Suatu ketika di sore hari yang sejuk nampak seorang pertapa muda sedang bermeditasi dibawah pohon tidak jauh dari tepi sungai. Saat sedang berkonsentrasi memusatkan pikiran, tiba2 perhatiannya terpecah kala mendengar gemerik air yg tidak beraturan. Perlahan-lahan iapun membuka mata dan segera melihat kearah tepi sungai sumber suara tadi berasal. Ternyata, ada seekor kepiting yang sedang berusaha keras mengerahkan seluruh kemampuannya untuk meraih tepian sungai supaya tidak hanyut terbawa arus. Melihat hal itu, sang pertapa muda merasa kasihan dan segera mengulurkan tangannya ke arah kepiting untuk membantunya. Melihat tangan yg terjulurpun kepiting tersebut menjepit jari sang pertapa muda sampai terluka. Tapi sang pertapa muda puas dapat membantunya dan kemudian meneruskan meditasinya.
Belum lama bersila dan mulai memejamkan mata, terulang kejadian seperti certitatersebut diatas sampai 2x sampai mengakibatkan jari pertapa muda tambah bengkak . Tiba-tiba datanglah seorang tua yang melihat kejadian itu datang menghampiri dan menegur si pertapa muda. “Anak muda, perbuatanmu menolong adalah cerminan hatimu yang baik. Tapi mengapa demi menolong seekor kepiting engkau membiarkan capitnya melukaimu hingga sobek seperti itu?”
Pertapa Muda : “paman, seekor kepiting memang menggunakan capitnya utk memegang benda, dan saya sedang melatih mengembangkan rasa belas kasih. Maka saya tidak mempermasalahkan jari tangan ini terluka asalkan bisa menolong nyawa mahluk lain walaupun itu hanya seekor kepiting”.
Mendengar jawaban si pertapa muda itu, kemudian orang tua itu memungut sebuah ranting. Ia lantas mengulurkan ranting kearah kepiting yang terlihat kembali melawan arus sungai. Segera si kepiting menangkap ranting itu dengan capitnya.
Orang Tua : “Lihat, anak muda. Melatih sikap belas kasih memang baik, tetapi harus pula disertai dengan kebijaksanaan. Bila tujuan kita baik, yakni utk menolong mahluk lain, tidak harus dengan cara mengorbankan diri sendiri. Ranting pun kita manfaatkan bukan?”
Seketika itu si pertapa muda tersadar. “Terima kasih paman. Hari ini saya belajar sesuatu. Mengembangkan cinta kasih harus disertai dengan kebijