu dokter ahli gizi, kebutuhan kalsium yag dibutuhkan orang Indonesia rata-rata adalah 500-800 mg per hari. Pada usia lanjut dan wanita menopause dianjurkan asupan kalsium per hari adalah 1.000 mg.&lt;br /&gt;Berapa banyak kebutuhan normal tubuh manusia akan kalsium ? Para ahli kesehatan, mencatat bahwa kebutuhan kalsium pada :&lt;br /&gt; Bayi s.d usia 6 bulan : 400 mg / hari&lt;br /&gt; Bayi usia 6 bulan s.d 3 tahun : 600 mg / hari&lt;br /&gt; Usia 3 s.d 10 tahun : 800 mg / hari&lt;br /&gt; Usia 10 s.d 13 tahun : 1.000 mg / hari&lt;br /&gt; Usia 13 s.d 16 tahun : 1.200 mg / hari&lt;br /&gt; Pekerja keras, Ibu hamil dan menyusui, Manula dan Wanita Menopause : 1.200 â€“ 1.500 mg / hari&lt;br /&gt;Untuk mencukupi kebutuhan sebesar itu hanya dari asupan makanan tanpa suplemen, maka seorang dewasa harus mencukupi kebutuhannya akan kalsium dari :&lt;br /&gt; 2 gallon susu, atau &lt;br /&gt; 11,5 kg bayam plus 8,5 kg brokoli, atau &lt;br /&gt; 11,5 kg kubis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekurangan kalsium bisa memicu berbagai macam ganguan kesehatan. Diantaranya&lt;br /&gt;adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nyeri otot tulang Dan kram. &lt;br /&gt;Kekurangan kalsium menyebabkan pergerakan yang&lt;br /&gt;tidak normal pada seluruh otot licin Dan otot jantung, sehinga tubuh&lt;br /&gt;kehilangan kelincahan, pengendalian keseimbangan gerakan Dan kemampuan&lt;br /&gt;koordinasi. Gerakan tubuh ditentukan oleh stimulasi otottulang, sementara&lt;br /&gt;rangsangan otot tulang timbul karena peran kalsium yang sangat penting.&lt;br /&gt;Keropos tulang/osteoporosis. Kalsium juga sebagai elemen tulang yang memberi&lt;br /&gt;kekerasan pada tulang, sehinga kalsium menjadi kerangkayang mampu menanggung&lt;br /&gt;berat badan. Jika dalam substansi tulang tidakterdapat endapan kalsium yang&lt;br /&gt;cukup, akan terjadi kekacauan dalam metabolisme sel tulang, sehingga volume&lt;br /&gt;tulang akan berkurang.&lt;br /&gt;Kekebalan tubuh berkurang. &lt;br /&gt;Kesehatan seseorang diambang bahaya, jika&lt;br /&gt;kekurangan kalsium memicu terjadinya penurunan kekebalan tubuh. Karena&lt;br /&gt;dengan kekurangan imunitas tubuh terhadap serangan penyakit, maka dengan&lt;br /&gt;sangat mudah terjangkit berbagai penyakit yang seharusnya bisaditangkal oleh&lt;br /&gt;system kekebalan tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memperburuk kencing manis. &lt;br /&gt;Pada penyakit kencing manis, oleh karena skresi&lt;br /&gt;air seni yang mengandung gula dalam jumlah besar, sipasien bagaikan sebatang&lt;br /&gt;pohon besar yang layu. Dengan demikian fungsi tubuhnya semakin merosot.&lt;br /&gt;Begitu banyak urine yang keluar, maka kalsium juga terbuang dalam jumlah&lt;br /&gt;besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daya ingat berkurang.&lt;br /&gt; Ion kalsium berperan penting dalam prosespengeluaran&lt;br /&gt;Dan pengiriman sinyal syaraf. Rangsangan pada syaraf otak besar berhubungan&lt;br /&gt;erat dengan tranmisi ion kalsium di dalam Dan diluar neuron. Ketika&lt;br /&gt;organisme kekurangan kalsium, dendosignal syaraf juga mengalami hambatan&lt;br /&gt;mekanisme rangsangan dalam tubuh manusia juga mengalami kerudakan. Gejala&lt;br /&gt;pada anak anak mudah kaget, menangis dimalam Hari, resah, sulit tidur Dan&lt;br /&gt;super aktif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ganguan dalam jantung. &lt;br /&gt;Jantung mengemban tugas untuk mempertahankan nyawa.&lt;br /&gt;Meski hanya sebesar kepalan tangan, jantung mampu mengantarkan darah setiap&lt;br /&gt;saat kesetiap sel dalam tubuh. Kemampuan ini berasal dari konstraksi otot&lt;br /&gt;jantungsecara terus menerus. Padahal konstraksi Dan ekspansi jantung serta&lt;br /&gt;penyimpanan Dan pengunaan energinya tidak lepas dari pengaruh kalsium.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyumbatan pembuluh darah .&lt;br /&gt; Ketika terjadi perubahan patologis berupa&lt;br /&gt;pengerasan pembuluh nadi, dinding pembuluh menebal Dan mengeras, sehingga&lt;br /&gt;kehilangan sifatlenturnyadan terjadi penyempitan, maka ion kalsium akan&lt;br /&gt;berperan aktif. Ciripenyumbatan darahnya sendiri antara lain&lt;br /&gt;terjadinyapeningkatan zat lemak, terbentuknya asam darah Dan bertambahnya&lt;br /&gt;benda asing pada dinding pembuluh darah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kram otot lambung Dan usus. &lt;br /&gt;Dalam system pencernaan ion kalsium nbukan saja&lt;br /&gt;dapat memelihara Dan mengendalikan aktifitas pencernaan, tapi juga terlihat&lt;br /&gt;dalam stimulasi Dan ekspresi enzim pencernaan. Tempat pencernaan kalsiu&lt;br /&gt;berada di ujung atas usus kecil. Penyerapan yang paling cepat di usus dua&lt;br /&gt;belas jari, tetapi volume penyerapan yang besar terjadi pada usus ileum yang&lt;br /&gt;paling panjang. Penyerapan kalsium terutama di lakukan selaput lender usus.&lt;br /&gt;Ini adalah jalan tembus utama sehinga dapat mempertahankan kandungan kalsium&lt;br /&gt;yang normal. &lt;br /&gt;Sedikit pesan untuk para suami, jagalah kebutuhan kalsium para istri terutama disaat kehamilan dan menyusui juga pasca melahirkan, karena walaupun kelihatannya sepele, dampaknya berjangka panjang apabila hal ini diabaikan.  Tidak perlu susu berkalsium tinggi, cukup perhatikan makanannya yang mengandung kalsium tinggi dan kalau perlu ditambah suplemen kalsium tinggi.&lt;br /&gt;Semua penyakit memang datangnya dari Allah SWT, sudah seharusnya kita memelihara jasad yang dititipkan Allah kepada kita untuk dijaga dan dirawat sebaik-baiknya.  Menjaga kesehatan sejak dini dengan mengatur pola hidup sehat adalah cerminan tanggungjawab kita kepada Allah SWT.  “Kesehatan merupakan salah satu hak bagi tubuh manusia” demikian sabda Nabi Muhammad SAW. &lt;br /&gt;”Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh-penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk dan rahmat bagi orang-orangnya yang beriman” (QS:Yunus 57).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu A’lam bishowab&lt;br /&gt;Syasha Fairach&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(dikutip dari berbagai sumber)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6117795503719436378-5469970043038105876?l=flsyasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://flsyasha.blogspot.com/feeds/5469970043038105876/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2011/05/menjaga-kesehatan-sebuah-kemestian.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/5469970043038105876'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/5469970043038105876'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2011/05/menjaga-kesehatan-sebuah-kemestian.html' title='MENJAGA KESEHATAN SEBUAH KEMESTIAN'/><author><name>Pelangi Jiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09399479583155838887</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IKsUIP5N6EA/TS1s7EIAYyI/AAAAAAAAABw/Tks7ju1A2Us/S220/foto2%2Bnokia%2BE63%2B023.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6117795503719436378.post-3907722922109547565</id><published>2011-04-17T19:19:00.000-07:00</published><updated>2011-04-17T19:39:21.499-07:00</updated><title type='text'>BUAH-BUAH  DARI SYURGA</title><content type='html'>Melihatnya di akhir menuntaskan sekolah di sekolah menengah atas, aku seperti melihat di cermin perbedaan nasib yg digariskan.  Tak ada orang yang memotivasi menjelang akhir sekolah, atau mengucap selamat ketika berhasil, karena orangtua tiada lagi, yang tersisa mencintai tengah disibukkan kepentingannya masing2, tak ada waktu untuk menengok mengucap selamat atau menyampaikan motivasi, semua berjalan dalam diam, hanya kepasrahan yang tertinggal.   Kini, ditanganku ada titipan-Nya, kan kudampingi dia penuh cinta, kumotivasi dia dengan doa.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kusambut engkau dengan Hamdalah &lt;br /&gt;lantunan adzan penuh berkah&lt;br /&gt;Bisikan iqomat &lt;br /&gt;Senandung sholawat&lt;br /&gt;Buaian hikmat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba masamu memasuki gerbang kehidupan&lt;br /&gt;Kutaburi engkau dengan bedak keyakinan&lt;br /&gt;Kutimang engkau dalam buaian tilawah&lt;br /&gt;Kuajari engkau cara beribadah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tingkahmu yang  kadang mengesalkalkan adalah  kesyukuran&lt;br /&gt;Kujaga langkahmu dg untaian doa&lt;br /&gt;Agar tak salah engkau melangkah&lt;br /&gt;Atau terpedaya rayuan dunia yg tak jelas kehalalannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila tiba masamu untuk dipinang&lt;br /&gt;Kusodorkan manusia sholeh pilihan&lt;br /&gt;Sebagai estafet pendidikan&lt;br /&gt;Agar mendampingimu dengan benar&lt;br /&gt;Sampai usia selesai dititipkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waswas dan cemas adalah manusiawi&lt;br /&gt;Sering aku miliki&lt;br /&gt;Memikirkan masa depanmu&lt;br /&gt;Kan penuh onak dan duri&lt;br /&gt;Akankah dapat kauarungi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sering pula kuyakinkan diri&lt;br /&gt;Engkau milik Illahi&lt;br /&gt;Kepada-Nyalah engkau kutitipkan&lt;br /&gt;Aku tinggal mempersiapkan&lt;br /&gt;Agar engkau siap mengarungi bahtera kehidupan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Illahi Rabbi…..&lt;br /&gt;Bantulah kami&lt;br /&gt;Beri kami kekuatan diri&lt;br /&gt;Agar dapat membimbing mereka&lt;br /&gt;Buah2 hati titipan Illahi&lt;br /&gt;Kembali pada-Mu kelak dalam keadaan fitrah&lt;br /&gt;Sebagaimana mereka terlahir dalam keadaan fitrah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cikarang, 18 april 2010&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6117795503719436378-3907722922109547565?l=flsyasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://flsyasha.blogspot.com/feeds/3907722922109547565/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2011/04/buah-buah-dari-syurga.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/3907722922109547565'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/3907722922109547565'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2011/04/buah-buah-dari-syurga.html' title='BUAH-BUAH  DARI SYURGA'/><author><name>Pelangi Jiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09399479583155838887</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IKsUIP5N6EA/TS1s7EIAYyI/AAAAAAAAABw/Tks7ju1A2Us/S220/foto2%2Bnokia%2BE63%2B023.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6117795503719436378.post-9143283180209723767</id><published>2011-03-16T06:07:00.000-07:00</published><updated>2011-03-16T06:12:27.297-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tentang Ibu'/><title type='text'>KURINDUKAN IBU</title><content type='html'>Sudah lama aku tidak pernah merindukannya, karena dia sudah lama berlalu dari hadapanku, sudah 28 tahun lamanya....&lt;br /&gt;Kerinduan itu sering terpeta begitu saja, ketika aku mendambakan sosok ibu seperti mami, arif, bijak, sabar, penuh canda tawa, selalu positif memandang hidup.  Walau tak lama aku berinteraksi dengannya, hanya 13 tahun lamanya... tapi dari yang mampu aku rekam, aku melihat contoh prilakunya dalam memperlakukan anak, menantu, dan cucu2nya...&lt;br /&gt;Mamie sering datang tiba-tiba menjenguk anak2 dan cucu2nya yang di jakarta, di bandung tanpa mengandalkan keberadaan mereka... sikap mamie yang begitu bersahaja membuat kami semua sangat sayang dan respek terhadapnya, tak jarang cucu2nya dititipkan pada mamie dalam jangka waktu yang cukup lama...&lt;br /&gt;Mamie selalu sabar menghadapi kerewelanku, aku sering menangis terguling-guling, tapi mamie tetap sabar dan membiarkanku tetap menangis dalam jangka waktu yang lama seandainya aku tak mau dibujuk mamie.&lt;br /&gt;Tak jarang aku melihat mamie tersungkur dalam sujud di tengah malam, memanjatkan doa, satu persatu nama anaknya disebutkan, berurai air mata, bermunajat pada yang maha kuasa agar anaknya terhindar dari marabahaya.&lt;br /&gt; Apabila kami tengah menghadapi ujian di sekolah, mami turut mendorong dengan berpuasa, dan tentu saja itu sangat mensugesti kami bahwa dibalik usaha kami ada doa yang mengiringi.....&lt;br /&gt;Mamie bukan wanita karir tapi beliau sangat berjiwa sosial, orang gila dan miskin papa banyak yang dekat dengannya, mamie juga sangat banyak aktivitasnya, mulai dari kegiatan sosial sampai pemerintahan, beliau bergaul dengan semua kalangan, tiada hari tanpa pergaulan dan menambah pengalaman.&lt;br /&gt; Mamie sangat disegani oleh kawan maupun lawan termasuk oleh seterunya, istri ke dua bapak yang datang tiba-tiba setahun sebelum mamie meninggal, silaturahim dan meminta maaf, walau kami tak mau menemuinya, mamie dengan tegar menghadapinya, masih sanggup tersenyum dan menyediakan pintu maaf untuknya....&lt;br /&gt;Mamie tak pernah berkeluh kesah, wajahnya selalu terlihat ceria, bahkan orang selalu menyangka jauh lebih muda dari usianya, mamie selalu tersenyum, penuh canda tawa seolah tak ada duka.&lt;br /&gt;Sayang, Allah punya cara lain mentarbiyahku, direnggutnya mamie dari sisiku, aku harus kehilangan sosok ibu dalam usia yang relatif masih kanak-kanak.... aku harus mencari sosok itu dari cara kakak2 iparku berperan jadi ibu bagi anak2nya, dari buku-buku, dari masyarakat sekitar.....&lt;br /&gt;Dan saat ini... aku diamanahkan seorang ibu yang jauh berbeda dari sosok mamieku, selalu penuh prasangka, penuh dengan amarah dan menganggapku saingan karena merebut anaknya, jelas aku tidak bisa bermanja-manja padanya, yang ada adalah aku harus memanjankannya, dan meredam semua emosiku, bahkan kalau perlu tak perlu memakai emosi, tapi berbaktilah padanya karena itu yang harus aku lakukan... aku mencintai anaknya, maka aku harus mencintai ibunya dan semua saudaranya......&lt;br /&gt;Ya Allah aku mohon ampun pada-Mu seandainya aku salah memperlakukan ibu titipan tersebut, beriah aku kesabaran yang luas agar dapat mengurusnya.....&lt;br /&gt;Ah..... aku rindu ibuku walau sebatas yang aku tahu tentang ibu, namun kerinduan itu sering menyesakkan dada menggenggam rasa, melumatkan jiwa, terhunjam dalam doa, “Lapangkanlah kuburnya, ampunilah segala dosanya.....”&lt;br /&gt;Ya Allah aku titip rindu untuk mamie....&lt;br /&gt;Aku titip cinta untuknya....&lt;br /&gt;Aku titip pelukan untuknya....&lt;br /&gt;Akan aku benamkan kepalaku didadanya menumpahkan tangisan ini dipelukannya&lt;br /&gt;Kumpulkanlah kami kelak di surga-Mu bersamanya....&lt;br /&gt;I Love You Mamie, I Miss You, I need You, You my inspirasi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6117795503719436378-9143283180209723767?l=flsyasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://flsyasha.blogspot.com/feeds/9143283180209723767/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2011/03/kurindukan-ibu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/9143283180209723767'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/9143283180209723767'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2011/03/kurindukan-ibu.html' title='KURINDUKAN IBU'/><author><name>Pelangi Jiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09399479583155838887</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IKsUIP5N6EA/TS1s7EIAYyI/AAAAAAAAABw/Tks7ju1A2Us/S220/foto2%2Bnokia%2BE63%2B023.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6117795503719436378.post-8308238086260347501</id><published>2011-03-12T05:31:00.000-08:00</published><updated>2011-03-12T05:36:36.599-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='keluarga'/><title type='text'>YANG TIDAK BISA DIUCAPKAN AYAH</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-C9tfSCsG22w/TXt2yIAvr2I/AAAAAAAAADU/D0kVSL8gIM0/s1600/19102010710.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-C9tfSCsG22w/TXt2yIAvr2I/AAAAAAAAADU/D0kVSL8gIM0/s200/19102010710.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5583186766572007266" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja di perantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan sering merasa kangen sekali dengan Mamanya.. &lt;br /&gt;lalu bagaimana dengan Papa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin karena Mama lebih sering menelpon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari, tapi tahukah kamu jika ternyata Papa-lah yang mengingatkan Mama untuk menelponmu? &lt;br /&gt;Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Mama lah yang lebih mengajakmu bercerita atau berdongeng, tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Papa bekerja dan dengan wajah lelah Papa selalu menanyakan pada Mama tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil .. &lt;br /&gt;Papa biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda.. &lt;br /&gt;Dan setelah Papa menganggapmu bisa, Papa akan melepaskan roda bantu itu di sepedamu.&lt;br /&gt;Kemudian Mama bilang : "Jangan dulu Papa, jangan dilepas dulu roda bantunya"&lt;br /&gt;Mama takut putri manisnya terjatuh lalu terluka ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi sadarkah kamu? &lt;br /&gt;Bahwa Papa dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu putri kecilnya PASTI BISA! ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kamu sakit pilek. Papa yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit membentak dengan berkata "Sudah di bilangin! kamu jangan minum air dingin!" &lt;br /&gt;Berbeda dengan Mama yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut ..&lt;br /&gt;Ketahuilah, saat itu Papa benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kamu sudah beranjak remaja .. &lt;br /&gt;kamu mulai meminta pada Papa untuk izin keluar malam, dan Papa bersikap tegas dan mengatakan "TIDAK BOLEH!" ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahukah kamu, bahwa Papa melakukan itu untuk menjagamu? &lt;br /&gt;Karena bagi Papa, kamu adalah sesuatu yang sangat-sangat luar biasa berharga ..&lt;br /&gt;Setelah itu kamu marah pada Papa, dan masuk kekamar sambil membanting pintu ..&lt;br /&gt;dan yang datang mengetok pintu dan membujukmu agar tidak marah adalah Mama..&lt;br /&gt;Tahukah kamu, bahwa saat itu Papa memjamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinya .&lt;br /&gt;Bahwa Papa sangat ingin mengikuti keinginanmu, Tapi lagi-lagi dia HARUS menjagamu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika saat seorang cowok mulai sering meneleponmu, atau bahkan datang ke rumah untuk menemuimu.. Papa akan memasang wajah paling cool sedunia... :') &lt;br /&gt;Papa sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang ngobrol berdua di ruang tamu..&lt;br /&gt;Sadarkah kamu, kalau hati Papa merasa cemburu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan Papa melonggarkan sedikit peraturan untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya. &lt;br /&gt;Maka yang dilakukan Papa adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khawatir...&lt;br /&gt;Dan setelah perasaan khawatir itu berlarut-larut...&lt;br /&gt;Ketika melihat putri kecilnya pulang larut malam, hati Papa akan mengeras dan Papa memarahimu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang sangat ditakuti oleh Papa akan segera datang? &lt;br /&gt;"Bahwa putri kecilnya akan segera pergi meninggalkan Papanya".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah lulus SMA, papa akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Dokter atau Insinyur. &lt;br /&gt;Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan Papa itu semata-mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti...&lt;br /&gt;Tapi toh papa tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan Papa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ketika kamu menjadi gadis dewasa... &lt;br /&gt;Dan kamu harus pergi kuliah di kota lain...&lt;br /&gt;Papa harus melepasmu di bandara.&lt;br /&gt;Tahukah kamu bahwa badan Papa terasa kaku untuk memelukmu?&lt;br /&gt;Papa hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini-itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati...&lt;br /&gt;Padahal Papa ingin sekali menangis seperti mama dan memelukmu erat-erat.&lt;br /&gt;Yang Papa lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan menepuk pundakmu dan berkata "Jaga dirimu baik-baik ya sayang..."&lt;br /&gt;Papa melakukan hal itu semua agar kamu KUAT...kuat untuk pergi untuk menjadi dewasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di saat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah Papa. &lt;br /&gt;Papa pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-temannya yang lain.&lt;br /&gt;Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta boneka baru, dan Papa tahu ia tidak bisa memberikan yang kamu inginkan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata-kata yang keluar dari mulut Papa adalah : "Tidak...tidak bisa!" &lt;br /&gt;Padahal dalam batin Papa, Ia sangat ingin mengatakan "Iya sayang, nanti Papa belikan untukmu".&lt;br /&gt;Tahukah kamu bahwa pada saat itu Papa merasa gagal membuat anaknya tersenyum?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saatnya kamu diwisuda sebagai seorang sarjana. &lt;br /&gt;Papa adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu.&lt;br /&gt;Papa akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat "Putri kecilnya yang tidak manja berhasil tumbuh menjadi dewasa, dan telah menjadi seseorang".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai pada saat seorang teman Lelakimu datang ke rumah dan meminta izin pada Papa untuk mengambilmu darinya. &lt;br /&gt;Papa akan sangat berhati-hati memberikan izin.&lt;br /&gt;Karena Papa tahu...&lt;br /&gt;Bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan akhirnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat Papa melihatmu duduk di Panggung Pelaminan bersama seorang lelaki yang dianggapnya pantas menggantikannya, Papa pun tersenyum bahagia... &lt;br /&gt;Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu Papa pergi ke belakang panggung sebentar dan menangis?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Papa menangis karena Papa sangat berbahagia, kemudian Papa berdo'a... &lt;br /&gt;Dalam lirih doanya kepada Tuhan, Papa berkata : "Ya Tuhan, tugasku kini telah selesai dengan baik... Putri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi seorang wanita yang cantik... Bahagiakanlah ia bersama suaminya..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu Papa hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk... &lt;br /&gt;Dengan rambut yang telah semakin memutih...&lt;br /&gt;Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya...&lt;br /&gt;Papa telah menyelesaikan tugasnya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Papa, Ayah, Bapak, atau Abah kita... &lt;br /&gt;Adalah sosok yang selalu terlihat kuat...&lt;br /&gt;Bahkan ketika dia tidak kuat untuk menangis...&lt;br /&gt;Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu...&lt;br /&gt;Dan dia adalah orang pertama yang selalu yakin bahwa "KAMU PASTI BISA" dalam segala hal...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini aku dedikasikan kepada semua teman-teman wanitaku yang cantik, yang kini sudah berubah menjadi wanita dewasa serta ANGGUN, dan juga untuk teman-teman priaku yang sudah atau pun akan menjadi seorang ayah yang HEBAT!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, banyak hal yang mungkin tidak bisa dikatakan oleh Ayah, Bapak, Romo, Papa, Papi kita... tapi setidaknya kini kita mengerti apa yang tersembunyi dibalik hatinya...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6117795503719436378-8308238086260347501?l=flsyasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://flsyasha.blogspot.com/feeds/8308238086260347501/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2011/03/yang-tidak-bisa-diucapkan-ayah.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/8308238086260347501'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/8308238086260347501'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2011/03/yang-tidak-bisa-diucapkan-ayah.html' title='YANG TIDAK BISA DIUCAPKAN AYAH'/><author><name>Pelangi Jiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09399479583155838887</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IKsUIP5N6EA/TS1s7EIAYyI/AAAAAAAAABw/Tks7ju1A2Us/S220/foto2%2Bnokia%2BE63%2B023.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-C9tfSCsG22w/TXt2yIAvr2I/AAAAAAAAADU/D0kVSL8gIM0/s72-c/19102010710.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6117795503719436378.post-862197969776760626</id><published>2011-02-16T08:07:00.000-08:00</published><updated>2011-02-16T08:10:09.353-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pernak pernik cinta'/><title type='text'>CINTA SEJATI</title><content type='html'>oleh Lusiana Lacsana pada 16 Februari 2011 jam 22:27&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi itu, klinik sangat sibuk,sekitar pkl.09.30 seorang pria berusia 70-an datang untuk membuka jahitan pada luka di ibu jarinya.  Saya menyiapkan berkasnya dan memintanya menunggu sebab semua dokter masih sibuk, mungkin dia baru bisa ditangani setidaknya 1 jam lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sewaktu menunggu pria tua itu nampak geliasah, sebentar-sebentar dia melirik ke jam tangannya, sya merasa kasihan, jadi ketika sedang luang saya sempatkan untuk memeriksa lukanya, dan nampaknya lukanya cukup baik dan kering, tinggal membuka jahitan dan memasang perban baru.  Pekerjaan yang tidak terlalu sulit, sehingga atas persetujuan dokter saya putuskan untuk melakukannya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil menangani lukanya sayaapakah dia punya janji lain hingga tampak terburu-buru.  Lelaki tua itu menjawab tidak, dia hendak ke rumah jompo untuk makan siang bersama istrinya, seperti yang dilakukannya sehari-hari.  Dia menceritakan bahwa istrinya sudah dirawat disana sejak beberapa waktu dan istrinya mengidap penyakit ALZHEIMER, lalu saya bertanya apakah istrinya akan marah kalau dia terlambat, dia menjawab bahwa istrinya sudah tidak dapat mengenalinya lagi sejak 5 tahun terakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sangat terkejut dan berkata "Bapak masih pergi kesana tiap hari walaupun istri Bapak sudah tidak kenal Bapak lagi?"  Dia tersenyum sambil menepuk tangan saya " Tetapi saya masih menganali dia kan?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh,, saya sangat terharu mendengar ceritanya, saya menahan air mata sampai kakek itu pergi.... CINTA KASIH seperti itulah yang saya mau dalam hidupku, diperjuangkan, memperjuangkan, penuh pengorbanan....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(seperti penuturan seorang teman)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*** Cinta sesungguhnya, tidak bersifat fisik atau romantis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*** Cinta Sejati, menerima apa adanya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Yang terjadi saat ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Yang sudah terjadi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Yang akan terjadi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Yang tidak akan pernah terjadi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6117795503719436378-862197969776760626?l=flsyasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://flsyasha.blogspot.com/feeds/862197969776760626/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2011/02/cinta-sejati.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/862197969776760626'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/862197969776760626'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2011/02/cinta-sejati.html' title='CINTA SEJATI'/><author><name>Pelangi Jiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09399479583155838887</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IKsUIP5N6EA/TS1s7EIAYyI/AAAAAAAAABw/Tks7ju1A2Us/S220/foto2%2Bnokia%2BE63%2B023.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6117795503719436378.post-4571214448480508434</id><published>2011-02-12T05:02:00.000-08:00</published><updated>2011-02-12T05:06:30.891-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='keluarga'/><title type='text'>TOKO ISTRI</title><content type='html'>oleh Lusiana Lacsana pada 01 Februari 2011 jam 14:52&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah toko yang menjual istri baru, dibuka dimana pria dapat memilih wanita untuk dijadikann sebagai seorang istri.  Diantara instruksi-instruksi yang ada di pintu masuk, terdapat instruksi yang menunjukkan bagaimana aturan main untuk masuk toko tersebut: "Kamu hanya,  dapat mengunjungi toko ini SATU KALI!"  Toko tersebut terdiri dari 6 lantai dimana setiap lantai akan menunjukkan kelompok calon istri, semakin tinggi lantainyan semakin tinggi pula nilai wanita tersebut.  kamu dapat memilih wanita di lantai tertentu/boleh memlih ke lantai berikutnya, tapi dengan syarat tidak bisa turunn lagi kek lantai sebelumnya kecuali utk keluar dari toko.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lalu, seorang pria pun pergi ke " TOKO ISTRI " tersebut untuk mencari istri.  di setiap lantai terdapat tulisan seperti ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lt. I :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Wanita di lantai ini taat pada Tuhan &amp; pandai memasak "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria itu tersenyum, kemudian dia naik ke lantai selanjutnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lt. II :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Wanita di lantai ini taat pada Tuhan, pandai memasak dan lemah lembut"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali pria itu naik ke lantai selanjutnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lt.III :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Wanita di lantai ini taat pada Tuhan, pandai memasak, lemah lembut dan cantik "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Wow ", ujar sang pria, tetapi pikirannya masih penasaran dan terus naik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu sampailah pria itu di lantai 4 dan terdapat tulisan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Wanita di lantai ini taat pada Tuhan, pandai memasak, lemah lembut, cantik banget dan sayang anak "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Ya ampun !" Dia berseru, " Aku hampir tak percaya!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan dia tetap melanjutkan ke lantai 5:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Wanita di lantai ini taat pada Tuhan, pandai memasak, lemah lembut, cantik banget, sayang anak dan sexy"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia tergoda untuk berhenti tapi kemudian dia melangkah ke lantai 6 dan terdapat tulisan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Anda adalah pengunjung yg ke 4.363.012.000.  Tidak ada wanita di lantai ini.  Lantai ini hanya semata-mata pembuktian utk pria yg tidak pernah puas. "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trimakasih telah berbelanja di " TOKO ISTRI ".  Mohon hati2 ketika keluar dari sini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesan moral ini bukan hanya untuk pria tapi juga wanita: " Tetaplah selalu merasa puas akan pasangan yg sudah allah sediakan.  Jangan terus mencari yg terbaik tapi jadikanlah yg baik yang ada dari yg sudah allah sediakan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6117795503719436378-4571214448480508434?l=flsyasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://flsyasha.blogspot.com/feeds/4571214448480508434/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2011/02/toko-istri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/4571214448480508434'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/4571214448480508434'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2011/02/toko-istri.html' title='TOKO ISTRI'/><author><name>Pelangi Jiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09399479583155838887</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IKsUIP5N6EA/TS1s7EIAYyI/AAAAAAAAABw/Tks7ju1A2Us/S220/foto2%2Bnokia%2BE63%2B023.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6117795503719436378.post-5396273611202275144</id><published>2011-01-21T18:31:00.001-08:00</published><updated>2011-01-21T18:36:15.593-08:00</updated><title type='text'>ISTRI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_IKsUIP5N6EA/TTpChI6GIaI/AAAAAAAAADI/04djol6b43I/s1600/foto2%2Bbb%2B163.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_IKsUIP5N6EA/TTpChI6GIaI/AAAAAAAAADI/04djol6b43I/s200/foto2%2Bbb%2B163.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5564833426663940514" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Aug 30, '07 10:07 AM&lt;br /&gt;for everyone&lt;br /&gt;Buat manusia istimewa dalam hidup ini...&lt;br /&gt;dan juga isteri-isteri pejuang...&lt;br /&gt;serta untuk isteri seorang pejuang Isteriku....&lt;br /&gt;Apabila kusentuh telapak tanganmu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kuusap dan kurasakan guratannya,&lt;br /&gt;Kudapatkan parutan kasar dan semakin kasar....&lt;br /&gt;Dan ketika kupandangi wajahmu....&lt;br /&gt;Terpancar sinar bahagia dan ketenangan walaupun kutahu...&lt;br /&gt;Redup matamu menyimpan satu rintihan yang memberat....&lt;br /&gt;Ketika kutersentak dari pembaringan di kala fajar kadzib menyingsing. ..&lt;br /&gt;Aku terpana dengan munajatmu yang syahdu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isteriku...&lt;br /&gt;Tatkala teman-temanmu tengah bersantai, happy fun....&lt;br /&gt;Di keramaian dunia ciptaan mereka...&lt;br /&gt;Engkau bahagia mengorbankan seluruh detik-detikmu. ...&lt;br /&gt;Hanya untuk Islam dan keagungan muslimin...&lt;br /&gt;Tatkala lengan-lengan mereka dibaluti...&lt;br /&gt;Pelbagai hiasan yang indah...&lt;br /&gt;Leher-leher mereka memberat dilingkari dengan kilauan emas berlian... Pakaian-pakaian anggun bak puteri kayangan...&lt;br /&gt;Wajah mereka dibaluri pelbagai warna dan jenama...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau umpama ladang ummah...&lt;br /&gt;Kau menginfaqkan seluruh jiwa dan raga demi kebangkitan Islam...&lt;br /&gt;Kau tak pernah bersungut-sungut, mengeluh, meminta-minta maupun mengadu domba...&lt;br /&gt;Tatkala mereka berlomba-lomba mengejar pangkat dan nama...&lt;br /&gt;Kau sibuk menjulang nama dengan pengaduanmu di sisi yang Esa...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isteriku....&lt;br /&gt;Bukan aku tidak mampu membelikan benda dan hiasan-hiasan tersebut...&lt;br /&gt;Tetapi isteriku...&lt;br /&gt;Aku masih ingat tatkala aku menyuntingmu untuk kujadikan isteri dan penghuni kamar hatiku....&lt;br /&gt;Kau melafazkan satu tuntutan, "Saya siap mendampingi perjuangan ini bersama akhi tetapi dengan syarat...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Sambil tersenyum kau menghela nafas dalam-dalam. ...&lt;br /&gt;Aku termangu sendirian...&lt;br /&gt;Syarat apakah itu?&lt;br /&gt;Bungalow kah?&lt;br /&gt;Hamparan tanah berhektar-hektar kah?&lt;br /&gt;Mobil mewahkah?&lt;br /&gt;Intan berliankah?&lt;br /&gt;Pakaian sutera yang high class?&lt;br /&gt;Perabot mahal dari Itali kah?...&lt;br /&gt;Atau honeymoon di Paris ?..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lama kau mengumpulkan kekuatan untuk sekedar berkata...&lt;br /&gt;Akhirnya...&lt;br /&gt;Arghhh... Permintaanmu itu...&lt;br /&gt;Pasti ditertawakan oleh kerabat dan teman-teman kita...&lt;br /&gt;Aku tergugu, haru dan bangga...&lt;br /&gt;Dengan penuh keyakinan kau berkata..&lt;br /&gt;"Akhi , Mampukah akhi menjadikan saya sebagai isteri yang kedua ?....&lt;br /&gt;Mampukah akhi menjadikan Islam sebagai isteri pertama yang lebih memerlukan perhatian?.. .&lt;br /&gt;Mampukah akhi meletakkan kepentingan Islam melebihi segala-galanya termasuk urusan-urusan dunia?...&lt;br /&gt;Mampukah akhi menjual diri semata-mata karena Islam?..&lt;br /&gt;Mampukah akhi berkorban meninggalkan kelezatan dunia?...&lt;br /&gt;Mampukah akhi menjadikan Islam laksana bara api....&lt;br /&gt;Akhi perlu menggenggamnya agar bara itu terus menyala...&lt;br /&gt;Mampukah akhi menjadi lilin yang rela membakar diri untuk Islam..&lt;br /&gt;Bukannya seperti lampu pijar yang bisa di'on'kan bila perlu dan di'off'kan bila tidak....&lt;br /&gt;Mampukah akhi mendengar hinaan yang bakal dilontarkan kepada anda karena perjuangan anda....&lt;br /&gt;Dan...&lt;br /&gt;mampukah akhi menjadikan saya isteri seorang pejuang yang tidak dimanja dengan fatamorgana dunia?...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aduh! Banyaknya syarat-syarat itu isteriku...&lt;br /&gt;Namun aku menerima syarat-syarat tersebut karena aku tahu..&lt;br /&gt;Jiwamu kosong dari syurga dunia...&lt;br /&gt;Karena aku tahu kau mampu mengubah dunia ini dengan iman dan akhlakmu..&lt;br /&gt;Bukannya kau yang diubah oleh dunia...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isteriku..&lt;br /&gt;Akhirnya jadilah engkau penolong setiaku sebagai nakhoda mengemudi bahtera kehidupan kita...&lt;br /&gt;Susah senang kita tempuh bersama...&lt;br /&gt;Aku terharu dengan segala kebaikanmu.. .&lt;br /&gt;Kau jaga akhlakmu...&lt;br /&gt;Kau pelihara maruahmu selaku muslimah...&lt;br /&gt;Kau tak pernah mengeluh apabila sering ditinggalkan demi tugasku menegakkan Islam ke persada agung....&lt;br /&gt;Kau jua sanggup mengekang mata menungguku sambil memberikan aku suatu senyuman terindah di ambang pintu tatkala aku pulang lewat malam....&lt;br /&gt;Malah kau seringkali meniupkan semangat untuk aku terus tsabat di pentas perjuangan ini....&lt;br /&gt;Kau tabur bunga-bunga jihad walaupun kita masih jauh dengan keharuman kemenangan.. .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isteriku..&lt;br /&gt;Tangkasnya engkau selaku isteri...&lt;br /&gt;Biarpun kau jua sibuk bersama mengorbankan tenaga dalam perjuanganku ini..&lt;br /&gt;Kau jaga relasi kita dengan indahnya...&lt;br /&gt;Kau siraminya dengan wangian cinta dan kasih sayang....&lt;br /&gt;Kau tak pernah menjadikan kesibukanmu itu untuk kau lari dari amanahmu meskipun jadualmu padat dengan agenda-agenda bersama masyarakat dan kaum sejenismu...  &lt;br /&gt;Cekalnya engkau mendidik anak-anak...&lt;br /&gt;Kau kenalkan mereka dengan Allah, Rasul saw, para sahabat yang mulia serta para pejuang Islam...&lt;br /&gt;Kau titipkan semangat mereka sebagai generasi pelapis jundullah...&lt;br /&gt;Kau asuh mereka hidup dengan Al Quran...&lt;br /&gt;Malah kau temani mereka mengulangkaji pelajaran dikala menjelang imtihan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isteriku...&lt;br /&gt;Barangkali inilah pelajaran dari ustadzah Zainab Al Ghazali...&lt;br /&gt;Tangan yang mengayun buaian dapat mengguncang dunia...&lt;br /&gt;Kau beri didikan dua generasi sekaligus, generasi kini dan generasi kan datang Suamimu dan anak-anakmu dengan MAHABBAH Andai ibunda Khadijah Al Kubra masih ada..&lt;br /&gt;Pasti beliau tersenyum bangga karena masih ada srikandi Islam...&lt;br /&gt;SEPERTIMU... .&lt;br /&gt;WAHAI ISTERIKU..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6117795503719436378-5396273611202275144?l=flsyasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://flsyasha.blogspot.com/feeds/5396273611202275144/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2011/01/istri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/5396273611202275144'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/5396273611202275144'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2011/01/istri.html' title='ISTRI'/><author><name>Pelangi Jiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09399479583155838887</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IKsUIP5N6EA/TS1s7EIAYyI/AAAAAAAAABw/Tks7ju1A2Us/S220/foto2%2Bnokia%2BE63%2B023.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_IKsUIP5N6EA/TTpChI6GIaI/AAAAAAAAADI/04djol6b43I/s72-c/foto2%2Bbb%2B163.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6117795503719436378.post-2096263267274096238</id><published>2011-01-21T18:14:00.000-08:00</published><updated>2011-01-21T18:26:35.994-08:00</updated><title type='text'>Suami Sholih: Mitra bagi Istrinya</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_IKsUIP5N6EA/TTpAN_U1XtI/AAAAAAAAADA/xakcSXC3l54/s1600/foto2%2Bbb%2B168.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_IKsUIP5N6EA/TTpAN_U1XtI/AAAAAAAAADA/xakcSXC3l54/s200/foto2%2Bbb%2B168.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5564830898650963666" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan orang-orang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka (adalah) menjadi penolong sebahagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma'ruf, mencegah dari yang mungkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan mereka taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Mereka akan diberi rahmat oleh Allah; Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (al Quran, surat at Taubah:71)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat di atas mengajarkan kemitraan lelaki dan perempuan dalam perjuangan menegakkan kebenaran secara utuh. Tak ada perbedaan hakikat tugas diantara keduanya. Yang ada adalah pemilahan-pemilahan tugas sesuai tuntunan ajaran Islam yang mencerminkan fitrah penciptaan lelaki dan perempuan. Demi malam apabila menutupi (cahaya siang), dan siang apabila terang benderang, dan penciptaan laki-laki dan perempuan; Sesungguhnya (peran) usaha kamu memang berbeda-beda. (QS al Lail:1-4). Rahmat Allah akan secara adil terbagi untuk lelaki dan perempuan yang berjuang. Penyebutan dua nama Allah yang mulia: Maha Perkasa dan Maha Bijaksana pada ayat at-Taubah di atas, seakan menyiratkan bahwa keseimbangan peran lelaki dan perempuan dalam kehidupan akan melahirkan kekuatan yang diselimuti sifat bijaksana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasangan suami-istri adalah representasi terkecil dari kemitraan dalam perjuangan di atas. Saat ini perempuan muslimah memiliki peran sosial yang berat. Di hadapannya terpampang seribu satu masalah pemberdayaan perempuan di masyarakat. Seorang suami yang bijak akan menempatkan diri sebagai mitra dalam perjuangan istrinya. Ia pun, insya Allah, akan menemukan pesona pada salah satu sisi peran istrinya ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada penunaian tugas sosial dan da’wah ini istri akan menemukan peran penting pada jatidirinya. Menjadi seorang yang memberi manfaat kepada orang lain adalah satu kebutuhan; Bagian dari need of achievement. Dalam peran-peran sosial, ia dapatkan tantangan untuk berpikir, berdialog, membaca, bekerja dan berkarya. Ini akan membuat kepribadiannya terus bekembang dan terus merasa lebih berarti dalam kehidupannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu banyak permasalahan sosial membutuhkan sentuhan tangan perempuan. Bidang pendidikan sangat membutuhkan jiwa yang penuh perhatian dan kesabaran. Pencerdasan para ibu pada hakikatnya adalah pencerdasan masyarakat keseluruhan. Sebab hanya ibu yang cerdas dan terampil yang dapat menciptakan suasana kondusif bagi pertumbuhan dan pendidikan anak-anak. Penanganan kesehatan sangat dipengaruhi sikap kasih sayang, ketelitian dan kelembutan. Sudah pasti penanganan medis bagi perempuan, seperti masa kehamilan hingga melahirkan, dalam tuntunan ajaran Islam menuntut tenaga-tenaga terampil dokter, bidan dan perawat perempuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi suami sholih, menempatkan diri sebagai mitra istri berarti menjadi kawan dialog yang menyenangkan. Memberikan apresiasi yang kreatif dan tulus atas prestasi-prestasi kerjanya. Selalu menyediakan waktu untuk berbincang tentang permasalahan yang dihadapi istri. Mengajukan pendapat yang mungkin bisa membantu kesuksesan tugasnya. Membantu mempertajam bahan makalah, ketika misalnya istri mendapat tugas untuk mengisi seminar atau ta’lim-ta’lim tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sisi lain, suami sholih sebagai mitra juga akan meringankan beban tugas istri di dalam rumah. Di saat-saat kebutuhan alokasi waktu istri di masyarakat agak lebih dari biasanya, bisa saja suami menawarkan untuk memasak buat keluarga, atau sesekali makan di luar. Secara rutin mengajak anak-anak bermain di luar rumah untuk memberikan waktu-waktu luang bagi istri dalam meningkatkan kemampuannya dengan membaca, menulis, berkomunikasi di internet dengan rekan-rekannya atau hanya untuk sekedar menikmati kesendiriannya. Setiap orang butuh melakukan perenungan, untuk berdialog dengan diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua tugas suami terhadap istri sebagai pekerja untuk masyarakatnya mesti diperankan dengan posisi mitra. Ini membutuhkan ketulusan dan kematangan bersikap. Posisi pemimpin rumah tangga kadang secara tidak disadari mendominasi seluruh interaksi suami terhadap istrinya dengan sikap yang kurang dialogis. Ketika sang istri mulai bercerita dengan penuh semangat tentang pengalamannya di luar rumah, suami bersikap acuh tak acuh. Kalau pun mendengarkan tidak dengan perhatian dan penghargaan yang sungguh-sungguh. Atau bahkan dalam kasus yang tidak bijak, cerita istri dipotongnya dengan kata-kata, “Ah … nanti aja ya Bu ceritanya. Bapa udah laper nih. Tolong siapkan makan dulu!?” Sikap seperti ini jelas tidak mendukung peran sosial istri. Jika perlakuan seperti ini sering dilakukan, jangan salahkan siapa-siapa kalau perlahan tapi pasti istri menjadi pribadi yang apatis, tak mau tahu dengan masalah sekelilingnya. Ia akan mengalami kejenuhan-kejenuhan karena monotonnya kehidupan. Ia pun akan kehilangan kegesitan dan kecerdasannya. Sayang bukan, jika pesona gesit, cerdas, kritis dan terampil hilang dari istri?&lt;br /&gt;WalLaahu a’lamu bish shawwab.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6117795503719436378-2096263267274096238?l=flsyasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://flsyasha.blogspot.com/feeds/2096263267274096238/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2011/01/suami-sholih-mitra-bagi-istrinya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/2096263267274096238'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/2096263267274096238'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2011/01/suami-sholih-mitra-bagi-istrinya.html' title='Suami Sholih: Mitra bagi Istrinya'/><author><name>Pelangi Jiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09399479583155838887</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IKsUIP5N6EA/TS1s7EIAYyI/AAAAAAAAABw/Tks7ju1A2Us/S220/foto2%2Bnokia%2BE63%2B023.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_IKsUIP5N6EA/TTpAN_U1XtI/AAAAAAAAADA/xakcSXC3l54/s72-c/foto2%2Bbb%2B168.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6117795503719436378.post-3467419777272606355</id><published>2011-01-17T22:03:00.000-08:00</published><updated>2011-01-17T22:04:58.655-08:00</updated><title type='text'>Bila salah menempatkan dzikir</title><content type='html'>oleh Lusiana Lacsana pada 15 Oktober 2009 jam 13:37&lt;br /&gt;Seorang sufi di zaman salaussholeh terkenal ahli ibadah, hidupnya tidak pernah lepas dari dzikir,sampai untuk mengendalikan untanya pun dia memakai ucapan2 dzikir.&lt;br /&gt;Bila unta tersebut dibacakan ucapan "Alhamdulillaah" maka unta tersebut akan jalan, bila diucapkan "Astaghfirullah" unta tersebut akan berlari kencang, sedangkan bila diucapkan "Bismillaah" maka unta tersebut akan berhenti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, ada seorang kakek tua konglomerat ingin membeli unta tersebut. Setelah deal harga, maka dibelilah unta tersebut dan dia bermaksud mengendarainya,perlahan dia naik sambil mengucapkan " Bismillah", tapi unta tersebut hanya terdiam tidak mau berjalan,maka dia bertanya kepada di sufi "Lho, kenapa unta ini tidak mau berjalan?' " O iya aku lupa bilang, dia akan berjalan kalau diucapkan Alhamdulillah,dan berlari kencang bila diucapkan Astaghfirullah,sedangkan Bismillah justru dia akan berhenti" walau dengan penuh keheranan, kakek tersebut mengangguk2 " Oo.....begitu ya, iya deh aku coba,trimakasih yaa..." " Iya, sama-sama...." Maka, berangkatlah sang Kakek dengan mengawali ucapan Alhamdulillah,berjalanlah unta tersebut dengn tenang " Lho,kok pelan banget yaa... o iya katanya kalau mau kencang ucapkan Astaghfirullah ya..." maka, Kakek tersebut pun mengucapkan " Astaghfirullah" maka... melesatlah sang unta berlari kencang, sang Kakek yang memang sudah tua menjadi ngeri dibuatnya,maka untuk mengatasi rasa takutnya secara spontan keluarlah dari mulutnya ucapan istighfar berkali-kali " Astaghfirullah....astaghfirullah...astaghfirullah...!!!!" Unta itupun semakin kencang berlari,sang kakek semakin ketakutan,jantungnya berdegup kencang, apalagi dihadapannya terbentang jurang yang sangat dalam,dia kebingungan bagaimana caranya menghentikan unta tersebut. Menjelang ujung jurang, barulah dia teringat bahwa untuk memberhentikan unta tersebut adalah dengan mengucap Basmallah, maka berterialkah dia "BISMILLAAH....." ...ckiiiiit..... unta itu berhenti tepat di mulut jurang. Betapa leganya sang kakek, dadanya turun naik, jantungnya berdegap tak karuan, merasa bersyukur karena akhirnya bisa selamat, sambil mengatur nafas, secara spontan sang kakek mengucapkan.... " ALHAMDULILLAAAH....." Maka..... berjalanlah sang unta melayang ke dasar jurang bersama sang Kakek dipunggungnya.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini hanyalah sebuah anekdot apabila pengucapan dzikir salah peruntukannya, Selamat berdzikir dengan BENAR.... TETAP SEMANGAT !!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6117795503719436378-3467419777272606355?l=flsyasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://flsyasha.blogspot.com/feeds/3467419777272606355/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2011/01/bila-salah-menempatkan-dzikir.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/3467419777272606355'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/3467419777272606355'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2011/01/bila-salah-menempatkan-dzikir.html' title='Bila salah menempatkan dzikir'/><author><name>Pelangi Jiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09399479583155838887</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IKsUIP5N6EA/TS1s7EIAYyI/AAAAAAAAABw/Tks7ju1A2Us/S220/foto2%2Bnokia%2BE63%2B023.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6117795503719436378.post-3362850886729265302</id><published>2011-01-17T21:41:00.001-08:00</published><updated>2011-01-17T21:46:06.025-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dunia pendidikan'/><title type='text'>Metode Montessori</title><content type='html'>Metode Montessori adalah suatu metode pendidikan untuk anak-anak, berdasar pada teori perkembangan anak dari Dr. Maria Montessori, seorang pendidik dari Italia di akhir abad 19 dan awal abad 20. Metode ini diterapkan terutama di pra-sekolah dan sekolah dasar, walaupun ada juga penerapannya sampai jenjang pendidikan menengah.&lt;br /&gt;Ciri dari metode ini adalah penekanan pada aktivitas pengarahan diri pada anak dan pengamatan klinis dari guru (sering disebut "direktur" atau "pembimbing"). Metode ini menekankan pentingnya penyesuaian dari lingkungan belajar anak dengan tingkat perkembangannya, dan peran aktivitas fisik dalam menyerap konsep akademis dan keterampilan praktek. Ciri lainnya adalah adanya penggunaan peralatan otodidak (koreksi diri) untuk memperkenalkan berbagai konsep.&lt;br /&gt;Walaupun banyak sekolah-sekolah yang menggunakan nama "Montessori," kata itu sendiri bukan merupakan merk dagang, juga tidak dihubungkan dengan organisasi tertentu saja.&lt;br /&gt;[sunting] Sejarah&lt;br /&gt;Dr. Maria Montessori mengembangkan "Metode Montessori" sebagai hasil dari penelitiannya terhadap perkembangan intelektual anak yang mengalami keterbelakangan mental. Dengan berdasar hasil kerja dokter Perancis, Jean Marc Gaspard Itard dan Edouard Seguin, ia berupaya membangun suatu lingkungan untuk penelitian ilmiah terhadap anak yang memiliki berbagai ketidakmampuan fisik dan mental. Mengikuti keberhasilan dalam perlakuan terhadap anak-anak ini, ia mulai meneliti penerapan dari teknik ini pada pendidikan anak dengan kecerdasan rata-rata.&lt;br /&gt;Di tahun 1906, Montessori telah cukup dikenal sehingga ia diminta untuk suatu pusat pengasuhan di distrik San Lorenzo di Roma. Ia menggunakannya sebagai kesempatan untuk mengamati interaksi anak dengan materi yang ia kembangkan, menyempurnakannya, dan mengembangkan materi baru yang bisa dipakai anak-anak. Dalam pendekatan yang berpusat pada materi ini, tugas utama guru adalah mengamati saat anak memilih materi yang dibuat untuk memahami konsep atau keterampilan tertentu. Pendekatan demikian menjadi ciri utama dari pendidikan Montessori.&lt;br /&gt;Awalnya perhatian Montessori lebih pada anak usia pra-sekolah. Setelah mengamati perkembangan pada anak yang baru masuk SD, ia dan Mario (anaknya) memulai penelitian baru untuk menyesuaikan pendekatannya terhadap anak usia SD.&lt;br /&gt;Menjelang ahir hayatnya, dalam buku From Childhood To Adolescence (Dari Masa Kanak-kanak ke Masa Remaja), Montessori membuat sketsa tentang pandangannya mengenai penerapan metodologinya bagi pendidikan jenjang menengah dan tinggi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6117795503719436378-3362850886729265302?l=flsyasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://flsyasha.blogspot.com/feeds/3362850886729265302/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2011/01/metode-montessori.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/3362850886729265302'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/3362850886729265302'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2011/01/metode-montessori.html' title='Metode Montessori'/><author><name>Pelangi Jiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09399479583155838887</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IKsUIP5N6EA/TS1s7EIAYyI/AAAAAAAAABw/Tks7ju1A2Us/S220/foto2%2Bnokia%2BE63%2B023.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6117795503719436378.post-6320254764899344668</id><published>2011-01-13T18:29:00.000-08:00</published><updated>2011-01-13T18:31:36.439-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita Fiksi'/><title type='text'>CINTA YANG TAK PERNAH SAMPAI</title><content type='html'>Ya Allah ……..&lt;br /&gt;Aku tidak menolak takdirMu&lt;br /&gt;Aku tidak menolak kehendakMu&lt;br /&gt;Aku berusaha menerima semua ini dengan kemampuanku&lt;br /&gt;Namun, betapa susahnya aku untuk menghilangkan semua perasaan ini&lt;br /&gt;Marahku tak pernah berhenti&lt;br /&gt;Kecewaku tak pernah selesai&lt;br /&gt;Seperti…perasaan cintaku yang tak pernah bisa berhenti&lt;br /&gt;dimakan waktu………….&lt;br /&gt;Bahkan mungkin kan kubawa sampai usia menutupku&lt;br /&gt;Ya Allah……….&lt;br /&gt;Betapa Aku tak kuasa menghilangkan atau melawannya&lt;br /&gt;Aku juga tak mungkin memeliharanya&lt;br /&gt;Seperti ketakmungkinan memiliki dan dimilikinya&lt;br /&gt;Ya Allah pemberi hidup…………..&lt;br /&gt;Beri aku kekuatan&lt;br /&gt;Menghentikan semua perasaan ini&lt;br /&gt;Atau mengendalikannya&lt;br /&gt;Ya Allah……&lt;br /&gt;Maafkan kekhilafanku&lt;br /&gt;Mengisi hari-hari mudaku dengan sia-sia&lt;br /&gt;Mencintai yang tak pernah ada&lt;br /&gt;Hanya hadir dalam angan-angan dan bayangan&lt;br /&gt;Ya Allah….&lt;br /&gt;Maafkan pula kekhilafanku &lt;br /&gt;Yang tak pernah bisa menghentikan perasaan ini&lt;br /&gt;Walau sakitnya seperti sembilu&lt;br /&gt;Mengiris hati dari waktu ke waktu&lt;br /&gt;Membunuh keinginan yang tak mungkin untuk bertemu&lt;br /&gt;Ya Allah….&lt;br /&gt;Salahkah aku bila pilihan hatiku sampai saat ini hanya dia?&lt;br /&gt;Salahkah aku bila yang kujalani saat ini adalah karena &lt;br /&gt;Memenuhi perintahMu semata?&lt;br /&gt;Maka…bimbinglah Aku agar pilihan-Mu bisa&lt;br /&gt;Menjadi washilahku untuk beramal sholeh&lt;br /&gt;Mendidik dan membesarkan anak dan keturunanku&lt;br /&gt;Sebagai penerus kesholehan……. &lt;br /&gt;Ikhlaskan hatiku menerima semua ketentuan-Mu&lt;br /&gt; (suara hati hamba yang dhoif )&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6117795503719436378-6320254764899344668?l=flsyasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://flsyasha.blogspot.com/feeds/6320254764899344668/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2011/01/cinta-yang-tak-pernah-sampai.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/6320254764899344668'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/6320254764899344668'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2011/01/cinta-yang-tak-pernah-sampai.html' title='CINTA YANG TAK PERNAH SAMPAI'/><author><name>Pelangi Jiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09399479583155838887</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IKsUIP5N6EA/TS1s7EIAYyI/AAAAAAAAABw/Tks7ju1A2Us/S220/foto2%2Bnokia%2BE63%2B023.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6117795503719436378.post-7646390898134073390</id><published>2011-01-12T05:29:00.000-08:00</published><updated>2011-01-12T05:30:10.086-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Karunia dari Allah'/><title type='text'>RENUNGAN</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;h2 class="uiHeaderTitle"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/h2&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="clearfix"&gt;&lt;div class="mbs mbs uiHeaderSubTitle lfloat fsm fwn fcg"&gt;oleh &lt;a href="http://www.facebook.com/Lsyasha"&gt;Lusiana Lacsana&lt;/a&gt; pada 10 Desember 2009 jam 8:06&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="mbl notesBlogText clearfix"&gt;&lt;div&gt;DAN  TIDAK DIPANJANGKAN UMUR SESEORANG DAN TIDAK PULA DIKURANGI UMURNYA  MELAINKAN SUDAH DITETAPKAN DALAM KITAB LAUHUL MAHFUDZ (AL-FATIR : 11)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Empat puluh satu tahun yang lalu....&lt;br /&gt;Ruh ditiupkan ke rahim Ibuku....&lt;br /&gt;Perjanjian awal telah ditetapkan.....&lt;br /&gt;akan kehidupan yang harus aku dan manusia lainnya jalankan....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DAN INGATLAH KETIKA RABB-MU MENGELUARKAN DARI SULBI ANAK CUCU ADAM  MEREKA DAN ALLAH MENGAMBIL KESAKSIAN TERHADAP MEREKA (SERAYA BERFIRMAN) "  BUKANKAH AKU INI TUHANMU? MEREKA MENJAWAB " BETUL, ENGKAU TUHAN KAMI),  KAMI BERSAKSI...... " (AL-A'RAF : 172)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah....&lt;br /&gt;Masa telah berlalu dari hadapanku&lt;br /&gt;Semua nyata saat ini&lt;br /&gt;Bukan untuk disesali, namun disyukuri&lt;br /&gt;Penuh ketulusan dan harapan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah....&lt;br /&gt;Keinginan yang tak tercapai dimasa lalu&lt;br /&gt;Adalah pelajaran untuk masa kini&lt;br /&gt;Walau terasa menusuk dalam kalbu&lt;br /&gt;Tapi Kau tahu aku mampu.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah...&lt;br /&gt;Betapa aku malu meminta sesuatu&lt;br /&gt;Sementara begitu sedikit yang telah kupersembahkan padaMu&lt;br /&gt;Jiwa ragaku seakan beku&lt;br /&gt;Melecut hati dalam kepedihan&lt;br /&gt;Tak sanggup meminta lebih padaMu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah....&lt;br /&gt;Jangan kurangi umurku melainkan banyak amal sholeh yang telah hamba kumpulkan&lt;br /&gt;Jangan cabut ni'mat-Mu melainkan sudah terkumpul bekal pulangku menuju rumah-Mu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah....&lt;br /&gt;Hamba tak pantas menempati surga-Mu&lt;br /&gt;namun hamba tak sanggup menahan panasnya api neraka-Mu&lt;br /&gt;Maka,&lt;br /&gt;Berilah hamba kesempatan menanam benih amal di lahan dunia-Mu&lt;br /&gt;menuai butiran pahala diladang bumi-Mu&lt;br /&gt;menikmati bekal di Mahsyar-Mu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duhai Pemilik Hidup&lt;br /&gt;Dikaulah raja diraja kehidupan ini&lt;br /&gt;Penggenggam takdir, penentu arah kebijakan keinginan manusia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangar biarkan hamba terjerumus dalam maksiat dan dosa&lt;br /&gt;Jangan biarkan hamba terbelenggu kesulitan yang tak mampu hamba memikulnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Robbi....&lt;br /&gt;Biar kupeluk diri-Mu dalam do'aku&lt;br /&gt;Kulantunkan nada syahdu dalam untaian kalam-Mu&lt;br /&gt;Kucumbu diri-Mu di sepertiga malam.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FABIAYYI ALAA I ROBBIKUMA TUKADZIBAAN.....(Maka, Nikmat Allah manakah yang Engkau Ingkari? )&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;input name="charset_test" value="€,´,€,´,水,Д,Є" type="hidden"&gt;&lt;input autocomplete="off" name="post_form_id" value="b070874f62456ba6f1708013014194c4" type="hidden"&gt;&lt;input name="fb_dtsg" value="vpggx" autocomplete="off" type="hidden"&gt;&lt;input autocomplete="off" name="feedback_params" value="{&amp;quot;actor&amp;quot;:&amp;quot;1394102487&amp;quot;,&amp;quot;target_fbid&amp;quot;:&amp;quot;194007627873&amp;quot;,&amp;quot;target_profile_id&amp;quot;:&amp;quot;1394102487&amp;quot;,&amp;quot;type_id&amp;quot;:&amp;quot;14&amp;quot;,&amp;quot;source&amp;quot;:&amp;quot;2&amp;quot;,&amp;quot;assoc_obj_id&amp;quot;:&amp;quot;&amp;quot;,&amp;quot;source_app_id&amp;quot;:&amp;quot;0&amp;quot;,&amp;quot;extra_story_params&amp;quot;:[],&amp;quot;content_timestamp&amp;quot;:&amp;quot;1260407205&amp;quot;,&amp;quot;check_hash&amp;quot;:&amp;quot;320637f95439b526&amp;quot;}" type="hidden"&gt;&lt;span class="UIActionLinks UIActionLinks_bottom"&gt;&lt;button class="like_link stat_elem as_link" title="Suka item ini" type="submit" name="like"&gt;&lt;span class="default_message"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/button&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6117795503719436378-7646390898134073390?l=flsyasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://flsyasha.blogspot.com/feeds/7646390898134073390/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2011/01/renungan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/7646390898134073390'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/7646390898134073390'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2011/01/renungan.html' title='RENUNGAN'/><author><name>Pelangi Jiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09399479583155838887</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IKsUIP5N6EA/TS1s7EIAYyI/AAAAAAAAABw/Tks7ju1A2Us/S220/foto2%2Bnokia%2BE63%2B023.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6117795503719436378.post-7266100095840398418</id><published>2011-01-12T05:25:00.000-08:00</published><updated>2011-01-12T05:26:26.528-08:00</updated><title type='text'>MEMBANGUN KARAKTER ANAK</title><content type='html'>oleh Lusiana Lacsana pada 02 Januari 2010 jam 15:02&lt;br /&gt;Refleksi / Motivation&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karakter adalah kunci keberhasilan individu. Bagaimana cara menanamkannya pada anak?&lt;br /&gt;Persaingan tahun 2021! Itu yang menjadi beban banyak orang tua masa kini. Saat itu, anak-anak masa kini akan menghadapi persaingan dengan rekan-rekannya dari berbagai negara di dunia.&lt;br /&gt;'Tuntutan kualitas sumber daya manusia tahun 2021 membutuhkan good character,'' kata Dr Ratna Megawangi dalam seminar setengah hari Membangun Karakter Anak Sejak Usia Dini, Seberapa Penting? di Jakarta, 3 Mei lalu.&lt;br /&gt;Adalah orang-orang yang senang belajar, terampil menyelesaikan masalah, komunikator yang efektif, berani mengambil risiko, punya integritas -jujur, dapat dipercaya, dan dapat diandalkan--, dan penuh perhatian, toleransi, dan luwes yang bisa bersaing kelak. Itu adalah karakter yang bagus. Betapa tidak. Banyak orang yang pintar dan berpengetahuan.&lt;br /&gt;`'Karakter adalah kunci keberhasilan individu,'' tambah Ratna. Ia lantas mengutip sebuah hasil penelitian di AS bahwa 90 persen kasus pemecatan disebabkan oleh perilaku buruk seperti tidak bertanggung jawab, tidak jujur, dan hubungan interpersonal yang buruk. Didukung pula penelitian lain yang menunjukkan bahwa 80 persen keberhasilan seseorang di masyarakat ditentukan oleh emotional quotient.&lt;br /&gt;Bagaimana mendidik karakter anak? Menurut Ratna Megawangi, menciptakan lingkungan yang kondusif. Anak-anak akan tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter jika dapat tumbuh pada lingkungan yang berkarakter, sehingga fitrah setiap anak ang dilahirkan suci dapat berkembang secara optimal. Untuk itu, pendiri sekaligus direktur eksekutif Indonesia Heritage Foundation ini melihat peran keluarga, sekolah, dan komunitas amat menentukan.&lt;br /&gt;Membentuk karakter&lt;br /&gt;Membentuk karakter, kata Ratna Megawangi, merupakan proses yang berlangsung seumur hidup. Anak-anak, jelas ketua bagian Tumbuh Kembang Anak, Fakultas Ekologi Manusia, IPB, ini, akan tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter jika ia tumbuh pada lingkungan yang berkarakter pula. Dengan begitu, fitrah setiap anak yang dilahirkan suci bisa berkembang optimal. Untuk itu, ia melihat tiga pihak yang mempunyai peran penting. Yakni, keluarga, sekolah, dan komunitas.&lt;br /&gt;Dalam pembentukan karakter, jelas Ratna, ada tiga hal yang berlangsung secara terintegrasi. Pertama, anak mengerti baik dan buruk, mengerti tindakan apa yang harus diambil, mampu memberikan prioritas hal-hal yang baik. Kemudian, mempunyai kecintaan terhadap kebajikan, dan membenci perbuatan buruk. Kecintaan ini merupakan obor atau semangat untuk berbuat kebajikan. Misalnya, anak tak mau berbohong. `'Karena tahu berbohong itu buruk, ia tidak mau melakukannya karena mencintai kebajikan,'' kata Ratna, mencontohkan.&lt;br /&gt;Ketiga, anak mampu melakukan kebajikan, dan terbiasa melakukannya. Lewat proses itu, Ratna menyebut sembilan pilar karakter yang penting ditanamkan pada anak. Ia memulainya dari cinta Tuhan dan alam semesta beserta isinya; tanggung jawab, kedisiplinan, dan kemandirian; kejujuran; hormat dan santun; kasi sayang, kepedulian, dan kerja sama; percaya diri, kreatif, kerja keras, dan pantang menyerah; keadilan dan kepemimpinan; baik dan rendah hati; toleransi, cinta damai, dan persatuan. Karakter baik ini harus dipelihara. Lalu, bagaimana menanamkan karakter pada anak? Mengutip hasil riset otak mutakhir, Ratna menyebut usia di bawah tujuh tahun merupakan masa terpenting. `'Salah didik memengaruhi saat ia dewasa,'' katanya.&lt;br /&gt;Mana yang disimpan?&lt;br /&gt;Pendidikan karakter seharusnya dimulai saat anak masih balita. Praktisi pendidikan Edy Wiyono, pada acara yang sama, menggambarkan betapa balita masih kosong pengalaman. `'Jika ia melihat sesuatu langsung dimasukkan tanpa dipilih-pilih,'' katanya. Itu bisa terjadi karena dalam benak balita belum ada 'program' penyaring.&lt;br /&gt;Nah, materi yang pertama masuk pada otak anak akan berfungsi sebagai penyaring. Karena itu, Edy mengingatkan orang tua agar waspada. Sebab, jika terlambat mengisi pengalaman pada anaknya, maka bisa lebih dulu diisi pihak lain. ''Orang tua yang jarang berinteraksi dengan anak pada usia ini, berhati-hatilah,'' katanya.&lt;br /&gt;Anak tak hanya merekam materi yang masuk. Tapi juga yang lebih dipercaya, yang lebih menyenangkan, dan yang berlangsung terus-menerus. Saat anak sudah memasuki dunia sekolah, anak biasanya lebih percaya pada guru. Bila demikian adanya, Edy mengingatkan hal itu sebagai pertanda orang tua untuk mengevaluasi diri. `'Kita harus meningkatkan kemampuan kita untuk lebih dipercaya.''&lt;br /&gt;Bagi orang tua bekerja, Edy juga mengingatkan agar selalu menyediakan waktu bagi anak-anaknya. ''Hati-hati, agar jangan sampai tv menggantikan peran orang tua bagi sang anak,'' ujarnya.&lt;br /&gt;Bekerja maupun tidak, menurut Edy, orang tua harus berupaya menjadikan dirinya role model untuk membangun kepercayaan anak. Selain itu, mengupayakan komunikasi dengan anak secara menyenangkan, tidak hanya memerintah-merintah, mengkritik, dan membentak-bentak. ''Anak dirancang Tuhan tidak untuk dibentak-bentak,'' ujar Edy,''Karena sesungguhnya pendengaran anak itu amat tajam.''&lt;br /&gt;Untuk mendampingi sang anak yang tengah dalam pertumbuhan, praktisi multiple intelligences and holistic learning ini menyarankan para orang tua agar berupaya menjadi 'konsultan pribadi' mereka. Bagaimana caranya? Yang paling utama, Edy menyarankan kebiasaan yang dilakukan para orang tua. ''Stop menghakimi anak dan stop mengungkit-ungkit,'' katanya. Ia juga mengingatkan agar tidak menggunakan amarah. Sebab, marah tidak pernah menyelesaikan masalah dengan baik. Tidak juga membanding-bandingkan anak.&lt;br /&gt;Dalam berkomunikasi, orang tua hendaknya menjadi pendengar yang baik, tidak menyela pembicaraan, mengganti pernyataan dengan pertanyaan, berempati terhadap anak dan masalahnya, tidak berkomentar sebelum diminta. Kalaupun berkomentar, saran Edy, gunakan komentar yang menyenangkan. Yakni, misalnya, dengan metode ''rasa-rasa ...'', ''dulu pernah ...''.&lt;br /&gt;Satu hal yang tak boleh dilupakan, kata Edy, orang tua jangan pernah membuat keputusan untuk anak. ''Biarkan anak yang memilih,'' katanya. Dan, selama pertumbuhan anak, Edy menyarankan para orang tua untuk selalu membangun kedekatan dan biasakan berdialog. ''Agar anak terbiasa untuk meminta pertimbangan dan nasihat dari Anda.''&lt;br /&gt;Melewati Fase Kritis Anak&lt;br /&gt;Ada enam fase kritis, menurut praktisi pendidikan Edy Wiyono, yang dilalui anak hingga menjadi dewasa. Orang tua dan guru hendaknya memahaminya sebagai suatu yang normal. ''Bahwa anak sudah pada fasenya,'' kata narasumber Smart Parenting di Smart FM 95,9 ini. Edy memberi bantuan pada para orang tua untuk menandai dan menyikapi fase-fase pertumbuhan anaknya mulai dari balita, usia TK, usia SD, usia SMP, usia SMA, hingga usia kuliah. Satu hal yang penting tak boleh dilepaskan dalam masing-masing fase itu, Edy menyarankan, ''Gunakan pujian untuk perilaku, atau perubahan perilaku yang baik. Berikut lima dari enam fase yang disampaikannya beberapa waktu lalu:&lt;br /&gt;Usia balita&lt;br /&gt;Ciri-ciri: merasa selalu benar, memaksakan kehendak, tidak mau berbagi. Peran orang tua:&lt;br /&gt;1. Berikan kesempatan anak beberapa detik untuk berkuasa.&lt;br /&gt;2. Berikan kesempatan beberapa detik untuk memiliki secara penuh.&lt;br /&gt;3. Perkenalkan pada arti boleh dan tidak boleh dengan menggunakan ekspresi wajah.&lt;br /&gt;4. Konsisten dan jangan menggunakan kekerasan baik suara maupun fisik.&lt;br /&gt;Usia TK&lt;br /&gt;Ciri-ciri: konflik adaptatif, imitatif, berbagi, dan mau mengalah. Ketiga sifat terakhir ini karena anak ingin diterima dalam kelompok.&lt;br /&gt;Peran orang tua:&lt;br /&gt;1. Beri kesempatan untuk memerhatikan, mencoba, dan bekerja sama.&lt;br /&gt;2. Perhatikan dan luruskan perilaku imitatif yang cenderung negatif.&lt;br /&gt;3. Dukunglah anak untuk bisa berbagi dan mengalah.&lt;br /&gt;Usia SD&lt;br /&gt;Ciri-ciri: anak ingin mendapat pengakuan diri. Karena itu, ciri-ciri utamanya punya pendapat berbeda, penampilan berbeda, gaya bicara berbeda, dan hobinya pun berbeda.&lt;br /&gt;Peran orang tua:&lt;br /&gt;1. Menghargai pendapatnya dan jangan menyalahkan&lt;br /&gt;2. Ajaklah dialog logika dan pengalaman.&lt;br /&gt;3. Pujilah hal-hal yang baik dari penampilannya, bantulah dengan kalimat positif untuk bisa tampil lebih baik lagi.&lt;br /&gt;4. Jangan langsung menyela gaya bicaranya, bangun ketertarikan dan bantulah dia untuk bisa lebih punya gaya bicara yang menarik.&lt;br /&gt;Usia SMP&lt;br /&gt;Ciri-ciri: anak memasuki persaingan. Karena itu anak mengalami konflik antarpersonal, konflik antarkelompok, dan konflik sosial.&lt;br /&gt;Peran orang tua:&lt;br /&gt;1. Meningkatkan proses kedekatan dengan anak melalui dialog dan berbagai cara.&lt;br /&gt;2. Jadilah pendengar yang baik dan buka menjadi hakim.&lt;br /&gt;3. Jangan pernah menyela pembicaraan dan cerianya.&lt;br /&gt;4. Jangan beri komentar atau nasihat sebelum tiba waktunya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6117795503719436378-7266100095840398418?l=flsyasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://flsyasha.blogspot.com/feeds/7266100095840398418/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2011/01/membangun-karakter-anak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/7266100095840398418'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/7266100095840398418'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2011/01/membangun-karakter-anak.html' title='MEMBANGUN KARAKTER ANAK'/><author><name>Pelangi Jiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09399479583155838887</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IKsUIP5N6EA/TS1s7EIAYyI/AAAAAAAAABw/Tks7ju1A2Us/S220/foto2%2Bnokia%2BE63%2B023.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6117795503719436378.post-6566177120782366516</id><published>2011-01-12T05:21:00.000-08:00</published><updated>2011-01-12T05:22:44.609-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tentang Ibu'/><title type='text'>CERITA SEMANGKUK BAKMI PANAS</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;h2 class="uiHeaderTitle"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/h2&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="clearfix"&gt;&lt;div class="mbs mbs uiHeaderSubTitle lfloat fsm fwn fcg"&gt;oleh &lt;a href="http://www.facebook.com/Lsyasha"&gt;Lusiana Lacsana&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;Pada  malam itu, Ana bertengkar dengan ibunya. Karena sangat marah, Ana  segera meninggalkan rumah tanpa membawa apapun. Saat berjalan di suatu  jalan, ia baru menyadari bahwa ia sama sekali tdk membawa uang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat menyusuri sebuah jalan, ia melewati sebuah kedai bakmi dan ia mencium harumnya aroma masakan. Ia ingin sekali memesan&lt;br /&gt;semangkuk bakmi, tetapi ia tdk mempunyai uang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemilik kedai melihat Ana berdiri cukup lama di depan kedainya, lalu  berkata “Nona, apakah engkau ingin memesan semangkuk bakmi?” ” Ya,  tetapi, aku tidak membawa uang” jawab Ana dengan malu-malu&lt;br /&gt;“Tidak apa-apa, aku akan mentraktirmu” jawab si pemilik kedai. “Silahkan duduk, aku akan memasakkan bakmi untukmu”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak lama kemudian, pemilik kedai itu mengantarkan semangkuk bakmi. Ana  segera makan beberapa suap, kemudian air matanya mulai berlinang. “Ada  apa nona?”&lt;br /&gt;Tanya si pemilik kedai.&lt;br /&gt;“tidak apa-apa” aku hanya terharu jawab Ana sambil mengeringkan air matanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bahkan, seorang yang baru kukenal pun memberi aku semangkuk bakmi!,  tetapi,? ibuku sendiri, setelah bertengkar denganku, mengusirku dari  rumah dan mengatakan kepadaku agar jangan kembali lagi ke rumah”&lt;br /&gt;“Kau, seorang yang baru kukenal, tetapi begitu peduli denganku  dibandingkan dengan ibu kandungku sendiri” katanya kepada pemilik kedai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemilik kedai itu setelah mendengar perkataan Ana, menarik nafas panjang  dan berkata “Nona mengapa kau berpikir seperti itu? Renungkanlah hal  ini, aku hanya memberimu semangkuk bakmi dan kau begitu terharu. Ibumu  telah memasak bakmi dan nasi untukmu saat kau kecil sampai saat ini,  mengapa kau tidak berterima kasih kepadanya? Dan kau malah bertengkar  dengannya”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ana, terhenyak mendengar hal tersebut. “Mengapa aku tidak berpikir  tentang hal tersebut? Untuk semangkuk bakmi dari orang yang baru  kukenal, aku begitu berterima kasih, tetapi kepada ibuku yg memasak  untukku selama bertahun-tahun, aku bahkan tidak memperlihatkan  kepedulianku kepadanya. Dan hanya karena persoalan sepele, aku  bertengkar dengannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ana, segera menghabiskan bakminya, lalu ia menguatkan dirinya untuk  segera pulang ke rumahnya. Saat berjalan ke rumah, ia memikirkan  kata-kata yang harus diucapkan kepada ibunya. Begitu sampai di ambang  pintu rumah, ia melihat ibunya dengan wajah letih dan cemas. Ketika  bertemu dengan Ana, kalimat pertama yang keluar dari mulutnya adalah  “Ana kau sudah pulang, cepat masuklah, aku telah menyiapkan makan malam  dan makanlah dahulu sebelum kau tidur, makanan akan menjadi dingin jika  kau tdk memakannya sekarang”. Pada saat itu Ana tdk dapat menahan  tangisnya dan ia menangis dihadapan ibunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali waktu, kita mungkin akan sangat berterima kasih kpd orang lain  disekitar kita untuk suatu pertolongan kecil yang diberikan kepada kita.  Tetapi kpd org yang sangat dekat dengan kita (keluarga) khususnya orang  tua kita, kita harus ingat bahwa kita berterima kasih kepada mereka  seumur hidup Kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;~~~&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabatku, bagaimanapun kita tidak boleh melupakan jasa orang tua kita.  Seringkali kita menganggap mereka merupakan suatu proses alami yang  biasa saja. Tetapi kasih dan kepedulian orang tua kita adalah hadiah  paling berharga yang diberikan kepada kita sejak lahir. Pikirkanlah hal  itu !!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah kita mau menghargai pengorbanan tanpa syarat dari orang tua kita?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;~~~&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6117795503719436378-6566177120782366516?l=flsyasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://flsyasha.blogspot.com/feeds/6566177120782366516/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2011/01/cerita-semangkuk-bakmi-panas.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/6566177120782366516'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/6566177120782366516'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2011/01/cerita-semangkuk-bakmi-panas.html' title='CERITA SEMANGKUK BAKMI PANAS'/><author><name>Pelangi Jiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09399479583155838887</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IKsUIP5N6EA/TS1s7EIAYyI/AAAAAAAAABw/Tks7ju1A2Us/S220/foto2%2Bnokia%2BE63%2B023.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6117795503719436378.post-6669449662139279215</id><published>2011-01-12T03:53:00.000-08:00</published><updated>2011-01-12T03:56:20.923-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tentang Ibu'/><title type='text'>Ibu, Mengapa Ibu Menangis?</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;h2 class="uiHeaderTitle"&gt;Oleh: Mohamad Joban&lt;br /&gt;&lt;/h2&gt;&lt;/div&gt; ________________________________________&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;  Suatu ketika, ada seorang anak lelaki yang bertanya kepada ibunya.  “Ibu,mengapa ibu menangis ?”. Ibunya menjawab, “Sebab aku wanita.” Saya  tidak mengerti,” kata si anak lagi. Ibunya hanya tersenyum dan  memeluknya erat. “Nak, kamu memang tidak akan mengerti……”&lt;br /&gt;Kemudian, anak itu bertanya kepada ayahnya. “Ayah,mengapa ibu menangis ?”&lt;br /&gt;Sang ayah menjawab, “Semua wanita memang menangis tanpa ada alasan.”&lt;br /&gt;Hanya itu jawapan yang dapat diberikan oleh ayahnya. Lama kemudian, si  anak itu menjadi remaja dan tetap bertanya-tanya, mengapa wanita  menangis. Pada suatu malam, ia bermimpi dan mendapat petunjuk daripada  Allah mengapa wanita mudah sekali menangis. Saat Allah menciptakan  wanita, Dia membuat menjadi sangat penting. Allah ciptakan bahunya,agar  mampu menahan seluruh beban dunia dan isinya. Walaupun, bahu itu cukup  nyaman dan lembut untuk menahan kepala bayi yang sedang tidur.&lt;br /&gt;Allah berikan wanita kekuatan untuk melahirkan zuriat dari rahimnya.   Dan sering kali pula menerima cerca daripada anaknya sendiri……Allah  berikan ketabahan yang membuatnya tetap bertahan, pantang menyerah di  saat semua orang berputus asa.&lt;br /&gt;Wanita, Allah berikan kesabaran, untuk merawat keluarganya walau  letih,sakit, lelah dan tanpa berkeluh-kesah. Allah berikan wanita,  perasaan peka dan kasih sayang untuk mencintai semua anaknya, dalam  situasi apa pun. Biarpun anak-anaknya kerap melukai perasaan dan  hatinya.&lt;br /&gt;Perasaan ini memberikan kehangatan kepada anak-anaknya yang ingin tidur.  Sentuhan lembutnya memberi keselesaan dan ketenangan. Dia berikan  wanita kekuatan untuk membimbing suaminya, melalui masa kegentiran dan  menjadi pelindung baginya. Bukankah tulang rusuk suami yang melindungi  setiap hati dan jantung wanita ?&lt;br /&gt;Allah kurniakan kepadanya kebijaksanaan untuk membolehkan wanita menilai  tentang peranan kepada suaminya. Seringkali pula kebijaksanaan itu  menguji kesetiaan yang diberikan kepada suami agar tetap saling  melengkapi dan menyayangi.&lt;br /&gt;Dan akhirnya, Allah berikannya airmata agar dapat mencurahkan perasaannya…&lt;br /&gt;Inilah yang khusus Allah berikan kepada wanita, agar dapat digunakan di mana ia inginkan.&lt;br /&gt;Hanya inilah kelemahan yang dimiliki wanita, walaupun sebenarnya, airmata!&lt;br /&gt;” Ini airmata kehidupan.”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6117795503719436378-6669449662139279215?l=flsyasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://flsyasha.blogspot.com/feeds/6669449662139279215/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2011/01/ibu-mengapa-ibu-menangis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/6669449662139279215'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/6669449662139279215'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2011/01/ibu-mengapa-ibu-menangis.html' title='Ibu, Mengapa Ibu Menangis?'/><author><name>Pelangi Jiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09399479583155838887</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IKsUIP5N6EA/TS1s7EIAYyI/AAAAAAAAABw/Tks7ju1A2Us/S220/foto2%2Bnokia%2BE63%2B023.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6117795503719436378.post-5694104866915597088</id><published>2011-01-12T03:21:00.000-08:00</published><updated>2011-01-12T03:23:21.236-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='keluarga'/><title type='text'>Kesyukuran</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;h2 class="uiHeaderTitle"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/h2&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="clearfix"&gt;&lt;div class="mbs mbs uiHeaderSubTitle lfloat fsm fwn fcg"&gt;oleh &lt;a href="http://www.facebook.com/Lsyasha"&gt;Lusiana Lacsana&lt;/a&gt; pada 19 April 2010 jam 9:16&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;{{{{ Pagi ini, mereka membawakan kami hadiah&lt;br /&gt;Ternyata hiasan dinding&lt;br /&gt;Berisi foto-foto perjalanan keluarga kami&lt;br /&gt;Suatu kejutan yang manis&lt;br /&gt;Di hari pernikahan ini&lt;br /&gt;Dari ke lima anak-anak kami..... }}}&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tepat hari ini&lt;br /&gt;Delapan belas tahun yang lalu&lt;br /&gt;Sebuah perjanjian dikukuhkan&lt;br /&gt;Dalam balutan syahadah&lt;br /&gt;Dalam nuansa kekhusuan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikatan suami istri telah diikrarkan&lt;br /&gt;Gerbang kehidupan baru telah dibukakan&lt;br /&gt;Air mata pengiring langkah kemenangan&lt;br /&gt;Mengarungi babak baru dalam kehidupan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikrar yang telah diucapkan&lt;br /&gt;Bukan sekedar pertanda saling memiliki dan berbagi&lt;br /&gt;Bukan untuk siapa menguasai siapa&lt;br /&gt;Namun mengokohkan iman dalam hati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meningkatkan keimanan&lt;br /&gt;Meningkatkan kecintaan pada sang pemberi kehidupan&lt;br /&gt;Mengayuh roda dakwah bersama&lt;br /&gt;Menjaga iramanya agar tetap seimbang&lt;br /&gt;Keturunan yang diberikan&lt;br /&gt;Sebagai pewaris keimanan&lt;br /&gt;Bersama mengayuh roda dalam satu tujuan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahligai telah dibangun&lt;br /&gt;Di bawah atap Ketaqwaan&lt;br /&gt;Riak-riak gelombang adalah hiasan&lt;br /&gt;Agar kemudi lebih kokoh&lt;br /&gt;Laju perahu lebih seimbang&lt;br /&gt;Tercapainya tujuan lebih matang&lt;br /&gt;Menuju akhir yang gemilang&lt;br /&gt;Bersama memasuki gerbang sang “Penebar Kasih Sayang”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Robbi…..&lt;br /&gt;Kami bukan istri yang sempurna&lt;br /&gt;Begitu pula kami bukan suami yang sempurna&lt;br /&gt;Kami bukan anak-anak yang sempurna&lt;br /&gt;Kami hanya punya cita-cita&lt;br /&gt;Menghirupnya segarnya kenikmatan SYURGA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Robbi….&lt;br /&gt;Di hari yang semakin senja ini&lt;br /&gt;Bantulah kami membesarkan anak cucu dan keturunan kami&lt;br /&gt;Agar dapat mengembalikan mereka dalam keadaan fitrah kehadapan-Mu&lt;br /&gt;Sebagaimana mereka terlahir ke dunia dalam keadaan fitrah pula&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6117795503719436378-5694104866915597088?l=flsyasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://flsyasha.blogspot.com/feeds/5694104866915597088/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2011/01/kesyukuran.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/5694104866915597088'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/5694104866915597088'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2011/01/kesyukuran.html' title='Kesyukuran'/><author><name>Pelangi Jiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09399479583155838887</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IKsUIP5N6EA/TS1s7EIAYyI/AAAAAAAAABw/Tks7ju1A2Us/S220/foto2%2Bnokia%2BE63%2B023.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6117795503719436378.post-1353951469632756086</id><published>2011-01-12T03:10:00.000-08:00</published><updated>2011-01-12T03:11:12.204-08:00</updated><title type='text'>KECEWA</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;h2 class="uiHeaderTitle"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/h2&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="clearfix"&gt;&lt;div class="mbs mbs uiHeaderSubTitle lfloat fsm fwn fcg"&gt;oleh &lt;a href="http://www.facebook.com/Lsyasha"&gt;Lusiana Lacsana&lt;/a&gt; pada 10 Mei 2010 jam 16:47&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;Seorang  instruktur dalam sebuah acara menyuruh setiap peserta untuk melakukan  relaksasi dengan mengingat tahapan-tahapan yang terjadi di masa-masa  lalunya, seorang peserta dari awal sampai akhir terus menerus menangis.   Selesai acara, dalam perjalanan temannya bertanya "Aku lihat dari awal  smpai akhir kamu menangis terus? Kenapa?"  Orang tersebut menjawab  sambil menarik napas dalam-dalam  " Hal yang paling berat dalam hidupku  adalah ketika harus mengenang masa laluku..."  " Kenapa?"   " Bagaimana  tidak, sejak kecil aku ditinggal Ibu, menjelang remaja aku harus  menerima kehadiran Ibu tiri yang tidak sepenuhnya menerimaku,  saudara-saudaraku bersikap tidak menghargaiku, jarak Bapak dengan aku  terlalu tua sehingga tidak sempat Bapak memahami aku, sudah besar, punya  pacar... aku ditinggal pacarku begitu saja... hidup menumpang  dimana-mana, kenangan indah mana yang aku punya selain kenangan  kekecewaan demi kekecewaan, mungkin aku hidup hanya untuk  dikecewakan...."  mata temannya menerawang dan berkaca-kaca, tangannya  mengepal gelisah... sang teman menepuk-nepuk pundaknya penuh  perhatian.... " Saat ini kau sudah menikah, punya anak"   mengangguk  "  apakah pasanganmu mengecewakanmu?"  temannya menggeleng sambil menjawab "  Dia baik..."  " Bagaimana dg anak-anakmu?'  " Mereka anak-anak yang  baik walau kadang nakal, yaa... kenakalan yang biasa...."  " Apakah  mereka mengecewakanmu?"  " Sejauh ini tidak...."     "Maksudmu? Suatu  saat mereka akan mengecewakanmu?"  "Bisa jadi bukan?"  sang teman  tersenyum bijak   " Berapa banyak sebetulnya kebahagiaan yang kamu  dapati melebihi dari kekecewaan yang kamu dapatkan, hanya rasa  kekecewaan itu terlalu mendominasi dirimu dan mengkhawatirkamu sehingga  kamu  sulit menerima kebahagiaan yang berlimpah dalam hidupmu selama  ini..... Bersahabatlah dengan Masa lalu, jangan perangi dia... maka itu  akan jadi motivasi bagimu untuk hari ini dan seterusnya "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;{ setiap orang pernah punya masa lalu yang mengecewakan dan seringkali  kita berkata "Lupakan Masa Lalu, jalani masa kini..." sesungguhnya  perkataan itu tidak semudah yang kita ucapkan...namun perlu kekuatan  untuk memanajenya....}&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6117795503719436378-1353951469632756086?l=flsyasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://flsyasha.blogspot.com/feeds/1353951469632756086/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2011/01/kecewa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/1353951469632756086'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/1353951469632756086'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2011/01/kecewa.html' title='KECEWA'/><author><name>Pelangi Jiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09399479583155838887</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IKsUIP5N6EA/TS1s7EIAYyI/AAAAAAAAABw/Tks7ju1A2Us/S220/foto2%2Bnokia%2BE63%2B023.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6117795503719436378.post-8480072309829908117</id><published>2011-01-12T01:16:00.000-08:00</published><updated>2011-01-12T01:29:55.182-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pernak pernik cinta'/><title type='text'>Argumentasi, Lelaki Shalih, dan Cinta</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;h2 class="uiHeaderTitle"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;font style="font-weight: bold;" size="3"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;“Bila  seorang laki-laki yang kamu ridhai agama dan akhlaqnya meminang,” kata  Rasulullah mengandaikan sebuah kejadian sebagaimana dinukil Imam At  Tirmidzi, “Maka, nikahkanlah dia.” Rasulullah memaksudkan perkataannya  tentang lelaki shalih yang datang meminang putri seseorang.&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/h2&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="clearfix"&gt;&lt;div&gt;&lt;p&gt;“Apabila  engkau tidak menikahkannya,” lanjut beliau tentang pinangan lelaki  shalih itu, “Niscaya akan terjadi fitnah di muka bumi dan kerusakan yang  meluas.” Di sini Rasulullah mengabarkan sebuah ancaman atau konsekuensi  jika pinangan lelaki shalih itu ditolak oleh pihak yang dipinang.  Ancamannya disebutkan secara umum berupa fitnah di muka bumi dan  meluasnya kerusakan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bisa jadi perkataan Rasulullah ini menjadi  hal yang sangat berat bagi para orangtua dan putri-putri mereka,  terlebih lagi jika ancaman jika tidak menurutinya adalah fitnah dan  kerusakan yang meluas di muka bumi. Kita bisa mengira-ngira jenis  kerusakan apa yang akan muncul jika seseorang yang berniat melamar  seseorang karena mempertahankan kesucian dirinya dan dihalang-halangi  serta dipersulit urusan pernikahannya. Inilah salah satu jenis kerusakan  yang banyak terjadi di dunia modern ini, meskipun banyak di antara  mereka tidak meminang siapapun.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mari kita belajar tentang pinangan  lelaki shalih dari kisah cinta sahabat Rasulullah dari Persia, Salman  Al Farisi. Dalam Jalan Cinta, Salim A Fillah mengisahkan romansa  cintanya. Salman Al Farisi, lelaki Persia yang baru bebas dari  perbudakan fisik dan perbudakan konsepsi hidup itu ternyata mencintai  salah seorang muslimah shalihah dari Madinah. Ditemuinya saudara  seimannya dari Madinah, Abud Darda’, untuk melamarkan sang perempuan  untuknya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Saya,” katanya dengan aksen Madinah memperkenalkan diri pada pihak perempuan, “Adalah Abud Darda’.”&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Dan  ini,” ujarnya seraya memperkenalkan si pelamar, “Adalah saudara saya,  Salman Al Farisi.” Yang diperkenalkan tetap membisu. Jantungnya  berdebar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Allah telah memuliakannya dengan Islam dan dia juga  telah memuliakan Islam dengan amal dan jihadnya. Dia memiliki kedudukan  yang utama di sisi Rasulullah, sampai-sampai beliau menyebutnya sebagai  ahli bait-nya. Saya datang untuk mewakili saudara saya ini melamar putri  Anda untuk dipersuntingnya,” tutur Abud Darda’ dengan fasih dan terang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Adalah  kehormatan bagi kami,” jawab tuan rumah atas pinangan Salman, ”Menerima  Anda berdua, sahabat Rasulullah yang mulia. Dan adalah kehormatan bagi  keluarga ini bermenantukan seorang sahabat Rasulullah yang utama. Akan  tetapi hak jawab ini sepenuhnya saya serahkan pada putri kami.” Yang  dipinang pun ternyata berada di sebalik tabir ruang itu. Sang putri  shalihah menanti dengan debaran hati yang tak pasti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;”Maafkan kami  atas keterusterangan ini”, kata suara lembut itu. Ternyata sang ibu  yang bicara mewakili putrinya. ”Tapi, karena Anda berdua yang datang,  maka dengan mengharap ridha Allah, saya menjawab bahwa putri kami  menolak pinangan Salman.”&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ah, romansa cinta Salman memang jadi  indah di titik ini. Sebuah penolakan pinangan oleh orang yang  dicintainya, tapi tidak mencintainya. Salman harus membenturkan dirinya  dengan sebuah hukum cinta yang lain, keserasaan. Inilah yang tidak  dimiliki antara Salman dan perempuan itu. Rasa itu hanya satu arah saja,  bukan sepasang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Salman ditolak. Padahal dia adalah lelaki shalih.  Lelaki yang menurut Ali bin Abi Thalib adalah sosok perbendaharaan ilmu  lama dan baru, serta lautan yang tak pernah kering. Ia memang dari  Persia, tapi Rasulullah berkata tentangnya, “Salman Al Farisi dari  keluarga kami, ahlul bait.” Lelaki yang bertekad kuat untuk membebaskan  dirinya dari perbudakan dengan menebus diri seharga 300 tunas pohon  kurma dan 40 uqiyah emas. Lelaki yang dengan kecerdasan pikirnya  mengusulkan strategi perang parit dalam Perang Ahzab dan berhasil  dimenangkan Islam dengan gemilang. Lelaki yang di kemudian hari dengan  penuh amanah melaksanakan tugas dinasnya di Mada’in dengan mengendarai  seekor keledai, sendirian. Lelaki yang pernah menolak pembangunan rumah  dinas baginya, kecuali sekadar saja. Lelaki yang saking sederhana dalam  jabatannya pernah dikira kuli panggul di wilayahnya sendiri. Lelaki yang  di ujung sekaratnya merasa terlalu kaya, padahal di rumahnya tidak ada  seberapa pun perkakas yang berharga. Lelaki shalih ini, Salman Al  Farisi, ditolak pinangannya oleh perempuan yang dicintanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Salman  ditolak. Alasannya ternyata sederhana saja. Dengarlah. “Namun, jika  Abud Darda’ kemudian juga memiliki urusan yang sama, maka putri kami  telah menyiapkan jawaban mengiyakan,” kata si ibu perempuan itu  melanjutkan perkataannya. Anda mengerti? Si perempuan shalihah itu  menolak lelaki shalih peminangnya karena ia mencintai lelaki yang lain.  Ia mencintai si pengantar, Abud Darda’. Cinta adalah argumentasi yang  shahih untuk menolak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ada juga kisah cinta yang lain. Abu Bakar  Ash Shiddiq meminang Fathimah binti Muhammad kepada Rasulullah. Ia ingin  mempererat kekerabatannya dengan Sang Rasul dengan pinangan itu. Saat  itu usia Fathimah menjelang delapan belas tahun. Ia menjadi perempuan  yang tumbuh sempurna dan menjadi idaman para lelaki yang ingin menikah.  Keluhuran budi, kemuliaan akhlaq, kehormatan keturunan, dan keshalihahan  jiwa menjadi penarik yang sangat kuat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Saya mohon kepadamu,”  kata Abu Bakar kepada Rasulullah sebagaimana dikisahkan Anas dalam  Fatimah Az Zahra, “Sudilah kiranya engkau menikahkan Fathimah denganku.”  Dalam riwayat lain, Abu Bakar melamar melalui putrinya sekaligus Ummul  Mukminin Aisyah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mendapat pinangan dari lelaki shalih itu,  Rasulullah hanya terdiam dan berpaling. “Sesungguhnya, Fathimah masih  kecil,” kata beliau dalam riwayat lain. “Hai Abu Bakar, tunggulah sampai  ada keputusan,” kata Rasulullah. Yang terakhir ini diriwayatkan oleh  Ibnu Sa’d dalam Ath Thabaqat. Maksud Rasulullah dengan menunggu  keputusan adalah keputusan dari Allah atas kondisi dan keadaan itu,  apakah menerima pinangan itu atau tidak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketika Umar bin Khathab mendengar cerita ini dari Abu Bakar langsung, ia mengatakan, “Hai Abu Bakar, beliau menolak pinanganmu.”&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kemudian  Umar mengambil kesempatan itu. Ia mendatangi Rasulullah dan  menyampaikan pinangannya untuk menikahi Fathimah binti Muhammad.  Tujuannya tidak terlalu berbeda dengan Abu Bakar. Bahkan jawaban yang  diberikan Rasulullah kepada Umar pun sama dengan jawaban yang diberikan  kepada Abu Bakar. “Sesungguhnya, Fathimah masih kecil,” ujar beliau.  “Tunggulah sampai ada keputusan,” kata Rasulullah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketika Abu Bakar mendengar cerita ini dari Umar bin Khathab langsung, ia mengatakan, “Hai Umar, beliau menolak pinanganmu.”&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kita  bisa membayangkan itu? Dua orang lelaki paling shalih di masa hidup  Rasulullah pun ditolak pinangannya. Abu Bakar adalah sahabat paling  utama di antara seluruh sahabat yang ada. Kepercayaannya kepada Islam  dan kerasulan begitu murni, tanpa reverse ataupun setitis keraguan.  Karena itulah ia mendapat julukan Ash Shiddiq. Ia adalah lelaki yang  disebutkan Al Qur’an sebagai pengiring jalan hijrah Rasulullah di dalam  gua. Ia adalah dai yang banyak memasukkan para pembesar Mekah dalam  pelukan Islam. Ia adalah pembebas budak-budak muslim yang senantiasa  tertindas. Ia adalah lelaki yang menginfakkan seluruh hartanya untuk  jihad, dan hanya menyisakan Allah dan Rasul-Nya bagi seluruh  keluarganya. Ia adalah orang yang ingin diangkat sebagai kekasih oleh  Rasulullah. Ia adalah salah satu lelaki yang telah dijamin menginjakkan  tumitnya di kesejukan taman jannah. Namun, lelaki shalih ini ditolak  pinangannya secara halus oleh Rasulullah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara, siapa tidak  mengenal lelaki shalih lain bernama Umar bin Khathab. Ia adalah pembeda  antara kebenaran dan kebathilan. Ia dan Hamzah lah yang telah mengangkat  kemuliaan kaum muslimin di masa-masa awal perkembangannya di Mekah. Ia  lelaki yang seringkali firasatnya mendahului turunnya wahyu dan  ayat-ayat ilahi kepada Rasulullah. Ia adalah lelaki yang dengan  keberaniannya menantang kaum musyrikin saat ia akan berangkat hijrah, ia  melambungkan nama Islam. Ia lelaki yang sangat mencintai keadilan dan  menegakkannya tatkala ia menggantikan posisi Rasulullah dan Abu Bakar di  kemudian hari. Ia pula yang di kemudian hari membuka kunci-kunci dunia  dan membebaskan negeri-negeri untuk menerima cahaya Islam. Namun, lelaki  shalih ini ditolak pinangannya secara halus oleh Rasulullah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mari  kita simak kenapa pinangan dua lelaki shalih ini ditolak Rasulullah.  Ketika itu, Ali bin Abi Thalib datang menemui Rasulullah.  Shahabat-shahabatnya dari Anshar, keluarga, bahkan dalam sebuah riwayat  termasuk pula dua lelaki shalih terdahulu mendorongnya untuk datang  meminang Fathimah binti Muhammad kepada Rasulullah. Ia menemui  Rasulullah dan memberi salam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Hai anak Abu Thalib,” sapa Rasulullah pada Ali dengan nama kunyahnya, ”Ada perlu apa?”&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Simaklah  jawaban lugu yang disampaikan Ali kepada Rasulullah sebagaimana dinukil  Ibnu Sa’d dalam Ath Thabaqat. “Aku terkenang pada Fathimah binti  Rasulullah,” katanya lirih hampir tak terdengar. Dengar dan rasakan  kepolosan dan kepasrahan dari setiap diksi yang terucap dari Ali bin Abi  Thalib itu. Kepolosan dan kepasrahan seorang pecinta akan cintanya yang  demikian lama. Ia menggunakan pilihan kata yang sangat lembut di dalam  jiwa, “Terkenang.” Kata ini mewakili keterlamaan rasa dan gelora yang  terpendam, bertunas menembus langit-langit realita, transliterasi rasa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Ahlan  wa sahlan!” kata Rasulullah menyambut perkataan Ali. Senyum mengiringi  rangkaian kata itu meluncur dari bibir mulia Rasulullah. Kita tidak usah  sebingung Ali memahami jawaban Rasulullah. Jawaban itu bermakna bahwa  pinangan Ali diterima oleh Rasulullah seperti yang dipahami rekan-rekan  Ali.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mari kita biarkan Ali dengan kebahagiaan diterima pinangannya  oleh Rasulullah. Mari kita melihat dari perspektif yang lebih fokus  untuk memahami penolakan pinangan dua lelaki shalih sebelumnya dan  penerimaan lelaki shalih yang ini. Kita boleh punya pendapat tersendiri  tentang masalah ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketika Rasulullah menjelaskan alasan kepada  Abu Bakar dan Umar berupa penolakan halus, kita tidak bisa menerimanya  secara letter lijk. Sebab bisa jadi itu adalah bahasa kias yang  digunakan Rasulullah. Misalnya ketika Rasulullah mengatakan bahwa  Fathimah masih kecil, tentu saja ini tidak bisa diterjemahkan sebagai  kecil secara harfiah, sebab saat itu usia Fathimah sudah hampir delapan  belas tahun. Sebuah usia yang cukup matang untuk ukuran masa itu dan  bangsa Arab. Sementara Rasulullah sendiri berumah tangga dengan Aisyah  pada usia setengah usia Fathimah saat itu. Maka, kita harus memahami  kalimat penolakan itu sebagai bahasa kias.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat Rasulullah meminta  Abu Bakar dan Umar bin Khathab untuk menunggu keputusan, ini juga  diterjemahkan sebagai penolakan sebagaimana dipahami dua lelaki shalih  itu. Jadi, pernyataan Rasulullah itu bukan pernyataan untuk menggantung  pinangan, sebab jika pinangan itu digantung, tentu saja Umar dan Ali  tidak boleh meminang Fathimah. Pernyataan itu adalah sebuah penolakan  halus.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Atau bisa jadi, saat itu Rasulullah punya harapan lain  bahwa Ali bin Abi Thalib akan melamar Fathimah. Beliau tahu sebab sejak  kecil Ali telah bersamanya dan banyak bergaul dengan Fathimah. Interaksi  yang lama dua muda mudi sangat potensial menumbuhkan tunas cinta dan  memekarkan kuncup jiwanya. Ini dibuktikan dari pernyataan Rasulullah  untuk meminta dua lelaki shalih itu menunggu keputusan Allah tentang  pinangannya. Jadi, dalam hal ini kemungkinan Rasulullah mengetahui bahwa  putrinya dan Ali telah saling mencintai. Sehingga Rasulullah pun punya  harapan pada keduanya untuk menikah. Rasulullah hanya sedang menunggu  pinangan Ali. Di masa mendatang sejarah membuktikan ketika Ali dan  Fathimah sudah menikah, ia berkata kepada Ali, suaminya, “Aku pernah  satu kali merasakan jatuh cinta pada seorang pemuda.” Saya yakin kita  tahu siapa yang dimaksud oleh Fathimah. Ini perspektif saya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hal  ini diperkuat oleh pernyataan singkat Ali, “Aku terkenang pada Fathimah  binti Rasulullah.” Satu kalimat itu sudah mewakili apa yang diinginkan  Ali. Rasulullah sangat memahami ini. Beliau adalah seseorang yang sangat  peka akan apa-apa yang diinginkan orang lain dari dirinya. Beliau  memiliki empati terhadap orang lain dengan demikian kuat. Beliau  memahami bentuk sempurna keinginan seseorang seperti Ali dengan beberapa  kata saja.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan jawaban Rasulullah pun menunjukkan hal yang  serupa, “Ahlan wa sahlan!” Ungkapan sambutan selamat datang atas sebuah  penantian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jadi, dengan perspektif ini, kita akan memahami bahwa  lelaki shalih yang datang untuk meminang bisa ditolak pinangannya, tanpa  akan menimbulkan fitnah di muka bumi ataupun kerusakan yang meluas.  Wanita shalihah yang dipinang Salman Al Farisi telah menunjukkan kepada  kita, bahwa ia mencintai Abud Darda’ dan menolak pinangan lelaki shalih  dari Persia itu. Rasulullah pun telah menunjukkan pada kita bahwa ia  menolak pinangan dua lelaki tershalih di masanya karena Fathimah  mencintai lelaki shalih yang lain, Ali Bin Abu Thalib. Di sini, kita  belajar bahwa cinta adalah argumentasi yang shahih untuk menolak, dan  cinta adalah argumentasi yang shahih untuk mempermudah jalan bagi kedua  pecinta berada dalam singgasana pernikahan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mari kita dengarkan  sebuah kisah yang dikisahkan Ibnu Abbas dan diabadikan oleh Imam Ibnu  Majah. Seorang laki-laki datang menemui Rasulullah. “Wahai Rasulullah,”  kata lelaki itu, “Seorang anak yatim perempuan yang dalam tanggunganku  telah dipinang dua orang lelaki, ada yang kaya dan ada yang miskin.”&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami  lebih memilih lelaki kaya,” lanjutnya berkisah, “Tapi dia lebih memilih  lelaki yang miskin.” Ia meminta pertimbangan kepada Rasulullah atas  sikap yang sebaiknya dilakukannya. “Kami,” jawab Rasulullah, “Tidak  melihat sesuatu yang lebih baik dari pernikahan bagi dua orang yang  saling mencintai, lam nara lil mutahabbaini mitslan nikahi.”&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Cinta  adalah argumentasi yang shahih untuk menolak. Di telinga dan jiwa  lelaki ini, perkataan Rasulullah itu laksana setitis embun di  kegersangan hati. Menumbuhkan tunas yang hampir mati diterpa badai  kemarau dan panasnya bara api. Seakan-akan Rasulullah mengatakannya  khusus hanya untuk dirinya. Seakan-akan Rasulullah mengingatkannya akan  ikhtiar dan agar tiada sesal di kemudian hari.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Cinta itu,” kata  Prof. Dr. Abdul Halim Abu Syuqqah dalam Tahrirul Ma’rah fi ‘Ashrir  Risalah, “Adalah perasaan yang baik dengan kebaikan tujuan jika  tujuannya adalah menikah.” Artinya yang satu menjadikan yang lainnya  sebagai teman hidup dalam bingkai pernikahan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan maksud yang  serupa, Imam Al Hakim mencatat bahwa Rasulullah bersabda tentang dua  manusia yang saling mencintai. “Tidak ada yang bisa dilihat (lebih  indah) oleh orang-orang yang saling mencintai,” kata Rasulullah,  “Seperti halnya pernikahan.” Ya, tidak ada yang lebih indah. Ini adalah  perkataan Rasulullah. Dan lelaki ini meyakini bahwa perkataan beliau  adalah kebenaran. Karena bagi dua orang yang saling mencintai, memang  tidak ada yang lebih indah selain pernikahan. Karena cintalah yang  menghapus fitnah di muka bumi dan memperbaiki kerusakan yang meluas,  insya Allah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Cinta adalah argumentasi yang shahih untuk menolak,  dan cinta adalah argumentasi yang shahih untuk mempermudah jalan bagi  kedua pecinta berada dalam singgasana pernikahan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;﻿&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6117795503719436378-8480072309829908117?l=flsyasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://flsyasha.blogspot.com/feeds/8480072309829908117/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2011/01/argumentasi-lelaki-shalih-dan-cinta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/8480072309829908117'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/8480072309829908117'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2011/01/argumentasi-lelaki-shalih-dan-cinta.html' title='Argumentasi, Lelaki Shalih, dan Cinta'/><author><name>Pelangi Jiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09399479583155838887</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IKsUIP5N6EA/TS1s7EIAYyI/AAAAAAAAABw/Tks7ju1A2Us/S220/foto2%2Bnokia%2BE63%2B023.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6117795503719436378.post-1463979310383292612</id><published>2011-01-04T21:17:00.001-08:00</published><updated>2011-01-04T21:20:43.700-08:00</updated><title type='text'>RUMAH ABADI</title><content type='html'>&lt;p&gt;Memandang Langit......&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;selalu tampak biru&lt;/p&gt;&lt;p&gt;walau buram ditelan mendung&lt;/p&gt;&lt;p&gt;memandang awan...&lt;/p&gt;&lt;p&gt;selalu tampak putih&lt;/p&gt;&lt;p&gt;walau kelabu ditelan kabut yang menggulung&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;memandang bumi...&lt;/p&gt;&lt;p&gt;tampak hamparan sawah, ladang dan hutan&lt;/p&gt;&lt;p&gt;bangunan-bangunan rumah yang menjulang&lt;/p&gt;&lt;p&gt;tempat penat dilepaskan&lt;/p&gt;&lt;p&gt;rasa lelah dihempaskan&lt;/p&gt;&lt;p&gt;saling membagi kedamaian&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;letusan gunung,&lt;/p&gt;&lt;p&gt;guncangan bumi,&lt;/p&gt;&lt;p&gt;meluapnya air&lt;/p&gt;&lt;p&gt;mengamuknya angin&lt;/p&gt;&lt;p&gt;adalah pembelajaran alam&lt;/p&gt;&lt;p&gt;berkaca pada diri&lt;/p&gt;&lt;p&gt;apa yg sudah dilakukan&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;ketika kedamaian direnggut&lt;/p&gt;&lt;p&gt;rumah megah diluluhlantakkan&lt;/p&gt;&lt;p&gt;keluarga tercerai beraikan&lt;/p&gt;&lt;p&gt;ruh dikembalikan....&lt;/p&gt;&lt;p&gt;tinggalah diri tercampak dalam kehinaan&lt;/p&gt;&lt;p&gt;tak ada lagi rumah mewah kebanggan&lt;/p&gt;&lt;p&gt;atau harta benda kesayangan&lt;/p&gt;&lt;p&gt;tinggal badan.....&lt;/p&gt;&lt;p&gt;berbalut kafan&lt;/p&gt;&lt;p&gt;berteman amalan&lt;/p&gt;&lt;p&gt;terpuruk dalam gelapnya bumi&lt;/p&gt;&lt;p&gt;jadi rumah abadi&lt;/p&gt;&lt;p&gt;tempat akhir alam dinanti...&lt;/p&gt;&lt;p&gt;sebelum pulang ke "rumah Abadi"&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Annaari atau... Jannati....&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6117795503719436378-1463979310383292612?l=flsyasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://flsyasha.blogspot.com/feeds/1463979310383292612/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2011/01/rumah-abadi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/1463979310383292612'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/1463979310383292612'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2011/01/rumah-abadi.html' title='RUMAH ABADI'/><author><name>Pelangi Jiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09399479583155838887</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IKsUIP5N6EA/TS1s7EIAYyI/AAAAAAAAABw/Tks7ju1A2Us/S220/foto2%2Bnokia%2BE63%2B023.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6117795503719436378.post-2199124184648548878</id><published>2010-07-17T16:40:00.001-07:00</published><updated>2010-07-17T16:40:51.465-07:00</updated><title type='text'>MALAIKAT ITU BERNAMA IBU</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;Suatu pagi seorang bayi siap untuk dilahirkan ke dunia. Dia bertanya kepada Tuhan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayi : "Para malaikat di sini mengatakan bahwa besok Engkau akan mengirimku ke dunia, tetapi bagaimana cara saya hidup di sana? saya begitu kecil &amp;amp; lemah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan : "Aku sudah memilih 1 malaikat untukmu. Ia akan menjaga dan mengasihimu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayi : "Tapi di sini di dalam surga apa yang pernah kulakukan hanyalah bernyanyi dan tertawa. Ini sudah cukup bagi saya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan : "Malaikatmu akan bernyanyi dan tersenyum untukmu setiap hari dan kamu akan merasakan kehangantan cintanya dan menjadi lebih berbahagia."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayi : "Dan bagaimana saya bisa mengerti saat orang-orang berbicara kepadaku jika saya tidak mengerti bahasa mereka?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan : "Malaikatmu akan berbicara kepadamu dengan bahasa paling indah yang pernah engkau dengar dan dengan penuh kesabaran dan perhatian dia akan mengajarkanmu bagaimana cara berbicara."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayi : "Apa yang akan saya lakukan saat saya ingin berbicara kepadamu?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan : "Malaikatmu akan mengajarkanmu bagaimana cara berdoa."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayi : "Saya dengar bahwa di bumi banyak orang yang jahat, siapakah nanti yang akan melindungi saya?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan : "Malaikatmu akan melindungimu walaupun hal itu akan mengancam jiwanya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayi : "Tapi saya pasti akan sedih karena tidak melihatMu lagi."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan : "Malaikatmu akan menceritakan padamu tentang-Ku dan akan mengajarkan bagaimana agar kamu bisa kembali kepada-Ku, walaupun sesungguhnya Aku akan selalu berada di sisimu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu surga begitu tenangnya sehingga suara dari Bumi dapat terdengar dan sang bayi pun bertanya perlahan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayi : Tuhan, jika saya harus pergi sekarang, bisakah Engkau memberitahuku nama malaikat tersebut?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan :....."Kamu akan memanggil malaikatmu, Ibu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Buat Para Ibu, Wanita, Gadis2 diluar sana dan buat semua mari kita mulai lebih peduli dan mencintai Orang Tua kita... Luv u Mom&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dikirim oleh : Maruli Tua (anggota Group Sayangi Ibumu..Raih Syurga-NY&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6117795503719436378-2199124184648548878?l=flsyasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://flsyasha.blogspot.com/feeds/2199124184648548878/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2010/07/malaikat-itu-bernama-ibu.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/2199124184648548878'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/2199124184648548878'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2010/07/malaikat-itu-bernama-ibu.html' title='MALAIKAT ITU BERNAMA IBU'/><author><name>Pelangi Jiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09399479583155838887</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IKsUIP5N6EA/TS1s7EIAYyI/AAAAAAAAABw/Tks7ju1A2Us/S220/foto2%2Bnokia%2BE63%2B023.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6117795503719436378.post-3094614426518316668</id><published>2010-06-15T19:18:00.000-07:00</published><updated>2010-06-15T19:20:30.016-07:00</updated><title type='text'>WORTEL, TELUR DAN KOPI</title><content type='html'>&lt;div id="note_395275302873" class="note clearfix wide_note"&gt;&lt;div class="note_body"&gt;&lt;div class="note_header"&gt;&lt;div class="note_title_share clearfix"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a class="note_share uiButton uiButtonDefault uiButtonMedium" href="http://www.facebook.com/ajax/share_dialog.php?s=4&amp;amp;appid=2347471856&amp;amp;p[]=1394102487&amp;amp;p[]=395275302873" rel="dialog" title="Kirim ini ke teman atau ke profil Anda."&gt;&lt;span class="uiButtonText"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;span class="pipe"&gt;&lt;/span&gt;Ada sebuah tulisan yang menarik, yang mungkin bermanfaat untuk kita semua, Insya Allah....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang gadis datang kepada ayahnya yang bekerja sebagai koki, dia mengeluhkan tentang kehidupannya yang terasa susah dan banyak ujian. Tanpa banyak berbicara sang Ayah masuk ke dapur mengambil tiga buah panci dan meletakkannya diatas tungku api, kemudian sang Ayah mengambil wortel, telur dan kopi. Dimasukkannya wortel ke panci yang pertama, telur di panci yang ke dua, dan panci terakhir dimasukkan kopi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua puluh menit berlalu, sang Gadis merasa keheranan dengan tingkah Ayahnya, dengan tak sabar sang Gadis menanyakan apa yang sedang Ayahnya kerjakan. Ayahnya hanya tersenyum sambil mengangkat wortel yang sudah matang di piring, begitu juga dengan telur, dan terakhir air kopi di dalam cangkir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Ayah memberikan potongan wortel dan menyurh anak gadisnya memakan wortel tersebut, walaupun keheranan diapun tetap memakannya, begitu juga ketika diberikan potongan telur, dan yang terakhir dia meminum kopinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selesai memakan itu semua, si gadis langsung bertanya pada Ayahnya” Apa maksud ayah sebenarnya?” dengan bijak si Ayah berkata “Ketahuilah anaku, ketiga makanan ini telah melalui sebuah ujian yaitu Air mendidih. Wortel yang tadinya keras, dia berubah menjadi lunakdan rapuh, sedangkan telur yang tadinya mempunyai kulit yang keras untuk melindungi cairan di dalamnya, cairan tersebut berubah mengeras. Yang unik adalah kopi ketika dia direbus dia melebur dan merubah warna air tersebut…. Sekarang terserah padamu Nak, engkau menjadi seperti Wortel, Telur atau Kopi? &lt;/div&gt;&lt;/div&gt; &lt;div class="note_content text_align_ltr direction_ltr clearfix"&gt; &lt;/div&gt; &lt;div class="note_footer clearfix"&gt;&lt;form method="POST" action="/ajax/ufi/modify.php" name="add_comment" id="commentable_item_792667158" class="commentable_item comment_form_395275302873" ajaxify="1"&gt;&lt;div class="comment_box"&gt;&lt;div class="feed_comments"&gt;&lt;div class="ufi_section comment_13070427 UIImageBlock clearfix" id="comment_792667158_395275302873_13070427"&gt;&lt;a class="UIImageBlock_Image UIImageBlock_SMALL_Image" href="http://www.facebook.com/Lsyasha" title="Lusiana Rachmawati"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/form&gt; &lt;/div&gt;&lt;/div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6117795503719436378-3094614426518316668?l=flsyasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://flsyasha.blogspot.com/feeds/3094614426518316668/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2010/06/wortel-telur-dan-kopi.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/3094614426518316668'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/3094614426518316668'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2010/06/wortel-telur-dan-kopi.html' title='WORTEL, TELUR DAN KOPI'/><author><name>Pelangi Jiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09399479583155838887</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IKsUIP5N6EA/TS1s7EIAYyI/AAAAAAAAABw/Tks7ju1A2Us/S220/foto2%2Bnokia%2BE63%2B023.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6117795503719436378.post-4841911368985483390</id><published>2010-05-01T01:42:00.001-07:00</published><updated>2010-05-01T01:46:55.593-07:00</updated><title type='text'>RENUNGAN UNTUK SUAMI-ISTRI</title><content type='html'>&lt;div class="note_header"&gt;&lt;div class="byline"&gt;oleh : Djoni Edward&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt; &lt;div class="note_content text_align_ltr direction_ltr clearfix"&gt; &lt;div&gt;Muru’ah adalah akhlak mulia yang dapat mengantarkan para pelakunya bisa dikategorikan sebagai orang mulia yang layak masuk surga. Salah satu perilaku muru’ah itu adalah membangun suasana rumah tangga yang sakinah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita cukup prihatin dengan perkembangan rumah tangga saudara-saudara kita belakangan ini. Terutama jika kita amati sebelum reformasi, jumlah keluarga yang bercerai per tahun rata-rata sekitar 10.000 pasang, tapi setelah reformasi hingga saat ini jumlah rumah tangga yang bercerai melonjak drastis mencapai 250 ribu pasang, khususnya ditahun 2009. Dari jumlah tersebut 6.700 pasang di antaranya berada di DKI Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FAKTA DIBALIK ANGKA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Dirjen Bimas Islam Depag, Prof Nazaruddin Umar, angka itu setara dengan 10% dari jumlah pernikahan di tahun 2009 yakni sebanyak 2,5 juta pasang. Jumlah perceraian tersebut naik 50 ribu kasus dibanding tahun 2008 yang mencapai 200 ribu perceraian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumlah perceraian di Indonesia terus menunjukkan peningkatan. Angka perceraian setelah masa reformasi meningkat 4--10 kali lipat dibanding sebelum reformasi. Pada periode 5--10 tahun lalu, di Indonesia hanya terjadi 20 ribu hingga 50 ribu kasus perceraian per tahun. Fakta lain dari kasus perceraian yang tercatat pun menunjukkan adanya pergeseran bentuk perceraian. Sekitar 70% perceraian yang terjadi di Pengadilan Agama adalah cerai gugat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Data tersebut juga menunjukkan trend pergeseran kasus cerai di mana istri yang menggugat cerai, ketimbang suami yang menggugat cerai. Seolah mengingatkan kita pada hadits Nabi: Kebanyakan yang masuk neraka kelak adalah kalangan wanita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meningkatnya angka perceraian ini disebabkan oleh 14 faktor. Di antaraya cerai karena pilkada dan politik (550 pasang), perselingkuhan oleh istri yang angkanya naik drastis (407 pasang, sebelumnya 200 pasang), kawin di bawah umur, kawin karena perbedaan agama, tekanan batin, faktor ekonomi, dan kekerasan dalam rumah tangga. Bahkan kasus cacat karena kecelakaan sepeda motor juga menjadi salah satu dari 14 faktor penyebab perceraian di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, kasus perceraian khususnya yang melibatkan publik figur, belakangan ini ramai-ramai digelar media infotainment, juga ikut mempengaruhi budaya kawin cerai di masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada bagian lain, media jejaring sosial facebook, twitter dan lainnya juga ikut memberi kontribusi yang tak sedikit terhadap musibah perceraian. Lewat facebook terjadi pertemuan kawan lama, pacar lama, bahkan musuh lama. Lalu muncullah reuni dan kegiatan copy darat lainnya. Pada saat itulah terjalin clbk, cinta lama bersemi kembali, atau bahkan mlbk, musuh lama bangkit kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan yang lebih mencengangkan, mayoritas pelaku perceraian adalah pasangan muda. Mereka yang mudah bercerai lantaran sering menyaksikan orang tuanya bertengkar tiap hari di rumah, sehingga menimbulkan apa yang dinamakan broken home.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat yang sama suami atau istri yang kerap bertengkar biasanya mempengaruhi semangat kerja di kantor. Sehingga produktivitas jadi terganggu, panjang sekali rangkaian dampak dari perceraian baik terhadap rumah tangga, lingkungan rumah, lingkungan kerja bahkan nasib kita di akhirat kelak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendek kata, berbagai dampak negatif perceraian dari informasi teknologi hingga detik ini seperti tak bisa dicegah. Padahal kita tahu, mempertahankan keluarga itu mulia dan dijamin surga, sementara bercerai itu walaupun halal namun itu perbuatan halal yang paling dibenci Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NASIHAT AL QURAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita telusuri ayat-ayat al-Quran yang berbicara soal keluarga, hampir mendominasi 90% dari isi al-Quran. Selebihnya atau 10% bicara soal sosial politik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu ayat yang terkenal membicarakan soal hubungan keluarga adalah surat Thoha (20) ayat 21, didalamnya menceritakan pasangan suami istri yang dikaruniai mawaddah dan rohmah. Mawaddah dan rohmah sama-sama diartikan cinta, sebagaimana ada 14 vocab dalam al-Quran yang makna dasarnya sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang membedakan adalah, mawaddah adalah dasar cinta sang suami dan biasanya diikuti oleh logika yang sangat rasional, sering diistilahkan cinta rasional. Misalnya karena cinta kepada sang anak, lalu sang anak minta jajan Rp500 ribu sehari, tentu tidak serta merta dituruti. Pemberian uang jajan yang wajar pada anak itu sering disebut juga mawaddah, sering pula diistilahkan cinta yang lebih kepada unsur fisik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara rohmah adalah dasar cinta sang istri, yakni cinta sejati, total 24 jam, atau sering juga cinta emosional. Seperti ibu siap menyusui anak kapan saja disaat sang anak membutuhkan. Tapi kecenderungan memperturutkan cinta dalam artian rohmah secara membabi buta bisa salah kaprah dan cenderung disalahmanfaatkan oleh pasangan hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu cinta ideal adalah yang merupakan kombinasi dari mawaddah dan rohmah. Sehingga idealnya pasangan rumah tangga adalah, siapa pasangan kita di dunia diharapkan dapat menjadi pasangan kita pula di akhirat kelak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TIDAK MUDAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi merajut mawaddah dan rohmah secara seimbang bukanlah pekerjaan mudah. Para nabi saja sering kerepotan ketika menghadapi gejolak rumah tangganya, tapi karena para nabi dibimbing langsung oleh Allah, sehingga mampu mengarungi rumah tangga dengan baik. Walau Nabi Luth termasuk contoh gagal sang suami yang membimbing istrinya, karena sang istri bermental pelacur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi dalam sejarah para nabi, ada tipe-tipe istri ideal seperti Aisiyah, istri Fir’aun yang merupakan istri tersabar di dunia. Bagaimana tidak, ia harus bersuamikan orang terjelek perilakunya di dunia yakni Fir’aun itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara contoh bapak paling jelek di dunia adalah bapaknya Nabi Ibrahim as, yakni Azar. Azar ini diketahui sebagai bapak yang berperilaku aneh, suka membuat patung berhala dan berperilaku syirik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi Nabi Ibrahim dikompensasi memperoleh anak paling soleh di dunia, yakni Ismail as. Ismail benar-benar anak yang menentramkan hati orang tua, bahkan ketika Ibrahim bermimpi disuruh menyembelihnya, Ismail menerima dengan lapang dada. Walau kemudian Allah mengubah Ismail dengan seekor kibas (domba besar dan sehat), sehingga dijadikan cikal bakal proses kurban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sejarah, ada anak, bapak, suami, sekaligus tampil sebagai pemimpin paling baik dan paling bijak di dunia, yakni Rasulullah Muhammad saw. Sampai-sampai Ebiet G. Ade menggambarkan begitu indah tentang Rasulullah Muhammad saw dalam lagunya: Lelaki ilham dari surga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia Yang Berjalan Melintasi Malam&lt;br /&gt;Adalah Dia Yang Kemarin dan Hari Ini&lt;br /&gt;Akan Selalu Menjadi Ribuan Cerita&lt;br /&gt;Karena Dia Telah Menempuh Semua Perjalanan&lt;br /&gt;Dia Berjalan Dengan Kakinya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia Berjalan Dengan Tangannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia Berjalan Dengan Kepalanya&lt;br /&gt;Tetapi Ternyata Ia Lebih Banyak Berjalan Dengan Pikirannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia Jelajahi Jagat Raya Ini&lt;br /&gt;Dengan Telanjang Kaki dan Tubuh Penuh Daki&lt;br /&gt;Meskipun Ia Lebih Lapar Dari Siapapun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun Ia Lebih Sakit Dari Siapapun&lt;br /&gt;Ia Menempuh Lebih Jauh Dari Siapapun&lt;br /&gt;Meskipun Ia Lebih Miskin Dari Siapapun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun Ia Lebih Nista Dari Siapapun&lt;br /&gt;Tetapi Ternyata Ia Lebih Tegak Perkasa Dari Siapapun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Batu-batu Seperti Menyingkir&lt;br /&gt;Sebelum Ia Datang&lt;br /&gt;Sebelum Ia Lewat&lt;br /&gt;Semak-semak Seperti Menguak&lt;br /&gt;Sebelum Dia Injak&lt;br /&gt;Sebelum Dia Menyeberang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia Berjalan Dengan Matanya&lt;br /&gt;Ia Berjalan Dengan Perutnya&lt;br /&gt;Ia Berjalan Dengan Punggungnya&lt;br /&gt;Tetapi Ternyata Ia Lebih Banyak Berjalan Dengan fikirannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gadis-gadis Selalu Menyapa&lt;br /&gt;Karena Dia Tampan Meskipun Penuh Luka&lt;br /&gt;Kata-katanya Tak Bisa Dimengerti&lt;br /&gt;Tetapi Selalu Saja Akhirnya Terbukti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia Lelaki Gagah Perkasa&lt;br /&gt;Ia Lelaki Ilham Dari Sorga&lt;br /&gt;Ia Lelaki Yang Selalu Berkata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahwa Kita Pasti Akan Kembali Lagi Kepadanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelebihan rumah tangga rasulullah adalah, meski berpeluang menjadi kaya raya karena beliau setara raja atau presiden, tapi Rasulullah memilih gaya hidup sederhana. Berapa kali para istrinya bertengkar baik dengan Rasul maupun dengan sesama istri lantaran tak kebagian pampasan perang, tapi akhirnya mereka sadar bahwa harta hanyalah alat pendukung kelancaran ibadah. Mereka bertengkar karena dibisiki iblis bahwa harta adalah tujuan segala-galanya, karena keteguhan hati Rasulullah, akhirnya para istrinya pun sadar dan tak lagi menggugat masalah harta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Termasuk sepeninggal Rasulullah sama sekali tak meninggalkan warisan berupa harta, warisan yang besar ditinggalkan Rasulullah adalah ajaran Islam yang mulia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah-mudahan kita bisa meneladani Rasulullah dan para nabi utama lainnya sehingga bisa mengarungi rumah tangga dengan ridho Allah SWT. Ya salam...!&lt;div class="photo photo_left"&gt;&lt;div class="photo_img"&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/photo.php?pid=314656&amp;amp;op=1&amp;amp;view=all&amp;amp;subj=385326304052&amp;amp;aid=-1&amp;amp;auser=0&amp;amp;oid=385326304052&amp;amp;id=100000143866952"&gt;&lt;img class="img" src="http://photos-f.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs065.snc3/13322_122728754408586_100000143866952_314656_2476476_a.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6117795503719436378-4841911368985483390?l=flsyasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://flsyasha.blogspot.com/feeds/4841911368985483390/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2010/05/renungan-untuk-suami-istri_01.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/4841911368985483390'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/4841911368985483390'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2010/05/renungan-untuk-suami-istri_01.html' title='RENUNGAN UNTUK SUAMI-ISTRI'/><author><name>Pelangi Jiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09399479583155838887</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IKsUIP5N6EA/TS1s7EIAYyI/AAAAAAAAABw/Tks7ju1A2Us/S220/foto2%2Bnokia%2BE63%2B023.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6117795503719436378.post-4774648407487253702</id><published>2010-05-01T01:42:00.000-07:00</published><updated>2010-05-01T01:43:54.394-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='keluarga'/><title type='text'>RENUNGAN UNTUK SUAMI-ISTRI</title><content type='html'>&lt;div class="note_header"&gt;&lt;div class="byline"&gt;oleh : Djoni Edward&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt; &lt;div class="note_content text_align_ltr direction_ltr clearfix"&gt; &lt;div&gt;Muru’ah adalah akhlak mulia yang dapat mengantarkan para pelakunya bisa dikategorikan sebagai orang mulia yang layak masuk surga. Salah satu perilaku muru’ah itu adalah membangun suasana rumah tangga yang sakinah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita cukup prihatin dengan perkembangan rumah tangga saudara-saudara kita belakangan ini. Terutama jika kita amati sebelum reformasi, jumlah keluarga yang bercerai per tahun rata-rata sekitar 10.000 pasang, tapi setelah reformasi hingga saat ini jumlah rumah tangga yang bercerai melonjak drastis mencapai 250 ribu pasang, khususnya ditahun 2009. Dari jumlah tersebut 6.700 pasang di antaranya berada di DKI Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FAKTA DIBALIK ANGKA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Dirjen Bimas Islam Depag, Prof Nazaruddin Umar, angka itu setara dengan 10% dari jumlah pernikahan di tahun 2009 yakni sebanyak 2,5 juta pasang. Jumlah perceraian tersebut naik 50 ribu kasus dibanding tahun 2008 yang mencapai 200 ribu perceraian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumlah perceraian di Indonesia terus menunjukkan peningkatan. Angka perceraian setelah masa reformasi meningkat 4--10 kali lipat dibanding sebelum reformasi. Pada periode 5--10 tahun lalu, di Indonesia hanya terjadi 20 ribu hingga 50 ribu kasus perceraian per tahun. Fakta lain dari kasus perceraian yang tercatat pun menunjukkan adanya pergeseran bentuk perceraian. Sekitar 70% perceraian yang terjadi di Pengadilan Agama adalah cerai gugat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Data tersebut juga menunjukkan trend pergeseran kasus cerai di mana istri yang menggugat cerai, ketimbang suami yang menggugat cerai. Seolah mengingatkan kita pada hadits Nabi: Kebanyakan yang masuk neraka kelak adalah kalangan wanita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meningkatnya angka perceraian ini disebabkan oleh 14 faktor. Di antaraya cerai karena pilkada dan politik (550 pasang), perselingkuhan oleh istri yang angkanya naik drastis (407 pasang, sebelumnya 200 pasang), kawin di bawah umur, kawin karena perbedaan agama, tekanan batin, faktor ekonomi, dan kekerasan dalam rumah tangga. Bahkan kasus cacat karena kecelakaan sepeda motor juga menjadi salah satu dari 14 faktor penyebab perceraian di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, kasus perceraian khususnya yang melibatkan publik figur, belakangan ini ramai-ramai digelar media infotainment, juga ikut mempengaruhi budaya kawin cerai di masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada bagian lain, media jejaring sosial facebook, twitter dan lainnya juga ikut memberi kontribusi yang tak sedikit terhadap musibah perceraian. Lewat facebook terjadi pertemuan kawan lama, pacar lama, bahkan musuh lama. Lalu muncullah reuni dan kegiatan copy darat lainnya. Pada saat itulah terjalin clbk, cinta lama bersemi kembali, atau bahkan mlbk, musuh lama bangkit kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan yang lebih mencengangkan, mayoritas pelaku perceraian adalah pasangan muda. Mereka yang mudah bercerai lantaran sering menyaksikan orang tuanya bertengkar tiap hari di rumah, sehingga menimbulkan apa yang dinamakan broken home.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat yang sama suami atau istri yang kerap bertengkar biasanya mempengaruhi semangat kerja di kantor. Sehingga produktivitas jadi terganggu, panjang sekali rangkaian dampak dari perceraian baik terhadap rumah tangga, lingkungan rumah, lingkungan kerja bahkan nasib kita di akhirat kelak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendek kata, berbagai dampak negatif perceraian dari informasi teknologi hingga detik ini seperti tak bisa dicegah. Padahal kita tahu, mempertahankan keluarga itu mulia dan dijamin surga, sementara bercerai itu walaupun halal namun itu perbuatan halal yang paling dibenci Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NASIHAT AL QURAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita telusuri ayat-ayat al-Quran yang berbicara soal keluarga, hampir mendominasi 90% dari isi al-Quran. Selebihnya atau 10% bicara soal sosial politik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu ayat yang terkenal membicarakan soal hubungan keluarga adalah surat Thoha (20) ayat 21, didalamnya menceritakan pasangan suami istri yang dikaruniai mawaddah dan rohmah. Mawaddah dan rohmah sama-sama diartikan cinta, sebagaimana ada 14 vocab dalam al-Quran yang makna dasarnya sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang membedakan adalah, mawaddah adalah dasar cinta sang suami dan biasanya diikuti oleh logika yang sangat rasional, sering diistilahkan cinta rasional. Misalnya karena cinta kepada sang anak, lalu sang anak minta jajan Rp500 ribu sehari, tentu tidak serta merta dituruti. Pemberian uang jajan yang wajar pada anak itu sering disebut juga mawaddah, sering pula diistilahkan cinta yang lebih kepada unsur fisik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara rohmah adalah dasar cinta sang istri, yakni cinta sejati, total 24 jam, atau sering juga cinta emosional. Seperti ibu siap menyusui anak kapan saja disaat sang anak membutuhkan. Tapi kecenderungan memperturutkan cinta dalam artian rohmah secara membabi buta bisa salah kaprah dan cenderung disalahmanfaatkan oleh pasangan hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu cinta ideal adalah yang merupakan kombinasi dari mawaddah dan rohmah. Sehingga idealnya pasangan rumah tangga adalah, siapa pasangan kita di dunia diharapkan dapat menjadi pasangan kita pula di akhirat kelak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TIDAK MUDAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi merajut mawaddah dan rohmah secara seimbang bukanlah pekerjaan mudah. Para nabi saja sering kerepotan ketika menghadapi gejolak rumah tangganya, tapi karena para nabi dibimbing langsung oleh Allah, sehingga mampu mengarungi rumah tangga dengan baik. Walau Nabi Luth termasuk contoh gagal sang suami yang membimbing istrinya, karena sang istri bermental pelacur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi dalam sejarah para nabi, ada tipe-tipe istri ideal seperti Aisiyah, istri Fir’aun yang merupakan istri tersabar di dunia. Bagaimana tidak, ia harus bersuamikan orang terjelek perilakunya di dunia yakni Fir’aun itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara contoh bapak paling jelek di dunia adalah bapaknya Nabi Ibrahim as, yakni Azar. Azar ini diketahui sebagai bapak yang berperilaku aneh, suka membuat patung berhala dan berperilaku syirik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi Nabi Ibrahim dikompensasi memperoleh anak paling soleh di dunia, yakni Ismail as. Ismail benar-benar anak yang menentramkan hati orang tua, bahkan ketika Ibrahim bermimpi disuruh menyembelihnya, Ismail menerima dengan lapang dada. Walau kemudian Allah mengubah Ismail dengan seekor kibas (domba besar dan sehat), sehingga dijadikan cikal bakal proses kurban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sejarah, ada anak, bapak, suami, sekaligus tampil sebagai pemimpin paling baik dan paling bijak di dunia, yakni Rasulullah Muhammad saw. Sampai-sampai Ebiet G. Ade menggambarkan begitu indah tentang Rasulullah Muhammad saw dalam lagunya: Lelaki ilham dari surga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia Yang Berjalan Melintasi Malam&lt;br /&gt;Adalah Dia Yang Kemarin dan Hari Ini&lt;br /&gt;Akan Selalu Menjadi Ribuan Cerita&lt;br /&gt;Karena Dia Telah Menempuh Semua Perjalanan&lt;br /&gt;Dia Berjalan Dengan Kakinya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia Berjalan Dengan Tangannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia Berjalan Dengan Kepalanya&lt;br /&gt;Tetapi Ternyata Ia Lebih Banyak Berjalan Dengan Pikirannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia Jelajahi Jagat Raya Ini&lt;br /&gt;Dengan Telanjang Kaki dan Tubuh Penuh Daki&lt;br /&gt;Meskipun Ia Lebih Lapar Dari Siapapun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun Ia Lebih Sakit Dari Siapapun&lt;br /&gt;Ia Menempuh Lebih Jauh Dari Siapapun&lt;br /&gt;Meskipun Ia Lebih Miskin Dari Siapapun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun Ia Lebih Nista Dari Siapapun&lt;br /&gt;Tetapi Ternyata Ia Lebih Tegak Perkasa Dari Siapapun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Batu-batu Seperti Menyingkir&lt;br /&gt;Sebelum Ia Datang&lt;br /&gt;Sebelum Ia Lewat&lt;br /&gt;Semak-semak Seperti Menguak&lt;br /&gt;Sebelum Dia Injak&lt;br /&gt;Sebelum Dia Menyeberang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia Berjalan Dengan Matanya&lt;br /&gt;Ia Berjalan Dengan Perutnya&lt;br /&gt;Ia Berjalan Dengan Punggungnya&lt;br /&gt;Tetapi Ternyata Ia Lebih Banyak Berjalan Dengan fikirannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gadis-gadis Selalu Menyapa&lt;br /&gt;Karena Dia Tampan Meskipun Penuh Luka&lt;br /&gt;Kata-katanya Tak Bisa Dimengerti&lt;br /&gt;Tetapi Selalu Saja Akhirnya Terbukti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia Lelaki Gagah Perkasa&lt;br /&gt;Ia Lelaki Ilham Dari Sorga&lt;br /&gt;Ia Lelaki Yang Selalu Berkata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahwa Kita Pasti Akan Kembali Lagi Kepadanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelebihan rumah tangga rasulullah adalah, meski berpeluang menjadi kaya raya karena beliau setara raja atau presiden, tapi Rasulullah memilih gaya hidup sederhana. Berapa kali para istrinya bertengkar baik dengan Rasul maupun dengan sesama istri lantaran tak kebagian pampasan perang, tapi akhirnya mereka sadar bahwa harta hanyalah alat pendukung kelancaran ibadah. Mereka bertengkar karena dibisiki iblis bahwa harta adalah tujuan segala-galanya, karena keteguhan hati Rasulullah, akhirnya para istrinya pun sadar dan tak lagi menggugat masalah harta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Termasuk sepeninggal Rasulullah sama sekali tak meninggalkan warisan berupa harta, warisan yang besar ditinggalkan Rasulullah adalah ajaran Islam yang mulia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah-mudahan kita bisa meneladani Rasulullah dan para nabi utama lainnya sehingga bisa mengarungi rumah tangga dengan ridho Allah SWT. Ya salam...!&lt;div class="photo photo_left"&gt;&lt;div class="photo_img"&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/photo.php?pid=314656&amp;amp;op=1&amp;amp;view=all&amp;amp;subj=385326304052&amp;amp;aid=-1&amp;amp;auser=0&amp;amp;oid=385326304052&amp;amp;id=100000143866952"&gt;&lt;img class="img" src="http://photos-f.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs065.snc3/13322_122728754408586_100000143866952_314656_2476476_a.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6117795503719436378-4774648407487253702?l=flsyasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://flsyasha.blogspot.com/feeds/4774648407487253702/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2010/05/renungan-untuk-suami-istri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/4774648407487253702'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/4774648407487253702'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2010/05/renungan-untuk-suami-istri.html' title='RENUNGAN UNTUK SUAMI-ISTRI'/><author><name>Pelangi Jiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09399479583155838887</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IKsUIP5N6EA/TS1s7EIAYyI/AAAAAAAAABw/Tks7ju1A2Us/S220/foto2%2Bnokia%2BE63%2B023.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6117795503719436378.post-1693925506729254888</id><published>2010-04-11T01:42:00.001-07:00</published><updated>2010-04-11T01:50:27.267-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;h2&gt;Sang Ibu &lt;/h2&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;a href="http://www.dakwatuna.com/category/editorial/" title="Lihat seluruh tulisan dalam Editorial"&gt;Editorial&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;22/12/2009 | 05 Muharram 1431 H | Hits: 4.438&lt;/p&gt;  &lt;div class="MsoNormal"&gt;  &lt;hr align="left" color="#eeeeee" noshade="noshade" size="1" width="100%"&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;a href="http://www.dakwatuna.com/2009/sang-ibu/email/" title="Kirim"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shapetype id="_x0000_t75" coordsize="21600,21600" spt="75" preferrelative="t" path="m@4@5l@4@11@9@11@9@5xe" filled="f" stroked="f"&gt;  &lt;v:stroke joinstyle="miter"&gt;  &lt;v:formulas&gt;   &lt;v:f eqn="if lineDrawn pixelLineWidth 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 1 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum 0 0 @1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @2 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 0 1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @6 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @8 21600 0"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @10 21600 0"&gt;  &lt;/v:formulas&gt;  &lt;v:path extrusionok="f" gradientshapeok="t" connecttype="rect"&gt;  &lt;o:lock ext="edit" aspectratio="t"&gt; &lt;/v:shapetype&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1026" type="#_x0000_t75" alt="Kirim" title="&amp;quot;Kirim&amp;quot;" style="'width:12pt;height:12pt'" button="t"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\ABIFAI~1\LOCALS~1\Temp\msohtml1\03\clip_image001.png" href="http://www.dakwatuna.com/wp-content/plugins/wp-email/images/email_famfamfam.png"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/ABIFAI%7E1/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/03/clip_image002.gif" alt="Kirim" shapes="_x0000_i1026" border="0" height="16" width="16" /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.dakwatuna.com/2009/sang-ibu/print/" title="Print"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1027" type="#_x0000_t75" alt="Print" title="&amp;quot;Print&amp;quot;" style="'width:12pt;height:12pt'" button="t"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\ABIFAI~1\LOCALS~1\Temp\msohtml1\03\clip_image003.gif" href="http://www.dakwatuna.com/wp-content/plugins/wp-print/images/printer_famfamfam.gif"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/ABIFAI%7E1/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/03/clip_image003.gif" alt="Print" shapes="_x0000_i1027" border="0" height="16" width="16" /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_IKsUIP5N6EA/S8GMq1OblFI/AAAAAAAAAA4/GR6vnyUXoww/s1600/29072009149.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 192px; height: 180px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_IKsUIP5N6EA/S8GMq1OblFI/AAAAAAAAAA4/GR6vnyUXoww/s320/29072009149.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5458798890819753042" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.dakwatuna.com/wp-content/uploads/2009/12/ibu-dan-anak.jpg"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;dakwatuna.com – &lt;/strong&gt;Malam itu, malam tahun baru 1431 hijriah. Aku diundang untuk mengisi muhasabah di masjid Al-Ittihad Tebet Jakarta Selatan bersama seorang penyair terkemuka Bapak Taufik Ismail. Ini untuk yang kedua kalinya aku bersama Pak Taufik setelah sebelumnya aku bersama beliau diundang untuk acara muhasabah 60 tahun Bakrie di Rasuna Said. Seperti biasanya Pak Taufik membacakan puisinya. Di antara puisi yang beliau bacakan ada satu puisi tentang ibu.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Aku tidak ingat secara harfiah isi puisi tersebut, tetapi aku terkesan dengan kedalaman isinya dalam menggambarkan betapa tak terhingga kasih sayang seorang ibu terhadap anaknya. Karenanya banyak para penyair menulis puisi tentang ibu. Di antara juga yang pernah saya baca D. Zawawi Imran. Aku masih ingat sebagian ungkapan yang ditulis Pak Zawawi. Di antaranya: ”S&lt;em&gt;eandainya aku ikut ujian, dan aku ditanya tentang pahlawan, akan ku jawab ibuku&lt;/em&gt;.”&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Benar, ibu adalah pahlawan. Tidak ada seorang pun yang paling berjasa kepada kemanusiaan melebihi jasa seorang ibu. Karenanya dalam Al-Qur’an Allah swt. tidak segan menceritakan perih dan lelah seorang ibu saat hamil dan menyusui. Dalam surah Luqman:14, Allah berfirman: &lt;em&gt;”Dan Kami perintahkan kepada manusia supaya (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.”&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Perhatikan ayat ini, dibuka dengan perintah agar berbuat baik kepada ibu bapaknya, setelah itu Allah menceritakan secara khusus tentang capeknya seorang ibu ketika mengandung anaknya. Sementara capeknya ayah tidak diceritakan. Silahkan cari dalam Al-Qur’an maupun hadits kalau pernah disebut mengenai capeknya seorang ayah. Sungguh hanya sang ibu yang banyak disebut. Bahkan dalam sebuah hadits yang sangat terkenal, Rasulullah saw. ketika ditanya: &lt;em&gt;”Kepada siapa aku harus berbuat baik? Beliau tidak segan menjawab tiga kali berturut-turut agar itu dilakukan kepada ibu, lalu kepada bapak.” &lt;/em&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Namun sayang, banyak anak begitu mudah melupakan jasa besar sang ibu. Kalau pun berbuat baik cenderung perbuatan itu semata basa-basi, datang setahun sekali menemuinya di hari raya. Basa-basi mencium tangannya dan lain sebagainya, sementara pesan-pesannya yang baik tidak dipatuhi. Banyak para ibu yang merindukan anaknya agar mentaati Allah swt. Namun banyak anak yang justeru membalas kebaikan ibunya dengan berbuat maksiat kepada-Nya. Sungguh ini suatu kedurhakaan.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Tidak ada artinya kebaikan seorang anak kepada ibunya secara material, sementara ia selalu berbuat maksiat kepada Allah. Karenanya banyak para ulama mengatakan: &lt;em&gt;”Pengabdian seorang anak yang paling baik bagi orang tuanya adalah menjadikan dirinya sebagai anak yang saleh.”&lt;/em&gt; Inilah rahasia hadits Rasulullah saw. yang berbunyi: &lt;em&gt;”Waladun shaalihun yad’u lahuu (anak yang shaleh yang selalu mendoakan untuk orang taunya).”&lt;/em&gt; Perhatiakan kata shalih dalam teks hadits tersebut. Ini untuk menegaskan bahwa hanya anak yang shalih yang benar-benar akan memberikan kebahagiaan bagi orang tuanya: bahagia secara material maupun secara spiritual. Sementara anak durhaka tidak akan pernah memberikan kebahagiaan hakiki bagi orang tuanya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Tidak sedikit cerita masa lalu mengenai kebaikan seorang anak kepada ibunya. Di antaranya; disebutkan bahwa salah seorang anak yang shaleh pernah menggendong ibunya dari negeri kelahirannya –kalau tidak salah Yaman- ke &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; Mekah untuk melaksanakan ibadah haji. Bayangkan betapa jauh perjalanan menuju &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; Mekah. Dan betapa besar tenaga yang harus dikeluarkan untuk kebahagiaan sang ibu. Di manakah kini kita bisa menemukan pribadi seorang anak seperti ini?&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Dalam kisah yang lain lagi disebutkan seorang anak yang shalih sedang menemani ibunya makan. Namun anak ini belum mau mengambil makanan sampai ibunya selesai. Ketika ditanya mengapa berbuat demikian? Ia menjawab: aku takut mengambil makanan yang ternyata itu disukai ibuku. Subhanallah sebuah contoh kejujuran cinta kepada sang ibu sangat nampak dalam kisah tersebut.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Di akhir tulisan ini izinkan aku menulis puisi untuk ibuku:&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;em&gt;Ibu, bila semua orang berkata langit itu sangat tinggi&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;em&gt;Sungguh masih lebih tinggi cintamu kepadaku&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;em&gt;Bila semua orang berkata lautan itu sangat dalam&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;em&gt;Sungguh masih lebih dalam kasihmu kepadaku&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;em&gt;Bila semua orang berkata bukit itu sangat kokoh&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;em&gt;Sungguh masih lebih kokoh perhatianmu kepadaku&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;em&gt;Tak sanggup kata melukiskan kebaikanmu&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;em&gt;Tak sampai nyawa membalas budi baikmu&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;em&gt;Kecuali keshalihanku &lt;/em&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;em&gt;Agar sungai keringat jerih payahmu menjadi amal jariah. &lt;/em&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Allahu a’lam bish shawab&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6117795503719436378-1693925506729254888?l=flsyasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://flsyasha.blogspot.com/feeds/1693925506729254888/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2010/04/sang-ibu-editorial-22122009-05-muharram.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/1693925506729254888'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/1693925506729254888'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2010/04/sang-ibu-editorial-22122009-05-muharram.html' title=''/><author><name>Pelangi Jiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09399479583155838887</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IKsUIP5N6EA/TS1s7EIAYyI/AAAAAAAAABw/Tks7ju1A2Us/S220/foto2%2Bnokia%2BE63%2B023.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_IKsUIP5N6EA/S8GMq1OblFI/AAAAAAAAAA4/GR6vnyUXoww/s72-c/29072009149.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6117795503719436378.post-9175636962972721604</id><published>2010-04-11T01:34:00.000-07:00</published><updated>2010-04-11T01:41:28.400-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tentang Ibu'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_IKsUIP5N6EA/S8GKF94hfjI/AAAAAAAAAAw/StAdpJH1-sQ/s1600/PIC20091122154754.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 210px; height: 179px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_IKsUIP5N6EA/S8GKF94hfjI/AAAAAAAAAAw/StAdpJH1-sQ/s320/PIC20091122154754.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5458796058465369650" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;h2&gt;Ibu, Mengapa Ibu Menangis? &lt;/h2&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;a href="http://www.dakwatuna.com/category/suara-pembaca/" title="Lihat seluruh tulisan dalam Suara Pembaca"&gt;Suara Pembaca&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;2/4/2010 | 18 Rabiuts Tsani 1431 H | Hits: 2.122&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="postedby"&gt;Oleh: &lt;a href="http://www.dakwatuna.com/author/mohamadjoban/" title="Profil dari Mohamad Joban"&gt;Mohamad Joban&lt;/a&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="MsoNormal"&gt;  &lt;hr align="left" color="#eeeeee" noshade="noshade" size="1" width="100%"&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;a href="http://www.dakwatuna.com/2010/ibu-mengapa-ibu-menangis/email/" title="Kirim"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shapetype id="_x0000_t75" coordsize="21600,21600" spt="75" preferrelative="t" path="m@4@5l@4@11@9@11@9@5xe" filled="f" stroked="f"&gt;  &lt;v:stroke joinstyle="miter"&gt;  &lt;v:formulas&gt;   &lt;v:f eqn="if lineDrawn pixelLineWidth 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 1 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum 0 0 @1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @2 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 0 1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @6 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @8 21600 0"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @10 21600 0"&gt;  &lt;/v:formulas&gt;  &lt;v:path extrusionok="f" gradientshapeok="t" connecttype="rect"&gt;  &lt;o:lock ext="edit" aspectratio="t"&gt; &lt;/v:shapetype&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1026" type="#_x0000_t75" alt="Kirim" title="&amp;quot;Kirim&amp;quot;" style="'width:12pt;height:12pt'" button="t"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\ABIFAI~1\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image001.png" href="http://www.dakwatuna.com/wp-content/plugins/wp-email/images/email_famfamfam.png"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/ABIFAI%7E1/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/01/clip_image002.gif" alt="Kirim" shapes="_x0000_i1026" border="0" height="16" width="16" /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.dakwatuna.com/2010/ibu-mengapa-ibu-menangis/print/" title="Print"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1027" type="#_x0000_t75" alt="Print" title="&amp;quot;Print&amp;quot;" style="'width:12pt;height:12pt'" button="t"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\ABIFAI~1\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image003.gif" href="http://www.dakwatuna.com/wp-content/plugins/wp-print/images/printer_famfamfam.gif"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/ABIFAI%7E1/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/01/clip_image003.gif" alt="Print" shapes="_x0000_i1027" border="0" height="16" width="16" /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;a href="http://www.dakwatuna.com/wp-content/uploads/tangisan-ibu.jpg"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1028" type="#_x0000_t75" alt="" style="'width:150pt;height:187.5pt'" button="t"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\ABIFAI~1\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image004.jpg" href="http://www.dakwatuna.com/wp-content/uploads/tangisan-ibu-193x250.jpg"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;Suatu ketika, ada seorang anak lelaki yang bertanya kepada ibunya. “Ibu,mengapa ibu menangis ?”. Ibunya menjawab, “Sebab aku wanita.” Saya tidak mengerti,” kata si anak lagi. Ibunya hanya tersenyum dan memeluknya erat. “Nak, kamu memang tidak akan mengerti……”&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Kemudian, anak itu bertanya kepada ayahnya. “Ayah,mengapa ibu menangis ?”&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Sang ayah menjawab, “Semua wanita memang menangis tanpa ada alasan.”&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Hanya itu jawapan yang dapat diberikan oleh ayahnya. Lama kemudian, si anak itu menjadi remaja dan tetap bertanya-tanya, mengapa wanita menangis. Pada suatu malam, ia bermimpi dan mendapat petunjuk daripada Allah mengapa wanita mudah sekali menangis. Saat Allah menciptakan wanita, Dia membuat menjadi sangat penting. Allah ciptakan bahunya,agar mampu menahan seluruh beban dunia dan isinya. Walaupun, bahu itu cukup nyaman dan lembut untuk menahan kepala bayi yang sedang tidur.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Allah berikan wanita kekuatan untuk melahirkan zuriat dari rahimnya.  Dan sering kali pula menerima cerca daripada anaknya sendiri……Allah berikan ketabahan yang membuatnya tetap bertahan, pantang menyerah di saat semua orang berputus asa.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Wanita, Allah berikan kesabaran, untuk merawat keluarganya walau letih,sakit, lelah dan tanpa berkeluh-kesah. Allah berikan wanita, perasaan peka dan kasih sayang untuk mencintai semua anaknya, dalam situasi apa pun. Biarpun anak-anaknya kerap melukai perasaan dan hatinya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Perasaan ini memberikan kehangatan kepada anak-anaknya yang ingin tidur. Sentuhan lembutnya memberi keselesaan dan ketenangan. Dia berikan wanita kekuatan untuk membimbing suaminya, melalui masa kegentiran dan menjadi pelindung baginya. Bukankah tulang rusuk suami yang melindungi setiap hati dan jantung wanita ?&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Allah kurniakan kepadanya kebijaksanaan untuk membolehkan wanita menilai tentang peranan kepada suaminya. Seringkali pula kebijaksanaan itu menguji kesetiaan yang diberikan kepada suami agar tetap saling melengkapi dan menyayangi.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Dan akhirnya, Allah berikannya airmata agar dapat mencurahkan perasaannya…&lt;br /&gt;Inilah yang khusus Allah berikan kepada wanita, agar dapat digunakan di mana ia inginkan.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Hanya inilah kelemahan yang dimiliki wanita, walaupun sebenarnya, airmata!&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;” Ini airmata kehidupan.”&lt;/p&gt;  &lt;h2&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/h2&gt;  &lt;h2&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/h2&gt;  &lt;h2&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/h2&gt;  &lt;h2&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/h2&gt;  &lt;h2&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/h2&gt;  &lt;h2&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/h2&gt;  &lt;h2&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/h2&gt;  &lt;h2&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/h2&gt;  &lt;h2&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/h2&gt;  &lt;h2&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/h2&gt;  &lt;h2&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6117795503719436378-9175636962972721604?l=flsyasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://flsyasha.blogspot.com/feeds/9175636962972721604/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2010/04/ibu-mengapa-ibu-menangis-suara-pembaca.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/9175636962972721604'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/9175636962972721604'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2010/04/ibu-mengapa-ibu-menangis-suara-pembaca.html' title=''/><author><name>Pelangi Jiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09399479583155838887</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IKsUIP5N6EA/TS1s7EIAYyI/AAAAAAAAABw/Tks7ju1A2Us/S220/foto2%2Bnokia%2BE63%2B023.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_IKsUIP5N6EA/S8GKF94hfjI/AAAAAAAAAAw/StAdpJH1-sQ/s72-c/PIC20091122154754.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6117795503719436378.post-4382734194368341040</id><published>2010-04-11T01:13:00.000-07:00</published><updated>2010-04-11T01:14:53.222-07:00</updated><title type='text'>Poligami</title><content type='html'>&lt;h2 style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="font-family: Tahoma;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Apa Nikah Deui&lt;br /&gt;&lt;/h2&gt;  &lt;p style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Tahoma;"&gt; Kolom: Senny Suzanna Alwasilah (majalah sunda MANGLE)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Tahoma;"&gt;Anaking jimat awaking. Basa hiliwirna angin peuting sumelendep kana sanubari ngupahan hate Ibu anu keur peurih kanyeyerian, panon Ibu anu teu weleh baseuh kalahka karasa beuki juuh. Harewosna peuting mudalkeun cipanon anu teu weleh nyalangkrung dina tungtung panon. Ciibun nu ngeclak kana hate ngagulidagkeun cipanon Ibu nu bedah umpal-umpalan lir Citarum mangsa ngijih, Kiwari Ibu mindeng ngageri nahan kanyeri jeung kapeurih alatan kaleungitan Apa hidep. Sok sanajan lain leungit dina harti moal papanggih deui tapi leungit lantaran Apa kaiwat ku hiji istri anu tos ngolembarkeun manah Apa ka Ibu.&lt;br /&gt;Nyai anu geulis. Salapan taun Ibu babakti ka Apa hidep lahir tumekaning batin. Tresna jeung kanyaah Ibu kabeh ditamplokeun keur Apa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Tahoma;"&gt;Sok sanajan baheula &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Ibu kungsi abur-aburan nuturkeun indung suku lantaran embung dikawinkeun ka Apa tapi da geuning jodo mah geus aya gurat tiditunana. Ahirna Ibu ‘serah bongkokan’ ka Aki hidep nyerahkeun diri jeung hate pikeun dipiboga ku Apa. Tapi da geuning ray poe mah hate Ibu anu teu pati merean ka Apa teh mimiti robah. Komo basa hidep lahir ka alam dunya, kanyaah Ibu ka Apa beuki ngagedean, pon kitu Apa, kaciri pisan deudeuh jeung nyaahna ka Ibu jeung ka hidep. Tapi Eulis. Dunya lir ibarat puteran roda. Kasono Apa anu pogot ka Ibu ngipisan saanggeus Apa kapincut ku hiji istri. Teu apal Ibu oge iraha mimitina, da ujug-ujug dina hiji poe Apa ngasongkeun &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;surat&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; anu ku Ibu kudu diteken anu eusina nyaluyuan Apa nikah deui. Sok sanajan Apa jangji moal mopohokeun Ibu jeung aranjeun tapi harita hate Ibu ngadulag rohaka, tarik pisan. Sirah Ibu ngadadak nyeri asa ditojosan ku sarebu jarum, tuur Ibu nyorodcod, lungse siga euweuh tulangan. Dampal leungeun dak dumadak singsireumeun. Ibu ngadegdeg basa nyekelan kertas teh, pulpen mehmehan murag. Ibu negerkeun maneh neken eta &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;surat&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Tahoma;"&gt;Basa Apa amitan, Ibu hayang ngadagor-dagorkeun sirah kana tembok bari terus ceurik aluk-alukan, tapi ari ras inget ka hidep duaan Ibu teu wasa ngalajur napsu amarah ambek ka Apa lantaran Apa oge omat-omatan masalah ieu teh ulah nepi kana ceuli hidep.&lt;br /&gt; &lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;&lt;br /&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Tahoma;"&gt;Ujang, pupujan hate Ibu. Ujang mah can ngarti naon aku keur karandapan ku Ibu ayeuna. Ujang mah saukur bisa neuteup lamun Ibu carindakdak teh. Keun bae hidep mah teu kudu ngarti jeung teu kudu apal. Ieu mah masalah kolot. Ujang mah sing daria we nyanghareupan kahirupan da ujang mah leutik keneh. Ujang remen nanya kunaon Ibu nangis wae, tapi Ibu teu boga ‘diksi’ anu mantes anu bisa ngajelaskeun eusi hate Ibu anu sabenerna ka Ujang.&lt;br /&gt;Anaking. Lamun hidep nanya ka Ibu kunaon ayeuna mah Apa jarang mulih ka bumi, Ibu teu boga pijawabeunnana keur hidep duaan. &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Naha&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; hidep bakal ngarti lamun ku Ibu dicarioskeun yen Apa gaduh deui Ibu anu anom anu peryogi di paparin jatah wengi? Ah jigana can pantes Ibu nyarita kitu ka hidep da hate jeung pikiran hidep mah masih bodas nyacas, Ibu teu wasa nyoretan hate hidep anu suci ku masalah sarupa kieu. Ngan hidep kudu ngarti yen unggal-ungal hidep nanya dimana Apa, hate Ibu anu soek karasa tambah awok-awokan.&lt;br /&gt; &lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;&lt;br /&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Tahoma;"&gt;Ibu oge surti yen aranjeun teh ngarasa kaleungitan Apa da biasana mah pan Apa teh geus aya di imah ti sore mula. Ari ayeuna dina saminggu hidep ngan papanggih dua poe jeung Apa. Tapi da jigana mah Ibu mah leuwih ti kitu, Ibu mah lain ukur kaleungitan raga Apa wungkul, Ibu mah kaleungitan hate, kanyaah, kadeudeuh, jeung katresna Apa lantaran Apa keur sono pogot kanu anom. Apa hilap yen salian ti Ibu, aranjeun oge sarua pada sono jeung ngarasa kaleungitan ku Apa.&lt;br /&gt;Geulis, anaking. Lamun Ibu nyebat yen Ibu rela tur ikhlas dipidua hate ku Apa lantaran Ibu hayang babakti kanu jadi salaki, lamun Ibu cacarita yen Ibu rido lilahi ta’ala Apa nikah deui, lamun Ibu imut ngagelenyu totonden Ibu ikhlas dunya aherat diwayuh ku Apa, eta teh sabenerna mah bohong. Ibu geus ngabohong ka Apa, ka tatangga, ka baraya, ka aranjeun, malah Ibu geus ngabohong kana hate Ibu sorangan. Eulis, na saha atuh pijalmaeunnana anu rela dipidua. Sok teangan sabudeureun dunya. Moal manggih Eulis. Lantaran geringna dipidua teh geuning gering anu moal panggih jeung piubareunana.&lt;br /&gt; &lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;&lt;br /&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Tahoma;"&gt;Ujang anaking, ubar kasedih Ibu. Nepika wanci ieu rarasaan mah Ibu geus bisa nutupan dimana Apa hidep sabenerna ayeuna. Ibu bisa ngaropea carita yen Apa hidep tos gaduh panutan deui. Ibu geus ngareka basa keur aranjeun supaya aranjeun pasrah teu bisa papanggih jeung Apa unggal poe. Ibu geus ngarasa buni nyamunikeun kalakuan Apa ka aranjeun. Tapi kamari sirah Ibu asa katinggang batu anu gede pisan, basa Ujang nanya, “Bu, ari Apa teh poligami?” Masya Alloh. Na apal timana pan Ujang mah balita keneh?***&lt;br /&gt; &lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;&lt;br /&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Tahoma;"&gt;Senny Suzanna Alwasilah, dosen Sastra Inggris FISS UNPA&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Tahoma;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6117795503719436378-4382734194368341040?l=flsyasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://flsyasha.blogspot.com/feeds/4382734194368341040/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2010/04/poligami.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/4382734194368341040'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/4382734194368341040'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2010/04/poligami.html' title='Poligami'/><author><name>Pelangi Jiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09399479583155838887</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IKsUIP5N6EA/TS1s7EIAYyI/AAAAAAAAABw/Tks7ju1A2Us/S220/foto2%2Bnokia%2BE63%2B023.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6117795503719436378.post-606380239283267320</id><published>2010-01-17T20:16:00.000-08:00</published><updated>2010-01-17T20:18:09.076-08:00</updated><title type='text'>SURAT CINTA</title><content type='html'>&lt;div class="note_header"&gt;&lt;div&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Seorang remaja menuliskan sebuah surat untuk lawan jenisnya :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kakak yang baik………&lt;br /&gt;Saya bukan Shakespeare yang bisa mengungkapkan cinta dalam bahasa puisinya&lt;br /&gt;Saya juga bukan Cleopatra yang berani mengorbankan dirinya demi keagungan cinta…&lt;br /&gt;Atau Sutan Alisyahbana  yang mengungkapkan cinta dengan bahasa sastra........&lt;br /&gt;Saya hanya seorang pelajar yang sedang berusaha menjadi seorang penerus generasi yang berkualitas di masa mendatang yang memahami cinta dengan kacamata saya..........&lt;br /&gt;Dengan cinta, dunia bisa dikelola dengan baik dan damai&lt;br /&gt;Dengan cinta, generasi manusia tumbuh semakin baik dari hari ke hari&lt;br /&gt;Dengan cinta, kita semua lahir ke dunia dan tumbuh menjadi manusia-manusia unggulan...........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kakak yang baik.........&lt;br /&gt;Cinta begitu sakral dan agung, dia tidak bisa diterjemahkan hanya sebatas antar lawan jenis. Tapi, dia jauh lebih luas, lebih bermakna sehingga bagaimana mungkin kita hanya sekedar bermain-main dan iseng dengannya sementara akibatnya sedemikian fatal. Cinta pada lawan jenis tak kesampaian akhirnya frustasi, ditinggal mati bunuh diri, tak berhimpun menjadi kenangan abadi yang menyakitkan.....&lt;br /&gt;Sebagai anak muda, tentu kita tidak ingin menghabiskan masa muda hanya dengan persoalan cinta lawan jenis semata dengan berakhir petaka. Sementara begitu banyak kegiatan berguna yang bisa kita kerjakan.&lt;br /&gt;Maka, dengan cinta, marilah kita tebarkan kebaikan-kebaikan disekitar kita agar tumbuh dan berkembang sehingga kita menjadi anak-anak muda unggulan yang berkualitas yang dapat membangun negara ini menjadi lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kakak yang baik...&lt;br /&gt;Suatu saat kelak, apabila takdir Allah berpihak pada kita tentu kita akan dipertemukan-Nya dengan cara yang baik, yang sesuai dengan syariat dan diridhoiNya sehingga kita bisa menapaki jalan tersebut untuk mengarungi jalan yang lebih terjal bersama, disebuah bangunan yang bernama "Keluarga Sakinah" yang terletak di "Jalan Da'wah"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini masih sangat banyak yang harus kita persiapkan agar menjadi insan pilihan sehingga kelak siap pula melahirkan generasi unggulan berikutnya.... Jalan kita masih sangat panjang, masih sangat banyak yang harus kita kerajakan dari sekedar berkutat dengan hal-hal yang semu. Perasaan yang kita miliki memang bukan perasaan yang salah, namun jangan sampai perasaan itu salah dikelola dan ditempatkan sehingga hanya bernuansa hawa nafsu semata, menghalalkan segala yang dilarangNya.&lt;br /&gt;Karena, untuk membuktikan keistiwomahan terkadang kita harus berperang melawan keinginan kita yang mungkin tidak sesuai dengan keingin sang Pencipta&lt;br /&gt;"....Tetapi boleh jadi kamu tidak menyenangi sesuatu padalaha iu baik bagimu dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu padahal itu tidak baik bagimu. Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui" (QS.2:216)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maaf ya kak............&lt;br /&gt;Saya tidak bisa merangkai kata lebih baik dari ini. Mudah-mudahan energi cinta yang ada dalam diri kita, bisa kita kelola lebih baik sehingga dapat menempatkan cinta sebagaimana mestinya dan sesuai dengan ketentuan Illahi Rabbi .&lt;br /&gt;Pada saatnya nanti tentu kita akan menemukan cinta lawan jenis yang hakiki dan diridhoi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalam,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div class="photo photo_left"&gt;&lt;div class="photo_img"&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/photo.php?pid=30784015&amp;amp;op=1&amp;amp;view=all&amp;amp;subj=252014290767&amp;amp;aid=-1&amp;amp;auser=0&amp;amp;oid=252014290767&amp;amp;id=1159902179"&gt;&lt;img src="http://photos-a.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash1/hs294.ash1/22160_1267267239351_1159902179_30784015_6021297_a.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6117795503719436378-606380239283267320?l=flsyasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://flsyasha.blogspot.com/feeds/606380239283267320/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2010/01/surat-cinta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/606380239283267320'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/606380239283267320'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2010/01/surat-cinta.html' title='SURAT CINTA'/><author><name>Pelangi Jiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09399479583155838887</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IKsUIP5N6EA/TS1s7EIAYyI/AAAAAAAAABw/Tks7ju1A2Us/S220/foto2%2Bnokia%2BE63%2B023.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6117795503719436378.post-5137193801045046753</id><published>2010-01-14T14:07:00.000-08:00</published><updated>2010-01-14T14:09:59.673-08:00</updated><title type='text'>Memilih Mainan Untuk Anak</title><content type='html'>&lt;h2&gt;Berikut ini adalah beberapa saran untuk memilih mainan sesuai dengan usia anak (hasil survei majalah Reader’s Digest). Mungkin bisa menambah pengetahuan bagi pembaca yang sudah punya anak: &lt;/h2&gt;    &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:blue;"&gt;Bayi (sejak lahir sampai 18 bulan)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Penemuan mutakhir menyebutkan bahwa bayi sebenarnya lebih cerdas dari pada yang kita duga. Pada usia 3 minggu, mereka mampu membedakan suara tertentu dan memandang lebih lama pada suatu benda yang berpola kompleks dari pada yang sederhana. Dalam masa 5 bulan pertama, bayi suka dengan mainan yang bergerak, bersuara, berwarna kontras, dan berpola. Ia menyukai mainan yang dapat bernyanyi dengan warna kontras (merah dan putih). Bayi menyukai mainan yang mendatangkan kekaguman seperti cermin (tentunya yang aman) atau mainan lembut yang menimbulkan suara ketika di tekan, serta mainan yang dapat di isap dan di kunyah.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Bayi yang lebih besar menyukai mainan yang bisa bergerak ketika di pukul, seperti bebek yang bisa bernyanyi ketika anak menarik seutas tali di punggung boneka. Juga yang tidak kalah menarik ialah bola yang bukan saja bisa menggelinding, tetapi juga agak berat, multi tekstur dan yang mudah di raih.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Pada usia 10 – 11 bulan, seorang bayi lebih aktif bergerak, suka mengamati, dan ingin menguasai obyek. Sementara ia belajar berjalan, ia menyukai mainan yang bisa di tarik dan di dorong, terutama yang menimbulkan suara, bisa di pukul dan di tumpuk.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:blue;"&gt;Usia satu setengah sampai tiga tahun&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Anak dalam usia ini selalu aktif berlari, meloncat, memanjat dan menikmatinya. Saatnya bagi orang tua untuk membeli mainan yang bisa di panjat, bisa di pakai untuk meluncur, atau mainan yang bisa ditunggangi.&lt;br /&gt;Karena koordinasi otot-otot kecilnya semakin membaik, Anda bisa memperkenalkannya dengan dua atau tiga potong&lt;i&gt; jigsaw puzzle&lt;/i&gt; (potongan kartun yang harus digabungkan, sehingga membentuk sebuah gambar) dengan beberapa krayon. Pada usia dua sampai tiga tahun sudah bisa diberikan seperangkat balok mainan dengan berbagai bentuk dan ukuran. Pada usia seperti ini, anak suka meniru dan menyukai mainan miniatur seperti boneka, mobil, truk kecil, alat musik dan telepon.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:blue;"&gt;Usia 3 – 6 tahun&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Ada&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; dua jenis pengelompokan pada tahap ini: berpura-pura sebagai seseorang dan menguasai suatu permainan. Berilah kepada anak mainan yang bisa mengembangkan imajinasinya, seperti: perabot rumah tangga, boneka, kostum, peralatan dokter, sehingga anak bisa menjalani berbagai peran. Yang disarankan ialah peralatan pertanian, sekolah, serta stasiun ruang angkasa dengan boneka manusia dan bintang.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Pada usia tiga tahun, anak sudah bisa mengendarai sepeda roda tiga. Karena keterampilan bahasa, apresiasi musik dan kecintaan mendengarkan cerita anak Anda semakin bertambah. Pertimbangkan untuk mencari buku-buku cerita dan memberikan mainan dengan aturan yang sederhana.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:blue;"&gt;Usia sekolah (6 – 10 tahun)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pada usia 5 tahun, anak mudah bosan dengan mainan. Pada usia 7 tahun, biarkan ia menikmati minat yang disukainya. Bantulah dia menemukan hal-hal yang baru. Belikan perlengkapan olahraga, perangkat hobi tertentu dan mainan yang bersifat kooperatif. Pertimbangkan untuk memberikan benda-benda yang bukan mainan, seperti: kamera, raket badminton atau peralatan yang lainnya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:blue;"&gt;Upayakan memandang mainan dari sudut pandang anak&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kesalahan yang umum terjadi ialah memilih mainan dari sudut pandang orang tua dan bukan dari sudut pandang anak. Anak yang lebih tua sudah bisa memilih, namun yang masih kecil masih memerlukan bantuan orang tuanya. Jangan memilih mainan yang tidak memadai, tidak aman atau terlalu mahal.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:blue;"&gt;Hindari mainan yang tidak jelas tujuannya&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pilihlah mainan yang beragam. Itulah sebabnya para pendidik memiliki mainan yang tujuan akhirnya baik, seperti: balok, boneka, rumah-rumahan, kartun, panci, wajan, atau apa pun juga yang bisa di pakai berkali-kali oleh anak-anak berbagai usia.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Mainan terburuk ialah mainan dengan satu tujuan saja, termasuk mainan dengan baterai yang hanya bisa bergerak atau berbicara, dan kemudian mati. Mainan seperti itu hanya mempesona sebentar saja, namun cepat membosankan. Yang penting bukanlah apa yang dapat dilakukan mainan tersebut, melainkan apa yang bisa dilakukan anak dengan mainan itu.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:blue;"&gt;Periksalah daya tahan dan keselamatannya&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Belilah mainan yang kuat dan baik di toko mainan yang bisa di percaya. Mainan tidak perlu mahal. Tetapi orang tua juga tidak usah segan untuk membelikan mainan yang mahal kalau itu berguna, tahan lama dan dapat diwariskan kepada anak lain. Mainan seperti meriam dan alat perang menurut pakar hanya akan merusak kejiwaan anak. Anak yang kreatif dapat menggunakan balok sebagai meriam.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:blue;"&gt;Bermainlah dengan anak Anda&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Yang terpenting perlihatkan kepada anak bagaimana menggunakan mainan. Anda jangan terlalu memonopoli mainan tersebut dan tidak memberi kesempatan anak untuk bermain. Pujilah anak jika bisa memainkan mainan tersebut dengan baik. Usahakan untuk berbagi kesenangan dengan si anak. Pada akhirnya, sebuah mainan tidak akan bermakna jika tidak disertai dengan kasih dan perhatian dari orang tuanya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6117795503719436378-5137193801045046753?l=flsyasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://flsyasha.blogspot.com/feeds/5137193801045046753/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2010/01/memilih-mainan-untuk-anak.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/5137193801045046753'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/5137193801045046753'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2010/01/memilih-mainan-untuk-anak.html' title='Memilih Mainan Untuk Anak'/><author><name>Pelangi Jiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09399479583155838887</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IKsUIP5N6EA/TS1s7EIAYyI/AAAAAAAAABw/Tks7ju1A2Us/S220/foto2%2Bnokia%2BE63%2B023.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6117795503719436378.post-4448762789896413857</id><published>2010-01-14T13:46:00.000-08:00</published><updated>2010-01-14T13:47:33.137-08:00</updated><title type='text'>MODEL PEMBELAJARAN ATRAKTIF DI TK</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 13.5pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;Oleh: Kartini, S.Pd.&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 13.5pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 7.5pt;"&gt;(Widyaiswara PPPG Tertulis Bidang Studi Keguruan)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Sasaran utama dalam kerangka sistem dan aktifitas persekolahan di antaranya mempersatukan pendidikan dan kreatifitas peserta didik. Tujuannya untuk menumbuhkembangkan potensi-potensi yang dimiliki anak didik termasuk potensi memberikan respon kreatif terhadap hal-hal sekitar kehidupannya. &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Ada&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; yang beranggapan bahwa bila daya kreativitas peserta didik rendah, maka secara pedagogis ada yang kurang pas dalam kerangka sistem dan aktivitas persekolahan.Malik Fadjar sebagai praktisi pendidikan berpendapat selama ini proses belajar mengajar terasa rutin dan statis, kalaupun ada perubahan atau perbaikan sifatnya masih sepotong-sepotong dan parsial. Padahal pembaharuan dan perubahan tidak hanya menyangkut didaktik metodik saja, melainkan menyangkut pula aspek-aspek pedagogis, filosofis, input, proses, dan output.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;James W. Botkin&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt; menamai proses belajar itu dalam suasana inovatif [innovative Seaming). Suasana belajar yang inovatif dapat memecahkan persoalan-persoalan krisis dalam pendidikan dan membentuk ketahanan anak didik maupun sekolah dalam menghadapi kehidupan serta menjaga harkat martabat manusia supaya tetap berkembang. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Sementara ini ada pemahaman yang salah, mereka menganggap bahwa guru TK tidak lagi berpandangan bahwa taman yang paling indah tempat bermain dan berteman banyak yang penuh dengan suasana inovatif. Akan tetapi tempat belajar, tempat mendengar guru mengajar dan mengerjakan PR. Tentu saja hal itu akan membuat anak-anak jenuh, pasif, dan terlebih lagi hilang sebagian masa bermainnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Dalam tulisan ini mencoba menguraikan bagaimana mempertemukan pendidikan dan kreativitas pada anak didik melalui model pembelajaran di TK yang atraktif.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;PPPG Tertulis telah rnengadakan studi banding pada sekolah Taman Kanak-kanak di wilayah Bandung tengah mengenai pengembangar model pendidikan di TK. Berdasarkan temuan di lapangan ada beberapa TK yang sedang menerapkan pengembangan –model pendidikan untuk TK Atrakfif. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Gagasan TK Atraktif tersebut pada dasarnya mempakan upaya mengembalikan TK pada fungsinya yang hakiki sebagai sebuah taman yang paling indah. Maksud &lt;st1:city st="on"&gt;tainan&lt;/st1:City&gt; di &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;sana&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; yaitu TK yang menyenangkan dan menarik. Selain dari itu, dapajuga menantang anak untuk bermain sambil mempelajari berbagai hal tentang bahasa, intelektual, motorik, disiplin, emosi, dan sosiobilitas.&lt;i&gt;Kata atraktif&lt;/i&gt; mengandung makna selain menarik dan menyenangkan juga penuh kreativitas dan dapat mendorong anak bermain sambil belajar sesuai dengan prinsip pokok pendidikan di TK. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Pengembangan Model Pelajaran untuk TK Atraktif&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Seperti yang sudah diuraikan di atas, bahwa tujuan pokok dari pengembangan TK atraktif ialah mengembalikan dan menempatkan TK pada fungsinya yang hakiki sebagai sebuah taman. Secara khusus, pengembangan TK atraktif bertujuan untuk: &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Menanamkan filosofi pelaksanaan pendidikan di &lt;st1:place st="on"&gt;Taman&lt;/st1:place&gt;      Kanak-kanak&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;. Filosofi      pendidikan TK telah disusun dan dituangkan dengan indahnya dalam mars lagu      TK. Mars TK bukan hanya sekedar dinyanyikan, tapi merupakan      pengejawantahan isi dan makna yang tertuang dalam lagu tersebut. TK adalah      “taman yang paling indah”, secara filosofi seharusnya menjiwai pelaksanaan      pendidikan TK dengan berbagai bentuk kegiatan yang indah, menarik dan      menyenangkan anak. “Tempat bermain”, yaitu melalui bermain anak akan      “berteman banyak”, urrtuk mempelajari karakter, keinginan, sikap, dan      gayatingkah laku masing-masing.&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Menyebarkan wawasan tentang pelaksanaan pendidikan TK yang      atraktif&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;. Tingginya derajat      penyimpangan TK mengharuskan perlunya secara intensif penyebaran wawasan      dan pemahaman tentang makna dan proses pendidikan TK atraktif.&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Mengubah sikap dan perilaku guru yang belum sesuai dengan      kerakteristik pendidikan di TK.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; &lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Mendorong munculnya inovasi dan kreativitas guru dalam menciptakan      dan mengembangkan iklim pendidikan yang kondusif di TK.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Selanjutnya suatu &lt;st1:place st="on"&gt;Taman&lt;/st1:place&gt; Kanak-kanak dapat dikatakan atraktif apabila memenuhi 3 persyaratan yang disebut sebagai 3 pilar utama.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Pilar pertama:&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt; Penataan lingkungan, baik di dalam maupun diluar kelas. Walaupun penataan lingkungan di TK sudah ada dalam buku pedoman sarana pendidikan TK. Namun bagi seorang guru yarrg kreafif, tidak ada sejengkal ruangan yang tidak bisa dijadikan sarana pengembangan anak. Segi penataan lingkungan di dalam kelas, setiap ruangan, mulai dari lantai, dinding, rak buku, jendela, sampai langit-langit dapat dibuat menjadi atraktif. Begitu juga segi penataan lingkungan di luar kelas, mulai dari pintu gerbang, jalan menuju kelas, tanaman hias, apotik hidup, kandang binatang ternak, saluran air, tempat sampah, papan pengumuman, ayunan, jungkitan, papan luncur sampai terowongan semuanya bisa dirancang atraktif. Contoh: Pintu gerbang- bisa dibentuk menjadi bentuk ikan hiu, harimau atau ayam.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Pilar kedua: &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Kegiatan bermain dan -alat permainan edukatif, Merancang, dan mengembangkan berbagai jenis alat permainan edukatif, bagi guru yang kreatif akan menggunakan bahan-bahan yang terdapat di lingkungan sekitar anak, misalnya terbuat dari koran, kardus, biji kacang hijau, batang korek api, lilin, gelas aqua dan sebagainya. Demikian pula pada kegiatan pengembangan kemampuan anak, akan dikemas oleh guru menjadi kegiatan yang menarik. dalam suatu Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), contohnya dalam pembukaan ada kegiatan &lt;em&gt;brainstorming&lt;/em&gt;, dalam proses permainan ada kegiatan &lt;em&gt;fun cooking, sandal making, story reading&lt;/em&gt;, atau &lt;em&gt;story telling&lt;/em&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Pilar ketiga:&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt; &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Ada&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; interaksi edukatif yang ditunjukkan guru. Guru TK harus memahami dan melaksanakan tindakan edukatif yang sesuai dengan usia perkembangan anak. Mulai dari. pembukaan kegiatan proses KBM sampai penutup kegiatan. Tindakan guru dapat dimulai dengan memberikan teladan, misalnya cara duduk, membuang sampah etika makan, berpakaian, berbicara dan sebagainya. Demikian pula cara bertindak, misalnya memberi pujian dan dorongan pada anak, menunjukkan kasih sayang dan perhatian hendaknya adil.Beberapa &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Beberapa Model Pendidikan TK Atraktif &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Dalam tulisan ini, akan dikemukakan 2 contoh model pendidikan TK atraktif, yaitu Pengajaran Suara, Bentuk dan Bilangan dan Sistem PengajaranSentra.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;1. Pengajaran Suara, Bentuk, dan Bilangan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Konsep pengajaran suara, bentuk dan bilangan berawal dari konsep dasar yang dikemukakan oleh John Heindrich Pestalozzi. Walaupun Pestalozzi hidup pada abad 16, tapi pandangan dan konsep-konsepnya banyak yang menjadi kerangka dasar para pemikir pendidikan anak untuk &lt;st1:place st="on"&gt;Taman&lt;/st1:place&gt; Kanak-kanak di abad sekarang. Salah satu karyanya berjudul “Die Methoden” yang mengupas tentang metodologi pembelajaran dalam beberapa bidang pelajaran. Salah satu pandangannya yang sangat relevan dalam pendidikan untuk TK atrakfif adalah konsep pembelajaran yang menekankan pada suara, behtuk dan bilangan. Konsep ini sangat dekat dengan pengembangan potensi anak pada dimensi auditori, visual dan memori yang tepat digunakan bagi perkembangan anak TK.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Pandangan Dasar tentang Pendidikan&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Pestalozzi &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;mempunyai pandangan bahwa pendidikan bukanlah upaya menimbun pengetahuan pada anak didik. Atas dasar pandangan ini, ia menentang pengajaran yang “verbalists”. Pandangan ini melandasi pemikirannya bahwa pendidikan pada hakikatnya usaha pertolongan (bantuan) pada anak agar anakmampu menolong dirinya sendiri yang dikenal dengan “&lt;em&gt;Hilfe Zur Selfbsthilfe&lt;/em&gt;“.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Dilihat dari konsepsi tujuan pendidikan, Pestolozzi sangat menekankan pengembangan aspek sosial pada anak sehingga anak dapat melakukan adaptasi dengan lingkungan sosialnya serta mampu menjadi anggota masyarakat yang berguna. Pendidikan sosial ini akan berkembang jika dimulai dari pendidikan ketuarga yang baik. A Malik Fajar dalam opininya tentang Renungan Hardiknas tanggal 2 Mei 2001 sangat mendukung gagasan untuk menghidupkan kembali pendidikan berbasis masyarakat (&lt;em&gt;community base education&lt;/em&gt;) dan menjadikannya sebagai paradjgma barn sekaligus model yang patut ditindaklanjuti.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Pada kenyataannya baik pendidikan maupun sistem dan model-model kelembagaan yang tumbuh dan berkembang di masyarakat mencerminkan kondisi sosial, ekonomi dan budaya. Jadi menurutnya pendidikan berbasis masyarakat akan memperkuat posisi dan peran pendidikan sebuah model sosial. &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Ada&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; 3 prinsip yang menjadi dasar pendidikan ini, yaitu sebagai berikut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Pendidikan TK menekankan pada pengamatan alam&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;. Semua pengetahuan bersumber pada pengamatan.-      Pengamatan seorang anak pada sesuatu akan menimbulkan pengertian.      Pengertian yang baru akan bergabung dengan pengertian lama dan membentuk      pengetahuan. Selain itu Pestolozzi juga menganjurkan . pendidikan kembali      ke alam (&lt;em&gt;back to nature&lt;/em&gt;), atau sekolah alam. Inti utamanya adalah      mengajak anak melakukan pengamatan pada sumber belajar di lingkungan      sekitar.&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Menumbuhkan keaktifan jiwa raga anak&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;. Melalui keaktifan anak maka ia akan mampu      mengolah kesan pengamatan menjadi pengetahuan. Keaktifan juga akan      mendorong anak untuk berinteraksi dengan lingkungan sehingga merupakan pengalaman      langsung dengan lingkungan. Pengalaman interaksi ini akan menimbulkan      pengertian tentang lingkungan dan selanjutnya akan menjadi pengetahuan      baru. Inilah pemikiran Pestolozzi yang banyak menjadi topik perbincangan      yang disebut belajar aktif (active learning).&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Pembelajaran pada anak harus berjalan secara teratur setingkat      demi setingkat atau bertahap&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;.      Prinsip ini sangat cocok dengan kodrat anak yang tumbuh dan berkembang      secara bertahap. Pandangan dasar tersebut membawa konsekuensi bahwa bahan      pengembangan yang diberikan harus disusun secara bertahap, dimulai dari      bahan termudah sampai tersulit, dari bahan pengembangan yang sederhana      sampai yang terkompleks.&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Konsep Pendidikan Atraktif dari Pestolozzi&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Ciri khas pandangan Pestalozzi mengenai proses pendidikan TK atrakfif yaitu melalui adanya pengajaran suara, bentuk dan bilangan. Semua bidang pengembangan yang diajarkan pada anak dikelompokkan dalam 3 kategori sebagai berikut. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Konsep      suara mencakup bahan pengembangan bahasa, pengetahuan sejarah dan pengetahuan      bumi.&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Konsep      bentuk mencakup pengetahuan bangun, menggambar dan menulis.&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Konsep      bilangan mencakup semua aspek yang berkaitan dengan berhitung.&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Ketiga konsep di atas dapat melalui pengembangan AVM (&lt;em&gt;Auditory Visual Memory&lt;/em&gt;). Melalui pengembangan AVM ini fungsi sel-sel syaraf akan berkembang dan selanjutnya akan dapat mengembangkan potensi-potensi lainnya seperti imajinasi, kreativitas, intelegensi, bakat, minat anak, misalnya dalam kelompok pengembangan auditori (bahasa), pengembangan perbendaharaan kosa kata anak dan kemampuan berkomunikasi harus mendapat perhatian intensif. Perbendaharaan kosakata akan menyentuh atau mempengaruhi dimensi potensi lainnya. Kemampuan anak berkomunikasi tergantung pada penguasaan kosakata anak.Dalam pelaksanaannya, pengembangan AVM dilaksanakan secara terpadu (&lt;em&gt;intergrated&lt;/em&gt;). Kegiatan yang menggunakan metode percakapan dan bercerita, akan merupakan metode yang efektif dalam pengembangan AVM di TK.Sebagai contoh: memperkenalkan wama merah, bentuk bulat, rasa manis pada “Apel” merupakan salah satu model intergrated dalam pengembangan AVM.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Melalui      gambar : anak diperkenalkan dengan pengertian “Apel”.&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Melalui      kosakata :anak mengucapkan kata “apel”.&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Melalui      bentuk :anak mengenal bentuk bulat.&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Melalui      bilangan :anak menghitung jumlahnya1, 2, 3 dan seterusnya.&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;2. Sistem Pengajaran Sentra&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Model pendidikan ini, menitik beratkan pada pandangan seorang ahli pendidikan, Helen Parkhust yang lahir tahun 1807 di Amerika. Pandangannya adalah kegiatan pengajaran harus disesuaikan dengan sifat dan keadaan individu yang mempunyai tempat dan irama perkembangan yang berbeda satu dengan yang lainnya. Setiap anak akan maju dan berkembang sesuai dengan kapasitas kemampuannya masing-masing. Walaupun demikian kegiatan pengajaran harus memberikan kemungkinan kepada murid untuk berinteraksi, bersosialisasi dan bekerja sama dengan murid lain dalam mengerjakan tugas tertentu secara mandiri. Pandangan ini mengisyaratkan bahwa Helen Parkhust tidak hanya mementingkan aspek individu, tapi juga aspek sosial.Untuk itu bentuk pengajaran ini merupakan keterpaduan antara bentuk klasikal dan bentuk individual. Sebagai gambaran pelaksanaan model ini, dapat diungkapkan sebagai berikut. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;a) Ruangan kelas&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Ruangan kelas dapat dimodifikasi menjadi kelas-kelas kecil, yang disebut ruangan vak atau sentra-sentra. Setiap ruangan vak atau sentra. terdiri atas satu bidang pengembangan. &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Ada&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; sentra bahasa, sentra daya pikir, sentra daya cipta, sentra agama, sentra seni, sentra kemampuan motorik. Contohnya pada sentra bahasa terdapat bahan, alat-alat, serta sumber belajar seperti tape recorder, alat pendengar, kaset, alat peraga, gambar, dan sebagainya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Pada sentra daya pikir berisi bahan-bahan ajar seperti alat mengukur, manik-manik, lidi untuk menghitung, gambar-gambar, alat-alat geometris, alat-alat laboratorium atau majalah pengetahuan. Demikian pula pada sentra khusus seperti sentra balok, sentra air, sentra musik atau sentra bak pasir.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;b) Guru&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Setiap guru harus mencintai dan menguasai bidang pengembangan masing-masing. Guru harus memberi penjelasan secara umum kepada murid-murid yang mengunjungi sentranya sesuai dengan tema yang dipelajari. Memberi pengarahan, mengawasi dan mempematikan murid-murid ketika menggunakan alat-alat sesuai dengan materi yang dipelajarinya. .Selanjutnya menanyakan kesulitan yang dialami murid-murid dalam mengerjakan materi tersebut. Selain dari itu guru sentra harus menguasai perkembangan setiap murid dalam mengerjakan berbagai tugas s’ehingga dapat mengikuti tempo dan irama perkembangan setiap murid dalam menguasai bahan-bahan pengajaran atau tugas perkembangannya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;c) Bahan dan Tugas&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Bahan pengajaran setiap sentra terdiri dari bahan minimal dan bahan tambahan. Bahan minimal yaitu bahan pengajaran yang berisi uraian perkembangan kemampuan minimal yang harus dikuasai setiap anak sesuai tingkat usianya. Bahan ini harus dikuasai anak dan merupakan target kemampuan minimal dalam mempeiajari setiap sentra tertentu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Bila anak sudah menguasai bahan pengajaran minimal, dapat memperoleh bahan pengajaran tambahan, yang merupakan pengembangan atau pengayaan dari pengajaran minimal. Pengayaan ini diberikan bisa secara individu maupun kelompok pada anak yang menguasai bahan minimal pada satuan waktu yang relatif sama. Bahan pengayaan ini tentu saja disesuaikan dengan kondisi lingkungan, dengan demikian anak dipersiapkan untuk menghadapi kehidupan sesuai dengan kenyataan dengan penuh tanggungjawab.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Bahan setiap sentra hendaknya terintegrasi dengan sentra lainnya. Di bawah ini merupakan contoh adanya integrasi antar sentra bidang pengembangan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Tema &lt;b&gt;: Tanaman&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Sentra bahasa: Dramatisasi “&lt;em&gt;Fun Cooking”&lt;/em&gt;‘&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Sentra musik: bernyanyi menanam jagung&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Sentra Aritmatika: belanja dan menghitung sayur-sayuran&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Sentra air: memelihara dan merawat tanaman&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;d) Murid dan Tugasnya&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Setiap murid akan mendapat tugas dan penjelasan secara klasikal. Masing-masing murid dapat memilih sentra yang akan diikutinya. la bebas menentukan waktu dan menggunakan alat-alat untuk menyelesaikan tugasnya. Setiap murid tidak boleh mengerjakan tugas lain sebelum tugas yang dikerjakannya selesai.Untuk mengembangkan sosiobilitas, murid boleh mengerjakan tugas tertentu bersama-sama. Dengan cara ini murid akan mempunyai kesempatan bersosialisasi, bekerja sama, tolong menolong satu dengan lainnya. Murid yang dapat menyelesaikan suatu tugas atau sudah menguasai bahan minimal, ia dapat meminta tugas tambahan dengan memilih kegiatan lain yang digemarinya. Agar perbedaan setiap murid tidak terlalu jauh, guru dapat menetapkan bahan maksimal pada setiap pokok bahasan. Bila murid tidak dapat menyelesaikannya di sekolah, karena suatu hal, maka guru dapat memberi izin untuk menyelesaikannya di rumah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;e) Penilaian Kemajuan Murid&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Untuk menilai kemajuan murid digunakan tiga jenis kartu penilaian, yaitu kartu kemajuan individu, kartu rekapitulasi (mingguan, bulanan, catur wulan) dan kartu rekapitulasi laporan perkembangan setiap murid.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Penutup&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Beranjak dari uraian di atas, mengenai model pembelajaran TK atraktif, maka dapat disimpulkan bahwa betapa sistem dan praktik pendidikan perlu dirancang, dikembangkan agar secara nyata menumbuhkan daya cipta peserta didik, melahirkan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;hal-hal yang baru, kemampuan berpikir secara divergen, kemampuan merealisasikan gagasan dan keinginan yang koheren dengan situasi-situasi baru, membangun konstruksi pemikiran dan aksi yang positif.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Semoga tulisan ini bermanfaat bagi penulis khususnya dan bagi dunia pendidikan pada umumnya..Amien.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Sumber Bacaan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Moeslichatoen      R. (1999). &lt;em&gt;Metode Pengajaran di Taman Kanak-Kanak&lt;/em&gt;, Depdikbud,      Dirjen Dikti, Proyek Pendidikan Tenaga Akademik IKIP Malang.&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Depdiknas      (2000). &lt;em&gt;Diklat calon instruktur guruTK atraktif, Pengembangan Model      Pendidikan untuk TK Atraktif&lt;/em&gt;, Depdiknas, Dirjen Dikdasmen,PPPG      Keguruan Jakarta, 2000.&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Fadjar      A. Malik, (2001). &lt;em&gt;Pendidikan dan Kreativitas&lt;/em&gt;, Renungan Hardiknas,      Harian KOMPAS, Mei 2001.&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Hapidin, (1999). &lt;em&gt;Model-model Pendidikan untuk Anak Usia Dini&lt;/em&gt;. &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt;: Ghiyats Alfiani Press&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6117795503719436378-4448762789896413857?l=flsyasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://flsyasha.blogspot.com/feeds/4448762789896413857/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2010/01/model-pembelajaran-atraktif-di-tk.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/4448762789896413857'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/4448762789896413857'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2010/01/model-pembelajaran-atraktif-di-tk.html' title='MODEL PEMBELAJARAN ATRAKTIF DI TK'/><author><name>Pelangi Jiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09399479583155838887</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IKsUIP5N6EA/TS1s7EIAYyI/AAAAAAAAABw/Tks7ju1A2Us/S220/foto2%2Bnokia%2BE63%2B023.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6117795503719436378.post-7271632137515893196</id><published>2009-11-28T19:04:00.000-08:00</published><updated>2009-11-28T19:05:21.146-08:00</updated><title type='text'>Mengejar Bayangan</title><content type='html'>&lt;div class="note_header"&gt;&lt;div class="note_title_share clearfix"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="byline"&gt; 18 Mei 2009 jam 5:31 &lt;span class="pipe"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="pipe"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt; &lt;div class="note_content text_align_ltr direction_ltr clearfix"&gt; &lt;div&gt;Pagi masih diselimuti embun, ketika dia melangkahkan kakinya menyusuri jalan setapak, hari ini dia memulai pencarian dan pengejarannyanya kembali. Seperti kemarin dan kemarinnya lagi dia mencari dan mencari.... berlari dan berlari.... Di tengah hamparan sawah, dibalik gunung yang menjulang, di lautan lepas yang terhampar..... Gemuruh suara ombak atau gelegar halilintar tiada menyurutkan pencariannya.&lt;br /&gt;Keinginan, harapan, kemudian bergumpal menjadi kemarahan yang terpendam dalam jiwanya seolah menggoyahkan diri untuk menghujat ketentuan Sang Pemilik Hidup. Maka, tiada kata lain selain mencari dan mengejarnya untuk meredam gumpalan yang semakin menghitam.&lt;br /&gt;Dia terus mencari... mencari....berlari....dan berlari.... Sejenak dia melepas 'Asa' dengan balutan ke-IKHLAS-an karena Sang Pemilik Hidup menghendakinya, berlabuh dalam bahtera membangun sebuah generasi kehidupan, membangun sebuah peradaban.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Boleh jadi kamu tidak menyenangi sesuatu padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesautu padahal itu tidak baik bagimu. Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui " (QS.2:216)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pencarian dilanjutkan kembali setelah pondasi dibangun kokoh, tiang dipancangkan, pejuang kesholehan  dilahirkan.........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Dan Dia yang menciptakan manusia dari air, lalu Dia jadikan manusia itu mempunya keturunan dari musharoh dan Tuhanmu adalah Maha Kuasa" (QS.25:54)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari sudah mulai senja......pencariannya dan pengejarannya tak pernah selesai sekalipun raga sudah mulai dimakan rayap yang bernama "USIA".&lt;br /&gt;Kali ini mantel ke-RIDHO-an dirapatkannya, bersiap pengejaran dan pencarian kembali, walaupun dia tahu yang dikejar dan dicarinya tak mungkin dijangkau seoerti bayangan dirinya, ada....menyatu..... namun tak bisa dijangkau&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Apa yang ada dilangit dan di bumi selalu meminta kepada-Nya. setiap waktu Dia dalam kesibukan. Maka ni'mat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan? Kami akan memberi perhatian sepenuhnya kepadamu wahai golongan jin dan manusia. Maka ni'mat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?" (QS.55:29-32)&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6117795503719436378-7271632137515893196?l=flsyasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://flsyasha.blogspot.com/feeds/7271632137515893196/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2009/11/mengejar-bayangan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/7271632137515893196'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/7271632137515893196'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2009/11/mengejar-bayangan.html' title='Mengejar Bayangan'/><author><name>Pelangi Jiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09399479583155838887</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IKsUIP5N6EA/TS1s7EIAYyI/AAAAAAAAABw/Tks7ju1A2Us/S220/foto2%2Bnokia%2BE63%2B023.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6117795503719436378.post-4294031093115661008</id><published>2009-11-28T19:02:00.000-08:00</published><updated>2009-11-28T19:03:42.812-08:00</updated><title type='text'>BUNDA SURGAWI (Persembahan untuk para bunda di seluruh dunia)</title><content type='html'>&lt;div class="note_header"&gt;&lt;div class="note_title_share clearfix"&gt;&lt;div class="byline"&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt; 11 Juni 2009 jam 23:03 &lt;span class="pipe"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="pipe"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div&gt;Wabilkhusus untuk ibundaku tercinta yang telah berpulang 27 tahun yang lalu....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bunda...&lt;br /&gt;Kami bersyukur pada Illahi&lt;br /&gt;Memberi berjuta Bunda berlimpah Cinta&lt;br /&gt;Rela meregang nyawa&lt;br /&gt;Berkorban bagi keluarga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bunda....&lt;br /&gt;Sepanjang sejarah...&lt;br /&gt;Bundalah yang paling banyak menanam jasa&lt;br /&gt;Hingga Rasululalh SAW memerintahkan manusia&lt;br /&gt;Menghormati Bundanya tiga kali lipat lebih besar dari Ayahnya sendiri&lt;br /&gt;Dibawah telapak kaki Bundalah surga terletak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bunda....&lt;br /&gt;Tetesan air matamu adalah saksi&lt;br /&gt;Cucuran peluhmu adalah kesturi&lt;br /&gt;kehadiranku yang senantiasa kausyukuri&lt;br /&gt;Hingga aku tumbuh mandiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bunda.....&lt;br /&gt;Kau adalah inspirasiku&lt;br /&gt;Pemompa semangat hidupku&lt;br /&gt;Terimakasih Bunda...&lt;br /&gt;Kau telah tebarkan Cinta&lt;br /&gt;Mendidik generasi pembangun Bangsa&lt;br /&gt;Menebar wewangian surga....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Dari ananda yang senantiasa mencintaimu...)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;= Dibacakan oleh ananda Salwa Fitria pada peringatan Hari Ibu Kabupaten Bekasi =&lt;/div&gt;&lt;div class="photo photo_right"&gt;&lt;div class="photo_img"&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/photo.php?pid=30171411&amp;amp;op=1&amp;amp;view=all&amp;amp;subj=87300527873&amp;amp;aid=-1&amp;amp;auser=0&amp;amp;oid=87300527873&amp;amp;id=1394102487"&gt;&lt;img src="http://photos-d.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs118.snc1/4737_1070597410535_1394102487_30171411_1466465_a.jpg" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6117795503719436378-4294031093115661008?l=flsyasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://flsyasha.blogspot.com/feeds/4294031093115661008/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2009/11/bunda-surgawi-persembahan-untuk-para.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/4294031093115661008'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/4294031093115661008'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2009/11/bunda-surgawi-persembahan-untuk-para.html' title='BUNDA SURGAWI (Persembahan untuk para bunda di seluruh dunia)'/><author><name>Pelangi Jiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09399479583155838887</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IKsUIP5N6EA/TS1s7EIAYyI/AAAAAAAAABw/Tks7ju1A2Us/S220/foto2%2Bnokia%2BE63%2B023.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6117795503719436378.post-5848599097584183882</id><published>2009-11-28T19:01:00.001-08:00</published><updated>2009-11-28T19:01:49.140-08:00</updated><title type='text'>PERCAKAPAN DI SUATU MALAM</title><content type='html'>&lt;div class="note_header"&gt;&lt;div class="byline"&gt;25 Juni 2009 jam 22:49 &lt;span class="pipe"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="pipe"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;  Seorang bunda bercakap-cakap dengan anaknya yang sedang menuju remaja di suatu malam yang bertaburan bintang, bercahaya rembulan…..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika hari semakin berlalu&lt;br /&gt;Tahun berganti diusiaku&lt;br /&gt;Tak terasa remaja sudah anak-anaku….&lt;br /&gt;Di suatu malam….&lt;br /&gt;Dia bercerita padaku&lt;br /&gt;Dengan mata berbinar&lt;br /&gt;Semangat darah muda berpendar&lt;br /&gt;Dia katakan padaku….&lt;br /&gt;Bunda….aku sedang menyenangi seseorang….&lt;br /&gt;Setengah berat, aku berusaha bijak&lt;br /&gt;Kukatakan padanya, senang, benci adalah fitrah manusia&lt;br /&gt;Pemberian illahi atas dasar sifat manusia&lt;br /&gt;Dia melanjutkan bertanya….&lt;br /&gt;Bunda….bolehkan aku “jadian” seperti temanku ?&lt;br /&gt;Sungguh, pertanyaannya menusuk hatiku&lt;br /&gt;Lagi-lagi aku berusaha bijak….&lt;br /&gt;Anaku, bagaimana perasaanmu kepadaku?&lt;br /&gt;Dia menjawab…. Sayang dan mencintaimu bunda….&lt;br /&gt;Apakah kau selalu mau bersamaku?&lt;br /&gt;Dia menatapku, tentu saja bunda…. Aku tak mau berpisah darimu&lt;br /&gt;Bagaimana perasaanmu apabila takdir Alloh memisahkan kita, walau kita tidak ingin berpisah….?&lt;br /&gt;Itu adalah sangat menyakitkan, Aku akan sangat sedih bunda….&lt;br /&gt;Bukankah ayahmu bisa menikah lagi dan kau punya ibu baru ?&lt;br /&gt;Seumur hidup engkau tetap ibuku dan kecintaanku padamu tidak pernah tergantikan&lt;br /&gt;Air mataku menetes satu-satu….&lt;br /&gt;Seperti itulah bila engkau sudah menyenangi seseorang dan menumpahkan kecintaanmu padanya,&lt;br /&gt;Engkau akan sangat bergantung padanya dan tak akan pernah ingin berpisah darinya&lt;br /&gt;Bila Alloh menjodohkan kalian, akan sangat menyenangkan&lt;br /&gt;Tetapi bila tidak….?&lt;br /&gt;Hanya akan menjadi catatan hitam yang menyakitkan&lt;br /&gt;Sakitnya terasa seumur hidup dan tak pernah bisa hilang….&lt;br /&gt;Aku tak ingin kalian mengalami rasa sakit seperti itu…&lt;br /&gt;Biarlah rasa senang itu tetap ada tanpa harus diwujudkan dalam pasangan “kekasih”&lt;br /&gt;Aku yakin seiring bertambah umurmu,&lt;br /&gt;Kesenanganmu-pun akan berganti….&lt;br /&gt;Gadisku terpaku, berusaha memahami nasehatku&lt;br /&gt;“ Trimakasih bunda… nasehatmu sangat berharga “&lt;br /&gt;Dia memeluku, sambil berbisik&lt;br /&gt;“Apakah bunda pernah mengalami hal itu….?”&lt;br /&gt;Air mataku tertahan dengan jawaban dihatiku&lt;br /&gt;(“ Ya…seumur hidup sakitnya tak pernah bisa hilang…aku tak ingin engkau mengalami hal yang sama…..”}&lt;br /&gt;“ Nak, percintaan seperti itu tidak direlakan Allah, Allah hanya merelakan yang halal untukmu…………”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Percakapan malam antara bunda dan anak gadisnya itu berakhir dengan membawa sebuah kesan bagi buah hatinya&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6117795503719436378-5848599097584183882?l=flsyasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://flsyasha.blogspot.com/feeds/5848599097584183882/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2009/11/percakapan-di-suatu-malam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/5848599097584183882'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/5848599097584183882'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2009/11/percakapan-di-suatu-malam.html' title='PERCAKAPAN DI SUATU MALAM'/><author><name>Pelangi Jiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09399479583155838887</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IKsUIP5N6EA/TS1s7EIAYyI/AAAAAAAAABw/Tks7ju1A2Us/S220/foto2%2Bnokia%2BE63%2B023.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6117795503719436378.post-7053182119757759398</id><published>2009-11-28T19:00:00.001-08:00</published><updated>2009-11-28T19:00:40.486-08:00</updated><title type='text'>Sekuntum " Cinta "</title><content type='html'>&lt;div class="note_header"&gt;&lt;div class="byline"&gt; 01 Mei 2009 jam 0:19 &lt;span class="pipe"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="pipe"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt; &lt;div class="note_content text_align_ltr direction_ltr clearfix"&gt; &lt;div&gt;Syahdan.... Dahulu di kota Kuffah seorang pemuda tampan, sholeh, ahli ibadah terpanah asmara oleh seorang gadis cantik jelita. Walau tak ada kata,mereka bicara dengan bahasa jiwa. Karena bahasa jiwa jauh lebih jujur, tulus dan apa adanya. Cinta yang tak terucap jauh lebih luhur dari hanya di ujung lidah. Benih cinta bersemi pada pertemuan yang tersamar, pertemuan yang berlangsung sangat sekejap, pertemuan yang selalu terhalang oleh hijab. Sang gadis tersipu malu merasakan getaran cinta yang sama semenjak pertama kali melihat sang pemuda&lt;br /&gt;Bila cinta telah singgah di hati, jiwa akan menjadi besi dan kekasihnya adalah magnit, kerinduan selalu ingin bertemu walau sekejap. Indahnya cinta terjadi saat seorang kekasih secara samar menatap bayangan orang yang dikasihi laksana air yang mampu menyirami, menyegarkan, menyuburkan pepohonan taman jiwa.&lt;br /&gt;Begitulah cinta...&lt;br /&gt;Ketika ia bersemi.. terkembang dalam kata, terurai dalam perbuatan&lt;br /&gt;Ketika hanya berhenti dalam hati... Cinta menjadi lemah dan tak berdaya&lt;br /&gt;Ketika hanya berhenti dalam kata... Cinta menjadi penuh kepalsuan dan TIDAK NYATA&lt;br /&gt;Ketika cinta sudah terurai jadi perbuatan.... Cinta itu sempurna seperti pohon&lt;br /&gt;akarnya terhunjam dalam hati, batangnya tertegak dalam kata, buahnya menjumbai dalam perbuatan.&lt;br /&gt;Persis seperti iman, terpatri dalam hati terucap dalam lisan dan dibuktikan oleh amal...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin dalam makna cinta direnungi, semakin besar fakta ini ditemukan.&lt;br /&gt;Cinta hanya kuat ketika ia datang dari pribadi yang kuat..&lt;br /&gt;Bahwa integritas cinta hanya mungkin lahir dari pribadi yang juga punya integritas...&lt;br /&gt;Karena cinta adalah KEINGINAN BAIK kepada orang yang kita cintai yang harus menampak setiap saat sepanjang kebersamaan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, agar cinta terselamatkan agar tidak menjadi liar dan selalu berada dalam keabadian serta berada dalam bingkai syari'atNya.... Cinta perlu disempurnakan dalam kebersamaan yang diridhoi-Nya..&lt;br /&gt;Begitupun dengan si Pemuda, diutusnya seseorang untuk meminang gadis pujaannya........&lt;br /&gt;Namun, kebahagiaan tidak selalu seiring sejalan dengan takdir Allah, ternyata gadis tersebut telah dipertunangkan dengan seseorang, walau sebenarnya sang gadis sangat menanti kedatangan si pemuda itu, namun.... dia tidak yakin apakah pemuda tersebut akan meminangnya....&lt;br /&gt;Pupus sudah harapan sang pemuda untuk menyemai cintanya dalam keutuhan syari'at, begitupun sang Gadis.... Tiada jalan lain, tiada jalan samping, belakang, kiri atau kanan.&lt;br /&gt;Mereka sadar betul jalinan asmara harus diakhiri, karena kalau tidak, justru akan merusak "Anugrah"&lt;br /&gt;Allah yang terindah ini....          &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Qoyyim Al-Jauziyah dalam bukunya Raudah Al-Muhibbin Wa Nuzhah Al-Musytaqin memberikan komentar tentang pengaruh cinta dalam kehidupan seseorang :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Cinta itu mensucikan akal, mengenyahkan kekhawatiran, memunculkan keberanian, mendorong berpenampilan rapi, membangkitkan selera makan, menjaga akhlaq mulia, membangkitkan semangat, mengenakan wewangian, memperhatikan pergaulan yang baik serta menjaga adab dan kepribadian. Tapi cinta juga merupakan ujian bagi orang-orang yang sholeh dan cobaan bagi ahli Ibadah "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Kutipan dari artikel seorang ustadz)&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6117795503719436378-7053182119757759398?l=flsyasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://flsyasha.blogspot.com/feeds/7053182119757759398/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2009/11/sekuntum-cinta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/7053182119757759398'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/7053182119757759398'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2009/11/sekuntum-cinta.html' title='Sekuntum &quot; Cinta &quot;'/><author><name>Pelangi Jiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09399479583155838887</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IKsUIP5N6EA/TS1s7EIAYyI/AAAAAAAAABw/Tks7ju1A2Us/S220/foto2%2Bnokia%2BE63%2B023.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6117795503719436378.post-2960218688450436941</id><published>2009-11-28T18:59:00.001-08:00</published><updated>2009-11-28T18:59:31.409-08:00</updated><title type='text'>Sentuhan Kalbu Bunda</title><content type='html'>&lt;div class="note_header"&gt;&lt;div class="byline"&gt; 24 April 2009 jam 11:35 &lt;span class="pipe"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="pipe"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt; &lt;div class="note_content text_align_ltr direction_ltr clearfix"&gt; &lt;div&gt;Anandaku sayang......&lt;br /&gt;Dalam malam yang menyelimuti bumi, gemerlap bintang menghiasi langit,dalam kekhusuan sujud yang panjang, Bunda bermunajat pada Illahi tentang keinginan di hati. Ditengah lelap tidurnya teman-temanmu, engkau mengikuti acara mabit di sekolahmu dalam rangka berdo'a bersama untuk kelulusan ujian nasionalmu, sungguh bunda sangat senang, bunda berharap acara ini bisa mendorong ananda untuk menjadi anak sholeh, sebagaimana yang bunda harapkan ketika dengan susah payah melahirkanmu.&lt;br /&gt;Ketika akhirnya engkau lahir dengan wajah lucumu, hanya satu do'a bunda pada saat itu :&lt;br /&gt;" Duhai Allah.... Engkaulah yang menggenggam takdir anaku ini,aku mohon padaMu ya Allah agar anak yang berada dihadapnku ini menjadi anak yang sholeh... Jadikanlah ia anak yang bisa memebahagiakanku kelak dihadapanMu ya Allah... Jadikanlah ia anak yang dapat membuatku bangga dihadapanMu ya Allah...&lt;br /&gt;Pertemukan kami kelak disyurgaMu ya Allah... Jangan Engkau pisahkan kami ya Allah.... Jangan Kau biarkan aku masuk ke syurgaMu tanpa anak ini disampingku ya Allah.... "&lt;br /&gt;Bunda selalu mengulang do'a itu setiap saat, dan bunda berharap do'a itu menjadi kenyataan&lt;br /&gt;Ananda belahan jiwaku...&lt;br /&gt;Maafkan bunda bila bunda sering menyuruhmu mengaji, belajar, puasa, sholat,yang mungkin membuat ananda tidak suka, bahkan tak jarang ananda menjawabnya dengan bentakan.&lt;br /&gt;jangan pernah dendam pada Ayah dan Bunda,.... Bantu Bunda dengan do'a-do'amu ya sayang... hanya do'a ikhlas yang bunda harapkan darimu...&lt;br /&gt; Hanya do'a ananda, amal  jariyah dan kerja da'wah Bunda selama ini yang dapat meringankan Bunda dihadapan Allah kelak...&lt;br /&gt;Ananda tersayang...&lt;br /&gt;Perlakukan Ayahmu dengan baik,sayangi beliau sebagaimana engkau menyayangi bunda.. Ayah sudah bekerja keras agar ananda dapat sekolah di sekolah terbaik. Buatlah ayah bangga dengan kesholehan dan budi pekertimu yang baik... Jangan pernah sakiti hatinya ya sayang.....&lt;br /&gt;Ananda permata hatiku...&lt;br /&gt;Gapai cita-citamu dengan kerja keras, belajarlah sungguh-sungguh, isi harimu dengan aktifitas yang dapat menjadikanmu lebih baik dan sholeh....&lt;br /&gt;Karena jadi apapun engkau, Engkau adalah tetap anaku, penerus cita-cita Ayah dan Bundamu, penerus generasi bangsa, penegak agama Allah di muka bumi.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Robbi.... Bantu kami membimbing mereka dijalan-Mu sehingga kami dapat mengembalikannya padaMu dalam keadaan fitrah seperti Engkau memberikannya kepada kami dalam keadaan Fitrah pula...&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="photo photo_left"&gt;&lt;div class="photo_img"&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/photo.php?pid=30131509&amp;amp;op=1&amp;amp;view=all&amp;amp;subj=71845967873&amp;amp;aid=-1&amp;amp;auser=0&amp;amp;oid=71845967873&amp;amp;id=1394102487"&gt;&lt;img src="http://photos-h.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs012.snc1/2925_1053972874932_1394102487_30131509_7227215_a.jpg" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt; &lt;input name="charset_test" value="€,´,€,´,水,Д,Є" type="hidden"&gt;&lt;input id="fb_dtsg" name="fb_dtsg" value="T6AKl" type="hidden"&gt;&lt;input id="feedback_params" name="feedback_params" value="{&amp;quot;source&amp;quot;:&amp;quot;2&amp;quot;,&amp;quot;target_fbid&amp;quot;:&amp;quot;71845967873&amp;quot;,&amp;quot;target_owner&amp;quot;:&amp;quot;1394102487&amp;quot;,&amp;quot;actor&amp;quot;:&amp;quot;1394102487&amp;quot;,&amp;quot;target_owner_name&amp;quot;:&amp;quot;Lusiana Rachmawati&amp;quot;,&amp;quot;item_id&amp;quot;:&amp;quot;1809030388&amp;quot;,&amp;quot;type_id&amp;quot;:&amp;quot;14&amp;quot;,&amp;quot;assoc_obj_id&amp;quot;:&amp;quot;&amp;quot;,&amp;quot;check_hash&amp;quot;:&amp;quot;5a755723729ce9df&amp;quot;,&amp;quot;num_comments&amp;quot;:&amp;quot;6&amp;quot;,&amp;quot;extra_story_params&amp;quot;:[],&amp;quot;source_app_id&amp;quot;:&amp;quot;&amp;quot;,&amp;quot;extra_data&amp;quot;:[]}" autocomplete="off" type="hidden"&gt;&lt;input id="post_form_id" name="post_form_id" value="cb2c04331b4f7f3948246dcf919d7060" autocomplete="off" type="hidden"&gt;&lt;span class="UIActionLinks UIActionLinks_bottom"&gt;Diperbarui sekitar 7 bulan yang lalu · &lt;label class="comment_link" onclick="return fc_expand(this);" title="Klik di sini untuk meninggalkan komentar"&gt;Komentar&lt;/label&gt; · &lt;button class="like_link stat_elem as_link" title="Klik di sini jika Anda suka" type="submit" name="like" onclick="fc_expand(this, false); return true;"&gt;&lt;span class="default_message"&gt;Suka&lt;/span&gt;&lt;/button&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6117795503719436378-2960218688450436941?l=flsyasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://flsyasha.blogspot.com/feeds/2960218688450436941/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2009/11/sentuhan-kalbu-bunda.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/2960218688450436941'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/2960218688450436941'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2009/11/sentuhan-kalbu-bunda.html' title='Sentuhan Kalbu Bunda'/><author><name>Pelangi Jiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09399479583155838887</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IKsUIP5N6EA/TS1s7EIAYyI/AAAAAAAAABw/Tks7ju1A2Us/S220/foto2%2Bnokia%2BE63%2B023.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6117795503719436378.post-4471817018606178717</id><published>2009-11-28T18:57:00.000-08:00</published><updated>2009-11-28T18:58:18.223-08:00</updated><title type='text'>KESEDIHAN</title><content type='html'>&lt;div class="note_header"&gt;&lt;div class="note_title_share clearfix"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="byline"&gt; 10 Agustus 2009 jam 11:36 &lt;span class="pipe"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="pipe"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;  Seorang anak yang cerdas, sholeh, tengah mendapatkan ujian berupa fitnah menjalani hukuman di balik jeruji, Ayah Ibu menjenguknya, walau mereka terlihat tabah, sang anak tahu bahwa mereka memendam kesedihan. Maka, menulislah dia di dinding penjara seolah berbicara kepada ke dua orangtuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah, Bunda, teriris hatiku melihat wajahmu… walau tak banyak kata terucap, aku tahu engkau memendam kesedihan yang mendalam atas apa yang menimpaku… Ingatlah akan janji Allah pada kita Ayah, Bunda….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Sekali-kali bukanlah harta dan anak-anak kalian yang dapat mendekatkan diri kalian kepada kami sedekat-dekatnya, melainkan orang yang beriman dan beramal seholehlah. Mereka itulah yang akan memperoleh balasan yang berlipat ganda sebagai balasan terhadap amal yang telah mereka kerjakan dan mereka aman sentosa di tempat-tempat yang tinggi (di dalam surga) “ – QS.34:37&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang penyair pernah berkata :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski hari silih berganti&lt;br /&gt;Dengan segala kesulitan dan kemudahan&lt;br /&gt;Yang ada didalamnya&lt;br /&gt;Namun masih saja ada kesulitan hidup&lt;br /&gt;Yang keras dan sulit untuk ditaklukan&lt;br /&gt;Hingga hidup terasa hina&lt;br /&gt;Dan tak menjadi indah dibuatnya&lt;br /&gt;Namun tetap saja kami jalani segalanya&lt;br /&gt;Dengan jiwa yang tenang&lt;br /&gt;Kami mampu menanggung kehidupan berat&lt;br /&gt;Yang sulit dipikulkan&lt;br /&gt;Untung saja kami masih memiliki&lt;br /&gt;Jiwa yang mampu bersabar&lt;br /&gt;Hingga tujuann hidup dapat diwujudkan&lt;br /&gt;Meski banyak orang yang tak berdaya menghadapinya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah Bunda sering menngingatkan aku disaat aku bersedih dengan sebuah syair yang dilantunkan oleh Tsabit Ibnu Zuhair :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang tidak akan gagal&lt;br /&gt;Selagi ia serius berusaha&lt;br /&gt;Segala urusan yang sulit atau yang remeh&lt;br /&gt;Dapat ditangani dengan baik&lt;br /&gt;Orang yang memiliki prinsip&lt;br /&gt;Adalah orang yang tidak hanya menerima perintah&lt;br /&gt;Namun ia punya orientasi sendiri&lt;br /&gt;Dan memiliki visi yang jelas&lt;br /&gt;Itulah orang pilihan&lt;br /&gt;Yang hidup bukan sebagai pecundang&lt;br /&gt;Meski kesempatan telah tertutup baginya&lt;br /&gt;Semangat di dalam dada akan tetap terus berkobar&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bagaimanapun, sesuatu yang telah ditentukan pasti akan terjadi dan tak bisa dicegah, ia akan tetap datang kepada orang yang menerima atau orang yang menolaknya. Bedanya, orangn yang menerima akan mendapat pahala dan kebahagiaan sedangkan orang yangn menolak akan mendapat dosa dan kesengsaraan.&lt;br /&gt;Ayah…Bunda… aku bangga terlahir menjadi anak kalian, yang punya visi dan misi ketika ingin melahirkan aku, mempunyai kesholehan dan semangat untuk memberikan aku pendidikan terbaik, sehingga pada hari ini ketika ujian berat sedang menimpaku aku dapat menjalaninya dengan tabah seperti bekalan yang telah engkau tanamkan padaku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Sesungguhnya Allah bila mencintai suatu kaum niscaya Dia akan memberinya ujian. Barangsiapa ridha terhadap ujianNya, Allah pun akan ridho kepadanya. Barangsiapa yang marah akan ujianNya,maka Allah pun akan marah kepadanya”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6117795503719436378-4471817018606178717?l=flsyasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://flsyasha.blogspot.com/feeds/4471817018606178717/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2009/11/kesedihan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/4471817018606178717'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/4471817018606178717'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2009/11/kesedihan.html' title='KESEDIHAN'/><author><name>Pelangi Jiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09399479583155838887</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IKsUIP5N6EA/TS1s7EIAYyI/AAAAAAAAABw/Tks7ju1A2Us/S220/foto2%2Bnokia%2BE63%2B023.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6117795503719436378.post-5901561392063205994</id><published>2009-11-28T18:54:00.000-08:00</published><updated>2009-11-28T18:55:17.148-08:00</updated><title type='text'>KETIKA KAU PANGGIL AKU " IBU"</title><content type='html'>&lt;div class="note_header"&gt;&lt;div class="note_title_share clearfix"&gt;&lt;div class="byline"&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt; 02 September 2009 jam 9:27 &lt;span class="pipe"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="pipe"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;/div&gt;&lt;/div&gt; &lt;div class="note_content text_align_ltr direction_ltr clearfix"&gt; &lt;div&gt;IBU&lt;br /&gt;Tiada kata yang paling menggetarkan ketika engkau belajar memanggilku "Ummi" dengan lidahmu yang terbata, mengeja huruf satu persatu. Dan...tiba-tiba saja terpeta dihadapanku seorang bayi mungil yang mengisi rahimku sembilan bulan penuh. Menyadari keberadaan makhluk hidup dalam tubuhku untuk pertamakalinya adalah perjuangan adaptasi tersendiri, perjuangan mengatasi masa sulit akibat pengaruh hormonal adalah sebuah semangat tersendiri untuk menjaganya agar tumbuh sempurna. Sajadah dibentangkan disetiap sepertiga malam, memohon pada pemiliknya agar diberi kekuatan membesarkannya. Dan....keajaiban itu menjelma menjadi seorang bayi mungil nan cantik, gambaran perpaduan orangtuanya, Subhanallah.....&lt;br /&gt;IBU&lt;br /&gt;Episode kehidupan itu telah dimulai, gemerlap masa muda dengan segala godaannya ditanggalkan sudah, kata itu telah mengajari makna sebuah tanggungjawab menjadi orangtua yang akan dimintai pertanggungjawabannya secara hakiki. Kebanggaan terhadap diri sendiri ketika masa muda membelenggu berubah menjadi sebuah pengorbanan yang tulus ketika harus memulai peran menjadi seorang Ibu.&lt;br /&gt;IBU&lt;br /&gt;&lt;span&gt; Dari getaran jantung dan pembuluh darah yang mengalir dari tubuhku, kutransfer makanan melalui selang-selang plasenta untuk penyambung hidupmu, berlanjut setelah engkau ada dengan bulir-bulir air susu ibu....Subhanallah....engk&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;au tertidur dalam dekapanku dengan perut kekenyangan&lt;br /&gt;IBU&lt;br /&gt;Betapa kata itu menggetarkan kalbu... Kuajarkan kau panggilan Ummi terinspirasi dari kehidupan para nabi agar semangat kebaikan terus bergulir waktu demi waktu...Kehadiranmu membuat duniaku berubah, penuh cahaya dan gairah kehidupan untuk menghadapi terjalnya perjalanan berat kampung dunia. Hidup tak lagi terasa sepi ada engkau yang selalu menemani, kutemani dan ditemani&lt;br /&gt;IBU&lt;br /&gt;Kata itu mengispirasi dan mendorongku untuk tetap dalam koridor yang telah ditentukan Sang Pencipta membangun eksistensi diri lebih bermakna, agar menjadi inspirasi bagimu untuk menuai kebaikan bersama mencintai sang Rabb yang lebih utama.....&lt;br /&gt;Ah... tak terasa enambelas tahun sudah engkau ditanganku, saatnya engkau belajar mendaki sendiri terjalnya kehidupan dengan bekal yang telah aku berikan,dasar keimanan yang ditancapkan dan aku tetap mendorong dibelakangmu, membantu, menjaga agar kau tidak terpleset jatuh.....&lt;br /&gt;IBU&lt;br /&gt;Tepat hari Kamis tanggal 2 september pukul 19.30 setelah 8 jam diinduksi, akhirnya.... terlahirlah seorang bayi mungil sebesar 2,4 kg dengan wajah mungil nan cantik....&lt;br /&gt;Dalam kesedihan khawatir tidak bisa menunaikan amanah langit, kegembiraan yang meluap mensyukuri dititipkannya engkau kepadaku, walau aku tidak terlalu paham apakah benar menurut kaidah bahasa arab, kuberi engkau nama dengan penuh do'a.....&lt;br /&gt;ASY-SYIFA FARAH AZMI (Obat pelipur lara yang utama)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Ya Allah ya Tuhan kami....anugrahkanlah kepada kami dan pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati kami dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang2 bertakwa " (QS. 25 : 74)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Sekiranya tidak karena putri-putri yang bagaikan bulu burung dara&lt;br /&gt;jatuh berserakan sedikit demi sedikit&lt;br /&gt;niscaya aku akan pergi dengan perasaan gundah&lt;br /&gt;di bumi yang luas dan panjang&lt;br /&gt;tetapi, anak-anak kita berada di sekeliling kita&lt;br /&gt;jantung-jantung hati kita berjalan di permukaan bumi&lt;br /&gt;Sekiranya angin berhembus menghempas sebagian mereka&lt;br /&gt;niscaya mataku tak akan terpejam.... "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SELAMAT MILAD ANAKU... Jadilah Engkau Generasi Qur'an yang Hakiki, menyuarakan kebaikan demi kebaikan sepanjang hayat.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Love forever&lt;br /&gt;Ummi, Abi dan Adik-adik&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6117795503719436378-5901561392063205994?l=flsyasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://flsyasha.blogspot.com/feeds/5901561392063205994/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2009/11/ketika-kau-panggil-aku-ibu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/5901561392063205994'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/5901561392063205994'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2009/11/ketika-kau-panggil-aku-ibu.html' title='KETIKA KAU PANGGIL AKU &quot; IBU&quot;'/><author><name>Pelangi Jiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09399479583155838887</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IKsUIP5N6EA/TS1s7EIAYyI/AAAAAAAAABw/Tks7ju1A2Us/S220/foto2%2Bnokia%2BE63%2B023.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6117795503719436378.post-220155567379899306</id><published>2009-08-31T00:44:00.000-07:00</published><updated>2009-08-31T00:45:06.290-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dunia pendidikan'/><title type='text'>Setiap Anak punya potensi untuk BERPRESTASI</title><content type='html'>&lt;div class="note_header"&gt;&lt;div class="note_title_share clearfix"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="byline"&gt; Hari ini jam 13:03&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;  Setiap Anak punya potensi untuk BERPRESTASI&lt;br /&gt;Oleh: Ledia Hanifa Amaliah *&lt;br /&gt;(artikel dimuat di majalah Al Hikmah Surabaya)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SMS saya pada putra kedua yang sedang mengikuti babak final Lomba Lukis Remaja Tingkat Nasional di jawab, “Aku nggak menang, tapi puas banget”. Hmm…bisa mengambil pelajaran dari sebuah nilai persaingan dan pertemanan adalah prestasi baginya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi kami prestasi tak mesti bermakna menjadi juara, meraih piala. Prestasi bagi setiap keluarga pasti memiliki definisi operasional yang berbeda. Ada yang menganggap bahwa menjadi juara kelas barulah disebut berprestasi. Ada pula yang beranggapan bahwa tercapainya target yang di tetapkan bersama adalah prestasi. Yang lainnya menyebutkan bahwa proses yang berjalan ke arah positif sudah merupakan sebuah prestasi. Yang pasti, ukuran prestasi harus disesuaikan dengan usia perkembangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum orang tua mendorong anak untuk memiliki “prestasi” seperti impian kita, perlu upaya mengenali potensi masing-masing anak karena mereka adalah makhluk yang unik. Potensi yang harus dipandang secara jernih tanpa memasukkan pretensi orang tua, yang secara tidak sadar sering “mematok” impian masa kecil kita pada anak tanpa menimbang apakah ia menyetujuinya atau tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada salahnya jika orang tua secara terbuka mendiskusikan kelebihan dan kekurangan anak dalam obrolan-obrolan ringan dengan mereka. Termasuk usulan-usulan untuk meminimalisir kekurangannya dan memperbesar potensi yang dimilikinya. Tidak ada salahnya jika kita membuka peta potensi ini pada semua anak yang sudah dapat diajak berdialog. Dengan demikian mereka berpikir bahwa orang tua tetap berlaku adil walau memperlakukan anak secara berbeda. Meskipun orang tua tidak bermaksud membandingkan atau membedakan satu anak dengan lainnya. Anak belajar bahwa orang tua mereka memberi support pada masing-masing anak sesuai kebutuhannya. Anak jadi tahu bahwa orang tua akan selalu mendukung mereka untuk berprestasi dalam bidang yang mereka minati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang kala kita terhenyak dengan keputusan anak untuk mengelola potensi yang dimilikinya. Acapkali kita mendorong terlalu keras. Maksud hati ingin menunjukkan dukungan, tetapi tidak selalu disambut positif oleh anak. Orang tua bisa jadi memandang sang anak memiliki potensi kuat untuk berprestasi dalam bidang akademis misalnya. Namun ternyata sang anak memutuskan untuk mengembangkan bakat seninya. Sesuatu yang mungkin membuat kita khawatir akan masa depannya. Biarkan anak mengeksplorasi potensinya sehingga ia memiliki jutaan pengalaman yang akan menjadi modal hidupnya kelak. Kita tinggal mengarahkan dan berdo’a agar langkahnya diridhoi Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang paling krusial justru ketika anak tidak mengenali potensi dirinya, tidak mau mengembangkannya dan kita selaku orang tua memaksakan kehendak. Sudah saatnya kita membuka komunikasi yang produktif dengan buah hati kita. Komunikasi yang mengarahkan mereka pada pilihan hidup yang sudah diketahui segala resikonya dan mereka mengoptimalkan potensi yang dimiliki untuk kebaikan umat manusia. Inilah prestasi sesungguhnya. Wallahu’alam&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6117795503719436378-220155567379899306?l=flsyasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://flsyasha.blogspot.com/feeds/220155567379899306/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2009/08/setiap-anak-punya-potensi-untuk.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/220155567379899306'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/220155567379899306'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2009/08/setiap-anak-punya-potensi-untuk.html' title='Setiap Anak punya potensi untuk BERPRESTASI'/><author><name>Pelangi Jiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09399479583155838887</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IKsUIP5N6EA/TS1s7EIAYyI/AAAAAAAAABw/Tks7ju1A2Us/S220/foto2%2Bnokia%2BE63%2B023.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6117795503719436378.post-2966328325197452228</id><published>2009-08-30T18:52:00.000-07:00</published><updated>2009-08-30T18:53:16.674-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dunia pendidikan'/><title type='text'>PENDIDIKAN BOARDING : Antara semangat perbaikan dan realita</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Sebuah pendidikan yang berkembang dalam suatu Negara beriringan dengan pola pendidikan keluarga dimasyarakat yang diwarnai oleh perkembangan peradaban.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Hal ini sangat berpengaruh pada keberadaan sebuah lembaga pendidikan, sehingga model pendidikan yang dibuat dalam suatu masa tidak selalu popular dimasa berikutnya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Seperti halnya pandangan kebutuhan masyarakat pada suatu pendidikan yang menggabungkan antara perkembangan ilmu pengetahuan modern yang berbasis agama saat ini sangat diminati, kenapa? Karena masyarakat semakin menyadari bahwa seseorang dimasa mendatang, selain perlu dibekali sebuah pendidikan umum dia juga perlu dibekali pendidikan agama yang kuat agar terlahir menjadi orang-orang yang berakhlak mulia dalam menjalankan kehidupannya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;Disadari atau tidak, peradaban yang sudah sedemikian berkembang menuju era globalisasi sehingga dapat memenuhi kebutuhan manusia secara lebih instant, mempengaruhi jalannya sebuah keluarga, kesibukan orangtua dalam menghadapi persaingan hidup di luar rumah atas nama demi keluarga seringkali menciptakan kesenjangan hubungan antara orangtua dan anak.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Untuk menebus rasa&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;bersalah, orangtua memfasilitasi dengan berbagai macam kebutuhan hidupnya. Maka, tanpa disadari atau tidak dengan pengaruh peradaban ini akhirnya menciptakan manusia-manusia yang serba instant, tidak survive dan kurang kreatif.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Melihat kenyataan ini banyak kemudian para orangtua yang sebagian besar &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;berasal dari masyarakat perkotaan mencari sebuah lembaga pendidikan yang modern berbasis agama, agar mereka merasa lebih aman ketika anak-anaknya berada dalam sebuah lembaga pendidikan yang dapat memenuhi selain kebutuhan ilmu pengetahuan (IPTEK) namun juga agama (IMTAQ). &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;Salahsatu yang menjadi pilihan alternative saat ini adalah lembaga pendidikan &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;“ Boarding School “. Keberadaan sekolah model seperti ini disemangati dengan sebuah keyakinan akan perbaikan dari model yang sudah ada yaitu pesantren yang selama ini kelihatannya monoton dg system pendidikannya dan terkesan feodal, sehingga keberadaan pesantren tidak menjadi popular dimasyarakat, terutama masyarakat perkotaan. Belum lagi pengelolaannya yang kaku dan diwarnai dominasi pendoktrinan serta funishman semata. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Pendidikan boarding school merebak dimana-mana dengan rata-rata mengambil konsep dasar sekolah menengah pertama atau atas sederajat dengan berbagai fasilitas dan pelayanan yang beragam, walau ada juga yang mengambil segmen anak-anak usia sekolah dasar, namun jumlahnya tidak seberapa. Output dari pendidikan semacam ini adalah lahirnya generasi-generasi mandiri, kreatif berakhlak mulia dan berilmu pengetahuan tinggi.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;Tentu bukan suatu hal yang mudah untuk mengelola anak-anak sekolah menengah dan atas yang mempunyai karakter beragam menuju masa pubertas, kalau tidak pandai-pandai menyentuh mereka dari sisi kepribadiannya, semua konsep pendidikan yang diajarkan bukan membekas pada anak, malah menimbulkan perlawanan dari anak itu sendiri, serta menuai protes dari orangtua yang merasa telah membayar mahal untuk perkembangan anaknya serta anak punya kesan buruk terhadap pendidikan yang dijalaninya di masa mendatang. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Pendidikan boarding school akan menjadi sebuah trademark apabila dapat dikelola secara baik dan dapat menghasilkan output yang berkualitas, namun sebaliknya apabila tidak maka lembaga pendidikan ini hanya akan menjadi kenangan yang tercatat dalam sejarah sebagai alternative lembaga pendidikan yang berusaha melakukan sebuah perubahan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Ada&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; beberapa hal yang seringkali menjadi kendala dalam perkembangan model pendidikan ini :&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0in;" start="1" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Masalah sumberdaya Manusia&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;- Kurang wawasan/kurang dewasa&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify;"&gt;Sangat disayangkan, seringkali keberadaan boarding school untuk anak-anak remaja tidak didukung oleh pengetahuan SDM nya tentang psikologi anak remaja, dan bagaimana pendekatannya terhadap mereka.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Pendekatan masih memakai model yang sama hanya dikemas dengan cara modern. Muatan pendidikan lebih banyak diwarnai punishman dibandingkan reward. Yang menjadi wali asrama seringkali anak-anak muda yang baru lulus kuliah, sehingga dari sisi emosi tidak terlalu matang, dalam menyelesaikan masalah pun lebih subyektif dan kurang obyektif&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.75in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Sering berganti SDM&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify;"&gt;Masalah yang cukup krusial adalah masalah pergantian pengajar yang seringkali terlalu cepat sehingga penyampaian pengajaran tidak bisa tuntas.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Adaptasi dengan anak atau dari anak pun tidak bisa cepat yang secara otomatis sangat berpengaruh terhadap berjalannya KBM (kegiatan belajar mengajar)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.75in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Kesejahteraan yang kurang terperhatikan&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -9pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Bagaimanapun mereka manusia biasa, yang punya banyak kebutuhan, keikhlasan dibarengi dengan kesejahteraan akan lebih baik hasilnya dalam mengelola anak didik daripada keikhlasan yang dipaksakan tanpa perhatian yang cukup.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sangat disayangkan banyak dari pengelola merasa bahwa dengan memberikan salah satu fasilita, kesejahteraan sdm telah tuntas,padahal tidak demikian. Sehingga hal ini sangat berpengaruh terhadap kinerja mereka dalam mencurahkan perhatian kepada anak didiknya&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0in;" start="2" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Timbulnya intrik&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;Belum lagi intrik internal didalam tubuh pemilik dan pengelola yang berbeda visi dan misi semakin mewarnai kekisruhan lembaga ini.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Hampir di semua lembaga pendidikan swasta masalah intrik ini seringkali merebak.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0in;" start="3" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Tidak mampu mempertahankan visi dan misi&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;Tahun awal berdiri, terlihat masih sesuai dengan visi misi yang ditawarkan dengan sdm-sdm yang berkualitas.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Namun, tahun-tahun berikutnya arah pendidikan seolah menjauh dari visi misi&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0in;" start="4" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Manajemen internal&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;Yang tidak bisa dipungkiri adalah kebutuhan mempertahankan sdm yang mempunyai pengaruh kuat dalam mempertahankan citra lembaga pendidikan. Dengan kata lain, sdm-sdm lama seharusnya dipertahankan dan difasilitasi agar tetap bertahan ada di lingkungan pendidikan tersebut. Karena bagaimanapun mereka layak diberikan penghargaan sebagai orang pertama yang menancapkan pondasi awal terhadap anak-anak dalam pembangunan lembaga pendidikan ini. Namun, yang seringkali terjadi adalah diambilnya jalan pintas dengan membiarkan sdm tersebut mengundurkan diri tanpa memberikan penghargaan yang layak sebagaimana mestinya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Memang, ini adalah wilayah jasa yang membutuhkan keikhlasan namun bukan berarti tanpa penghargaan.&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0in;" start="5" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Ketidak konsistenan dalam menerapkan      peraturan-peraturan.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;Bagaimanapun juga mereka adalah anak-anak remaja yang harus diperlakukan sesuai dengan usianya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Peraturan yang terlalu kaku hanya akan mematikan kreatifitas mereka dan menimbulkan perlawanan, begitupun sebaliknya peraturan yang longgar hanya akan membuat mereka tumbuh tanpa aturan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Untuk itu, sebuah peraturan perlu dikomunikasikan dan dibuat bersama agar tumbuh kesadaran dalam mentaati peraturan tersebut, bukankah yang dinginkan adalah tumbuhnya kesadaran mereka dalam melakukan kebaikan daripada melakukan kebaikan hanya sekedar memenuhi kewajiban?&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0in;" start="6" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Pendekatan yang kurang fleksibel&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;Anak-anak di usia remaja butuh tempat untuk berbagi, tidak perlu selalu diberi solusi minimal didengarkan apa yang mereka suarakan. Ketika mereka dititipkan oleh orangtuanya, maka pada saat itu tanggungjawab beralih di pundak para sdm boardingschool yang ada. Mereka orangtua bagi anak-anak tersebut.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Maka, seharusnyalah para pendidik dilingkungan tersebut menjadi orangtua bagi mereka yang siap menampung dan mendengarkan keluhkesah mereka, yang ada setiap saat mereka membutuhkan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Anak seringkali diberi label buruk tanpa diberi kesempatan untuk membela diri atau ditinjau permasalahannya&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Bagi dunia pendidikan islam dengan banyak berdirinya model pendidikan boarding school ini adalah sebuah kebanggaan tersendiri, tinggal bagaimana mengelolanya sedemikian rupa agar mengalami kemajuan yang lebih baik lagi sehingga mampu bersaing di dunia pendidikan internasional.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Cikarang, agustus 2009&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6117795503719436378-2966328325197452228?l=flsyasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://flsyasha.blogspot.com/feeds/2966328325197452228/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2009/08/pendidikan-boarding-antara-semangat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/2966328325197452228'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/2966328325197452228'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2009/08/pendidikan-boarding-antara-semangat.html' title='PENDIDIKAN BOARDING : Antara semangat perbaikan dan realita'/><author><name>Pelangi Jiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09399479583155838887</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IKsUIP5N6EA/TS1s7EIAYyI/AAAAAAAAABw/Tks7ju1A2Us/S220/foto2%2Bnokia%2BE63%2B023.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6117795503719436378.post-623128383038087872</id><published>2009-07-14T08:48:00.001-07:00</published><updated>2009-07-14T08:57:43.766-07:00</updated><title type='text'>Hikmah dibalik musibah</title><content type='html'>&lt;meta http-equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CFAIZAL%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="place"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="City"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:WordDocument&gt;   &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:PunctuationKerning/&gt;   &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;   &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:Compatibility&gt;    &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;    &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;    &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;    &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;    &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:BrowserLevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:LatentStyles DefLockedState="false" LatentStyleCount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !mso]&gt;&lt;object  classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id=ieooui&gt;&lt;/object&gt; &lt;style&gt; st1\:*{behavior:url(#ieooui) } &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;span style=""&gt;                  &lt;/span&gt;Sebuah bencana atau musibah seringkali datang tiba-tiba, dan tentu saja tanpa diharapkan, kedatangannya seringkali pada saat manusia dalam keadaan lengah.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Begitu pula bencana nasional yang kali ini melanda Indonesia di kawasan Jogyakarta dan Jawa-Tengah berupa gempa dengan kekuatan 5,9 skala lichter, tidak ada yang menyangka sebelumnya bahwa akan terjadi gempa seperti ini, karena sebelumnya di daerah tersebut dikhawatirkan terjadi ledakan gunung merapi yang sejak beberapa waktu yang lalu aktif dan mulai mengeluarkan awan panas dan pijaran api.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tentu saja, persiapan penyelamatan yang dilakukan pemerintah setempat dikonsentrasikan untuk mengevakuasi korban jauh dari pusat ledakan gunung merapi.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Namun, siapa yang menduga &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;kalau kemudian yang terjadi malah gempa yang meluluhlantakan &lt;st1:place w:st="on"&gt;&lt;st1:city w:st="on"&gt;kota&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Jogyakarta, Jawa-Tengah dan sekitarnya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dalam kondisi seperti itu, manusia seolah diingatkan kembali pada keterbatasannya selaku makhluk penghuni bumi, yang keberadaannya hanyalah sekedar menjalankan peran yang diamanahkan Illahi, penguasa alam semesta, tidak punya daya dan kekuatan apa-apa, &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;sekalipun seorang mbah Maridjan yang mengaku dirinya bisa berkomunikasi dengan penguasa gunung Merapi, padahal jelas-jelas apa yang dia kemukakan menyalahi ketentuan Alloh, siapakah penguasa gunung Merapi sebenarnya? Apakah mungkin jin, dedemit yang notabene adalah kelompok syaithon dimana derajatnya jauh lebih hina dari manusia? Dalam kondisi seperti ini sudah selayaknya kita selaku manusia yang tidak punya daya dan kekuasaan apa-apa berinstropeksi diri dengan memaknai musibah seperti halnya shohabat Rosululloh SAW yaitu Umar bin Khottob dalam memaknai atau mengambil hikmah dari sebuah musibah, beliau katakan setiap kali kita kena musibah, sesungguhnya disana ada 4 ni’mat Alloh, yaitu &lt;i style=""&gt;pertama&lt;/i&gt;Tetaplah tenang selama musibah itu tidak menimpa keimanan kita, karena sesungguhnya musibah yang paling besar adalah apabila keimanan kita sesat dari jalan Alloh dengan berdo’a “ Ya Alloh, jangan timpakan musibah pada keimanan kami. Dan janganlah Engkau jadikan dunia sebagai pusat perhatian kami”.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;i style=""&gt;Kedua &lt;/i&gt;Yakinlah bahwa musibah yang menimpa dia tidak seberapa, karena ada musibah yang lebih besar lagi dari musibah yang menimpa kita ini dengan mengucapkan “Innalillahi Wainna Ilaihi Rooji’un”.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;i style=""&gt;Ketiga,&lt;/i&gt;Ridho terhadap segala ketentuan-Nya, karena Ridho lebih besar tingkatannya daripada sabar, seperti kisah Nabi Yakub yang kehilangan nabi Yusuf anaknya, beliau tetap sabar dan Ridho menerima kenyataan bahwa anaknya telah hilang, sampai akhirnya bertahun-tahun kemudian Alloh mempertemukan mereka. &lt;i style=""&gt;Keempat&lt;/i&gt;,Berharap Alloh memberi ganjaran terhadap musibah itu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Karena “Sesungguhnya segala bentuk musibah (cobaan) adalah pengangkat derajat orang yang mendapatkan musibah tersebut, pelipat ganda kebajikan, penghapus dosa, selama musibah tersebut dihadapi dengan sabar dan ikhlas, maka dosa akan berguguran sebagaimana rontoknya daun-daun”&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;hal ini pula yang kemudian membuat Umar bin Khottob tidak memandang musibah sebagai musibah tapi pembawa ni’mat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Sudah saatnya kita manusia yang lemah ini bangun dan tersadar, hilangkan segala sifat uzub atau sombong, takabur dengan merendahkan diri dihadapan Alloh, merendahkan hati dihadapan sesama manusia.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Gempa yang meluluhlantakan Jogyakarta, Jawa-Tengah dan sekitarnya hanyalah satu dari sekian musibah yang ada dalam kehidupan kita, namun tetaplah yakin bahwa semakin bertambahnya keimanan akan semakin banyak ujian yang kita hadapi “Apakah manusia&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;itu mengira bahwa mereka akan dibiarkan saja (mengatakan) &lt;i style=""&gt;Kami telah beriman&lt;/i&gt; sedang mereka tidak diuji lagi?”.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6117795503719436378-623128383038087872?l=flsyasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://flsyasha.blogspot.com/feeds/623128383038087872/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2009/07/hikmah-dibalik-musibah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/623128383038087872'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/623128383038087872'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2009/07/hikmah-dibalik-musibah.html' title='Hikmah dibalik musibah'/><author><name>Pelangi Jiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09399479583155838887</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IKsUIP5N6EA/TS1s7EIAYyI/AAAAAAAAABw/Tks7ju1A2Us/S220/foto2%2Bnokia%2BE63%2B023.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6117795503719436378.post-1310738788040669951</id><published>2009-07-14T08:30:00.000-07:00</published><updated>2009-07-14T08:31:22.915-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita Fiksi'/><title type='text'>SEBUAH PILIHAN</title><content type='html'>Disebuah keheningan malam, di saat orang-orang masih terbuai dalam peraduan, terdengar sayup-sayup seorang perempuan melafalkan kalam illahi&lt;br /&gt;“Ahasibannaasu anyutrokuu anyaquulu aamanna wahum laa yuftanuun&lt;br /&gt;Walaqod fatannalladziina minqoblihim falaya’lamnnallohulladziina shodaquu walaya’lamannal kaadzibiin.” (Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan hanya dengan mengatakan “Kami telah beriman”, dan mereka tidak diuji? Dan sungguh, Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka Alloh pasti mengetahui orang-orang yang benar dan pasti mengetahui orang-orang yang dusta)&lt;br /&gt;Berulang-ulang dibacanya ayat tersebut dengan airmata yang tak kuasa dibendungnya, sajadahnya sudah basah, sobekan surat  berserakan disekitar tempatnya sholat, mengadukan seluruh kepedihan hidup hanya kepada-Nya melalui sujud yang panjang, dikeheningan malam.  Sungguh tak disangka akan beginilah jawaban yang dia dapatkan dari seorang laki-laki yang selama ini menghiasi hari-hari dihatinya walau jauh dari pandangan mata, seorang lelaki yang dia yakini akan merajut masa depan dengan kebersamaan membina mahligai rumahtangga bersamanya.  Padahal, dia sudah mempesiapkan diri untuk mendapatkan jawaban ini, karena dia tahu perjuangan untuk menjadi seorang muslimah sejati memerlukan pengorbanan yang cukup tinggi termasuk kesenangan duniawi, maka…..jauh sebelum dia memberikan penawaran pada lelaki tersebut, dalam sholatnya selalu dikumandangkan do’a “ Ya Alloh….apabila dia jodohku, dekatkan, permudahkan dan berikan pula hidayah padanya agar kami bisa membangun keluarga dakwah bersama-sama, namun apabila dia bukan jodohku, jauhkanlah…. beri aku kekuatan,keikhlasan menerima kenyataan yang Engkau berlakukan, berikan aku pengganti yang lebih baik daripadanya….”.   &lt;br /&gt;Sebagai seorang wanita yang  baru semangat dalam memperdalam agamanya, dia menginginkan segala sesuatu berjalan baik, langkah awal yang dia lakukan adalah mengajak kekasihnya untuk memperdalan agama pula agar ketika mereka membina rumahtangga dapat berjalan seiringan, kemungkinan terburuk dari jawaban kekasihnya dia sudah mempersiapkan diri.  Tapi, sungguh…dia ternyata hanya seorang manusia biasa, ketika tawaran pertama tak mendapat tanggapan, dia memberikan penawaran ke dua dengan sedikit mengancam,  dia tidak ingin hubungan mereka tidak ada kepastian, sementara dia sudah tahu bahwa hal ini melanggar etika agama, atau hubungan mereka selayaknya teman, dan….inilah akhir dari penantiannya yang panjang, sang kekasih memberikan jawaban pasti, lebih baik berteman biasa daripada harus melamarnya segera tanpa kesiapan materi yang cukup, walaupun sudah berpenghasilan.  Inilah jawaban yang menghentakkan bathinnya, dia seperti terbangun dari mimpi yang panjang, bahwa dia sudah demikian terlena dari pesona dunia, ah…harga dirinya selaku seorang wanita seperti tercampakan, kesetiaannya seolah tersia-siakan.  Bathinnya menangis, mengharu-biru, inilah rupanya ujian pertama atas kesetiaannya pada sang pencipta, apakah kesetiaan pada makhluk akan mengalahkan kesetiaannya pada sang Kholiq ? dan… seolah-olah sang kholiq ingin membuktikan kasihsayangNya, tak lama dari jawaban yang diberikan kekasihnya, terdengar kabar bahwa ternyata sang kekasih terlibat “cin-lok” alias “ cinta lokasi “, ini semakin membuktikan siapa sebenarnya lelaki yang sudah begitu dicintai selama 5 tahun ini…………&lt;br /&gt;Ternyata, untuk menuju keikhlasan memang bukan suatu hal yang mudah, hampir sama ketika dia harus kehilangan ibu dulu (walaupun lebih berat) berjuang melawan hawa nafsu amarah dan perasaan dicampakan juga bukan suatu hal mudah, “ Kamu tidak dicampakan, tapi kamu diselamatkan, ternyata dia bukan laki-laki yang baik buatmu…” kakaknya berusaha membesarkan hatinya, padahal baru beberapa waktu yang lalu dengan yakinya dia katakan pada ayah, kalau sang kekasih pasti datang melamarnya.  Reaksi dari semua itu adalah dia terkapar sakit cukup lama, seolah sang kholiq memberikan kesempatan pada dirinya untuk berdzikir menenangkan diri, sekaligus instropeksi atas janji setianya pada sang Kholiq, “ Ya Alloh….beri aku kekuatan, beri aku keikhlasan, palingkan aku dari masalaluku yang suram………” tanpa sadar,kebencian dan ketidak percayaan pada lelaki yang pernah menjadi kekasihnya selalu dia hembuskan dalam hatinya seiring dengan semakin meningkatnya kesadaran dia untuk menerima ketentuan-Nya.&lt;br /&gt;Dua tahun dari kejadian tersebut, seorang ustadzah menawarkan seorang lelaki sholeh, ta’at, walaupun belum berpenghasilan tetap, “ Maaf ibu, bukan saya tidak percaya sama ibu, bisakah saya menguji kesungguhannya?”  “ Ya, tentu saja…”  “ Rumah ayah saya ratusan kilometer dari sini, bisakah dia datang dulu berkenalan dengan ayah dan keluarga saya?”   Begitulah…jauh dilubuk hatinya selaku makhluq yang dhoif memang kadang terlintas kekhawatiran untuk dikecewakan lagi, namun ternyata lelaki ini memang sholeh dan besungguh-sungguh, walau penghasilan belum mencukupi, tempat jauh dicapai, dia datang dengan gagah berani membawa izzah seorang muslim yang memuliakan wanita, mengemukakan kesungguhan, untuk segera datang melamar……&lt;br /&gt;Malam ini, perempuan itu tafakur lagi, sajadahnya basah, tapi kali ini dia menangis bahagia, bahagia karena dia bisa memerangi hawa nafsunya, bahagia karena ternyata Alloh dengan cepat memberikan pengganti seorang lelaki yang lebih baik dari lelaki kemarin, bahagia karena esok hari akan ada seorang lelaki sholeh meminang sekaligus menikahinya, walau perasaannya sebagai manusia biasa terhadap lelaki bekas kekasihnya dulu seringkali timbul tenggelam antara cinta dan benci, namun dia yakin selama kedekatannya pada sang Kholiq tetap dijaga, maka Dia akan menjaganya pula “ Intansurullohu yansurkum, wayutsabit aqdamakum” – Barang siapa menolong agama Alloh, maka Alloh akan menolong mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bekasi, mei 2006&lt;br /&gt;Diilhami dari cerita seorang teman&lt;br /&gt;Ummu Mush’ab&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6117795503719436378-1310738788040669951?l=flsyasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://flsyasha.blogspot.com/feeds/1310738788040669951/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2009/07/sebuah-pilihan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/1310738788040669951'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/1310738788040669951'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2009/07/sebuah-pilihan.html' title='SEBUAH PILIHAN'/><author><name>Pelangi Jiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09399479583155838887</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IKsUIP5N6EA/TS1s7EIAYyI/AAAAAAAAABw/Tks7ju1A2Us/S220/foto2%2Bnokia%2BE63%2B023.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6117795503719436378.post-6685919483105118337</id><published>2009-06-21T21:39:00.000-07:00</published><updated>2009-06-21T23:01:22.379-07:00</updated><title type='text'>MENATAP DUNIA</title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CFAIZAL%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} p 	{mso-margin-top-alt:auto; 	margin-right:0cm; 	mso-margin-bottom-alt:auto; 	margin-left:0cm; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CFAIZAL%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Tataplah dunia…&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Seolah engkau akan hidup selamanya disana&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Kejarlah waktu&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Sebelum dia memburumu…&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;font style="" lang="SV"&gt;Maka wewangian pahala akan merengkuhmu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;font style="" lang="SV"&gt;Bila ombak datang menerjang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;font style="" lang="SV"&gt;Biarkan gulungannya menerpamu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;font style="" lang="SV"&gt;Namun jangan pernah biarkan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;font style="" lang="SV"&gt;Dia menghanyutkanmu...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;font style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt; text-align: justify;"&gt;&lt;font style="" lang="SV"&gt;Manusia dalam kehidupannya senantiasa diwarnai dengan konflik dua keadaan antara nafsu yang menyesatkan dan suara hati yang melabuhkannya pada fitrah kebaikan. Dengan nafsu syahwat yang disalurkan pada yang halal maka lahirlah generasi, dengan nafsu yang diumbar, maka lahirlah kejahatan, kemaksiatan..... dari dua hal tersebut Sang Pencipta tidak pernah diuntungkan.&lt;font style=""&gt;  &lt;/font&gt;Dengan kebaikan yang diperbuat manusia, Dia tidak pernah diuntungkan, dengan kejahatan yang dihasilkan, juga tidak merugikanNya.... &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;font style="" lang="SV"&gt;Kalau Sang Kholik tidak punya atau terciprat keuntungan dan kerugian dari segala aktivitas kita, tidak demikian dengan manusia yang punya peran sebagai kepala rumah tangga, ibu rumah tangga atau apapun, baik tidaknya suatu generasi, anak-anak kita, pasangan hidup kita, masyarakat dan orang-orang di sekitar kita, kita akan terseret bersamanya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;font style="" lang="SV"&gt;    Turunnya ayat seruan untuk meninggalkan yang munkar dan melakukan yang ma’ruf sesungguhnya sebagai pedoman manusia dalam mengelola kehidupan ini. Karena tentu saja, syurga tidak semata diraih tanpa kerja keras. Adanya kejahatan,kemaksiatan di muka bumi adalah merupakan sebuah tantangan hidup untuk meraih kehidupan abadi di tempat tertinggi yang bernama "Jannah" sebagai imbalan tertinggi atas pengelolaan hidup yang telah dilalui dengan melalui ranjau-ranjau yang bernama 'kejahatan, kemaksiatan'.  Apa jadinya dunia apabila isinya hanya kebaikan semata,tentu tidak akan ada upaya para ulama, para da'i untuk membenahi kehidupan dunia.  Atau sebaliknya, apa jadinya dunia apabila isinya hanya kejahatan semata, tentu  dunia akan cepat rusak karena tidak ada yang membenahi.&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;font style="" lang="SV"&gt;     Untuk itu, kejahatan kolektif juga harus dibenahi dengan kebaikan kolektif.  Disinilah bahwasanya dalam menegakkan kebenaran tidak bisa dilakukan sendiri, namun harus bersama-sama.  Maka, adalah suatu hal yang wajar apabila Allah sangat menghargai ikatan orang-orang beriman dengan harga yang sangat tinggi, dengan menilainya sebagai bentuk keimanan, dan ketiadaannya sebagai bentuk kekufuran.  Inilah makna yang sesungguhnya ketika Allah mengatakan dalam &lt;font style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;QS.Al-Hujurot ayat 10 " Sesungguhnya orang-orang beriman itu bersaudara". &lt;/font&gt; Tentu saja,aplikasinya tidak semudah membalikkan telapak tangan, karena godaan menyesatkan juga seringkali datang,sehingga kemudian Allah mengisyaratkannya dalam QS.Al-Imron : 100) " Hai orang-orang beriman, jika kalian mengikuti sebagian dari orang-orang yang diberi Al-Kitab, niscaya mereka akan mengembalikan kalian menjadi orang kafir sesudah kalian beriman". Maksudnya,adalah mereka akan mengembalikan kalian berpecah-celah sesudah kalian bersatu. Seperti juga yang diisyaratkan oleh Rasulullah SAW " Janganlah kalian kembali kepada kekafiran sepeninggalku, yaitu sebagian kalian memukul wajah sebagian yang lain".&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;font style="" lang="SV"&gt;          Disinilah kemudian Al-Qur'an  sangat menghargai kesatuan dan persaudaraan dalam agama Allah dalam nilai yang sangat tinggi, Rasulullah SAW bersabda " Adakah Iman itu selain cinta dan benci?".  Kesatuan dan Ikatan hati adalah sebuah kemestian untuk menegakkan yang "ma'ruf", karena ini merupakan modal dasar kebangkitan Islam.  Sebuah kebangkitan akan tegak diatas persatuan Islam,sebaliknya dia tidak akan mampu berdiri tegak didalam perpecahan. Kebangkitan yang membawa pesan-pesan kebenaran yang harus diusung secara bersama-sama dan akan mengharumkan nama Islam secara meluas. Sebaliknya, apabila perpecahan yang terjadi, akan menghancurkan nama Islam secara meluas pula.   Tidak heran, bila kemudian ikatan akidah yang dipersatukan Allah kedudukannya lebih tinggi dari hanya sekedar ikatan nasab "&lt;font style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt; Sesungguhnya, orang-orang beriman itu bersaudara" (Al-Hujurot :10) &lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;font style="" lang="SV"&gt;          Maka, Allah perintahkan seorang Ibu, seorang Ayah mendidik anak-anak mereka untuk mengutakan kecintaan kepada Allah di atas segala-galanya&lt;font style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt; " Hai orang-orang beriman, jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka..... " (QS.At-Tahrim: 5). &lt;/font&gt; Agar tercipta generasi-generasi tangguh, yang dapat menjaga dan menyuarakan kebenaran Islam ke seluruh penjuru dunia sehingga terasa oleh semua orang Islam sebagai " Rahmatan Lil"Aalamiin ". Karena, kebaikan, kejahatan,diibaratkan virus akan mampu berkembang dan menular.  Sekali seseorang terpengaruh, maka sebagaimana masyarakat akan terpengaruh.&lt;br /&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;font style="" lang="SV"&gt;           Ada beberapa kaidah mengapa selalu ada kaitan antara perbuatan munkar yang dilakukan seseorang berpengaruh kepada orang lainnya, atau kebaikan yang dilakukan juga akan membawadampak positif kepada yang lainnya.&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="font-style: italic; text-align: justify;"&gt;&lt;font style="" lang="SV"&gt;Pertama, Faktor Kejiwaan&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="font-style: italic; text-align: justify;"&gt;&lt;font style="" lang="SV"&gt;Kedua, perbuatan lahir&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;font style="" lang="SV"&gt;Rasa kejiwaan didisni adalah merasakan baiknya kebaikan sehingga gembira dengan kebaikan tersebut dan mengajak oranglain melakukan kebaikan itu juga merasakan buruknya keburukan dan sangat tidak nyaman dengan keburukan tersebut sampai kemudian mengajak orang lain untuk menjauhinya.. Islam sebagai agama individual dan sosial sekaligus telah mewajibkan kita untuk memperbaikai diri sendiri dan mengajaak orang lain kepada kebaikan.  Untuk itu ada beberapa alasan mengapa seorang muslim perlu ikut campur terhadap perbuatan orang lain.&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="font-style: italic; text-align: justify;"&gt;&lt;font style="" lang="SV"&gt;Pertama, Solidaritas sosial diantara sesama manusia&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;font style="" lang="SV"&gt;Rasulullah SAW bersabda : " &lt;font style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Pemisalan orang yang mematuhi larangan-larangan Allah dengan orang yang melanggarnya ibarat satu kaum yang berundi dalam satu kapal.  Diantara mereka ada yang mendapat bagian di atas dan di bawah. Orang-orang yang di bawah jika hendak mengambil air harus melewati orang-orang yang diatas mereka.  Akhirnya mereka berkata " Jika kita melubangii kapal bagian kita, niscaya kita tidak akan menganggu orang yang di atas kita " &lt;/font&gt;Jika orang yang diatas membiarkan mereka melubangi kapal,niscaya mereka semua binasa.  Tetapi, jika orang-orang yang diatas mencegah, maka mereka dan semuanya selamat "  Semua keebasan pribadi itu dibatasi oleh kebebasan orang lain.  Hak orang untuk berbuat apapun bagi dirinya, dibatasi oleh ketentuan bahwa ia tidak boleh mengganggu orang lain.  Contoh,akibat memminum khamr akan menyebarkan kemaksiatan, maka penguasa dan atau orang selainnya dituntut untuk ikut campur mencegah demi solidaritas sosial.&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="font-style: italic; text-align: justify;"&gt;&lt;font style="" lang="SV"&gt;Kedua, alasan kemanusiaan&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;font style="" lang="SV"&gt;Dengan alasan bahwa  semua muslim saudara,, maka ketika seorang muslim minum khamr berarti ia telah menghabiskan uang, membakar diri, merusak akal dan memasukkan penderitaan ke dalam rumahnya, semua itu merupakan bencana, maka kita punya hak untuk ikut campur dalam kebebasannya dan memerintahkannya untuk berbuat baik dan melarangnya dari kemungkaran.&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;font style="" lang="SV"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;font style="" lang="SV"&gt;Jika aku berjalan dalam kegelapan&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;font style="" lang="SV"&gt;Siapakah yang akan menuntunku&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;font style="" lang="SV"&gt;Kecuali kekuatan Iman saudaraku&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;font style="" lang="SV"&gt;Yang menunjukkan pada cahaya-Nya&lt;br /&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;font style="" lang="SV"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;font style="" lang="SV"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;font style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6117795503719436378-6685919483105118337?l=flsyasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://flsyasha.blogspot.com/feeds/6685919483105118337/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2009/06/menatap-dunia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/6685919483105118337'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/6685919483105118337'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2009/06/menatap-dunia.html' title='MENATAP DUNIA'/><author><name>Pelangi Jiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09399479583155838887</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IKsUIP5N6EA/TS1s7EIAYyI/AAAAAAAAABw/Tks7ju1A2Us/S220/foto2%2Bnokia%2BE63%2B023.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6117795503719436378.post-5275854008992986427</id><published>2009-06-15T09:18:00.000-07:00</published><updated>2009-06-15T19:46:13.785-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pendidikan anak'/><title type='text'>Kecerdasan Manusia (2)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;               Dunia yang disediakan Allah untuk manusia memerlukan kepandaian manusia untuk mengelolanya agar menjadi bermanfaat dan berdaya guna untuk manusia itu sendiri dan untuk seluruh alam dan seisinya.  Untuk itu, setiap manusia harus memanaje kecerdasannya agar dapat berdayaguna dan memberi kemaslahatan dan manfaat untuk seluruh makhluk sehingga terciptalah manusia-manusia unggulan yang dapat menebarkan kebaikan dan mengembangkan Risalah sehingga tumbuh menjadi manusia-manusia pilihan seperti yang digambarkan Rosulullah SAW " &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Khoirinnasa Lianfuihim Linnaas" (Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat untuk manusia lainnya).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;                Howard Gardner dalam bukunya 'Frames of Mind' yang terbit tahun 1983 mengatakan bahwa setiap orang mempunyai bakat yang ditimbulkan dari kecerdasan yang dimilikinya.  Kemudian dia membagi kecerdasan manusia menjadi beberapa bagian, yaitu :&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kecerdasan Linguistik &lt;/span&gt;berkaitan dengan kemampuan bahasa dan penggunaananya.  Orang-orang  yang mempunyai kecerdasan dalam hal ini ditandai dengan gemar membaca, menulis, cerdas berbahasa, tertarik dengan suara, arti dan narasi.  Pandai mengeja, mudah mengingat tanggal, tempat dan nama&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kecerdasan Interpersonal&lt;/span&gt; berhubungan dengan kemampuan untuk bisa mengerti dan menghadapi perasaan orang lain.  Ciri orang yang mempunyai kecerdasan ini  ditandai dengan kepandaian dia dalam hal berkomunikasi dan pandai mengorganisasi, serta sangat sosial.  Mereka biasanya baik dalam memahami perasaan dan motif orang lain.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kecerdasan Intrapersonal&lt;/span&gt; berhubungan dengan memahami diri sendiri.  Orang-orang ini seringkali mandiri dan senang menekuni aktifititas sendiri. Kepercayaan diri mereka kuat serta mempunyai pendapat dan memilih pekerjaan dimana mereka bisa memiliki kendali terhadap cara mereka menghabiskan waktu&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kecerdasan Musikal&lt;/span&gt;, berkaitan dengan musik, melodi, ritme dan nada.  Ciri orang yang mempunyai kepandaian ini adalah dia pandai membuat musik sendiri dan juga sensitif terhadap musik dan melodi.  Dia dapat berkonsentrasi lebih baik jika murisk diperdengarkan; mereka senang bersenandung sendiri, menyanyi atau mencipta lagu serta musik&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kecerdasan Logika (Logis-Matematis)&lt;/span&gt; berhubungan dengan pola,rumus-rumus, angka-angka dan logika.  Ciri orang yang mempunyai kecerdasan ini adalah pintar dalam teka-teki, gambar, aritmatika dan memecahkan amsalah matematika;biasanya mereka senang dengan komputer dan pemrograman&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kecerdasan Tubuh-Kinestetik&lt;/span&gt;, berhubungan dengan pergerakan dan keterampilan olah tubuh.  Ciri orang yang mempunyai kecerdasan ini adalah senang dengan gerak tubuh, penari, aktor, para pengrajin, atlet.  Ditandai dengan memiliki bakat mekanik tubuh dan pintar meniru mimik serta sulit untuk duduk diam&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kecerdasan Spasial,&lt;/span&gt; berhubungan  dengan bentuk, lokasi dan membayangkan hubungan diantaranya.  Orang-orang ini biasanya menyukai perancangan dan bangunan, disamping pintar dalam membaca peta,diagram dan bagan&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;         Setiap orang mempunyai mempunyai kekuatan relatif dari tiap kecerdasan di atas sedemikian rupa sehingga orang cenderung menentukan pilihan aktifitas apapun yang dia sukai tanpa keterpaksaan, hal inilah yang seringkali kita semuanya menyebutnya dengan 'bakat'.&lt;br /&gt;Realita yang kita jumpai saat ini dalam pola pendidikan kita sekarang ini, kebanyakan institusi pendidikan di Indonesia memberikan porsi sangat besar pada pembangunan kecerdasan logis-matematis.  Atau kita merasakan bersama cakupan pendidikan apa yang pernah kita terima saat duduk di bangku SD hingga perguruan tinggi? Sehingga timbul opini dalam masyarakat kita bahwa orang cerdas, pandai, adalah orang yang kepandaian logis-matematis nya menonjol, dengan kata lain kemampuan akademisnya.&lt;br /&gt;          Padahal, kalau kita mau merujuk kepada kecerdasan yang dimaksudkan oleh Rosulullah SAW adalah " &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Al-Kiisu mandana nafsahu, wa'amala lima ba'dal maut : Orang Cerdas adalah orang yang mampu menahan hawa nafsunya dan melakukan amal kebaikan untuk kehidupan setelah kematiannya "&lt;/span&gt;  Sehingga, setiap pendidik baik orangtua, guru akan menghargai kecerdasan setiap anak dan mengembangkan sesuai dengan bakatnya. Sehingga tidak ada lagi orangtua atau guru yang merasa prihatin apabila anak-anaknya lemah dalam hal yang berbau logis-matematis, dan untuk menanggulangi hal ini para orangtua seringkali mendorong anak-anak untuk mengikuti berbagai macam les, private atau memasukkan ke tempat bimbingan belajar.  Maka, secara tidak sadar orangtua telah melakukan pemaksaan terhadap suatu hal yang sebetulnya bukan bakat anak. &lt;br /&gt;          Kemudian, bagaimana caranya agar setiap anak bisa mendapatkan ruang dan waktu yang bisa menumbuhkan dan menyalurkan atau setidaknya mengakomodir bakat mereka apabila cakupan pendidikan kita masih seperti itu? Tentu saja di luar sekolah, orangtua harus tampil menjadi pendorong utama agar anak-anak dapat berkembang sesuai dengan bakatnya masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6117795503719436378-5275854008992986427?l=flsyasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://flsyasha.blogspot.com/feeds/5275854008992986427/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2009/06/kecerdasan-manusia-2.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/5275854008992986427'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/5275854008992986427'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2009/06/kecerdasan-manusia-2.html' title='Kecerdasan Manusia (2)'/><author><name>Pelangi Jiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09399479583155838887</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IKsUIP5N6EA/TS1s7EIAYyI/AAAAAAAAABw/Tks7ju1A2Us/S220/foto2%2Bnokia%2BE63%2B023.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6117795503719436378.post-1273120063228354630</id><published>2009-06-14T20:55:00.000-07:00</published><updated>2009-06-14T21:02:39.050-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Karunia dari Allah'/><title type='text'>Kecerdasan Manusia (1)</title><content type='html'>Salah satu Karunia yang diberikan Allah kepada manusia adalah Kecerdasan.  Kecerdasan seringkali menjadi tolak ukur berkembang atau tidaknya pemikiran seorang manusia. Seorang Psikolog bernama Howard Gardner menyimpulkan hasil risetnya, antara lain :&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Kecerdasan Linguistik&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kecerdasan Musikal&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kecerdasan Logika&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kecerdasan Spasial&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kecerdasan Tubuh-Kinestetik&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kecerdasan Interpersonal&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kecerdasan Intrapersonal&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Apa yang dimaksud dengan kecerdasan2 di atas? Nantikan pada artikel berikutnya&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6117795503719436378-1273120063228354630?l=flsyasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://flsyasha.blogspot.com/feeds/1273120063228354630/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2009/06/kecerdasan-manusia-1.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/1273120063228354630'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6117795503719436378/posts/default/1273120063228354630'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://flsyasha.blogspot.com/2009/06/kecerdasan-manusia-1.html' title='Kecerdasan Manusia (1)'/><author><name>Pelangi Jiwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09399479583155838887</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_IKsUIP5N6EA/TS1s7EIAYyI/AAAAAAAAABw/Tks7ju1A2Us/S220/foto2%2Bnokia%2BE63%2B023.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
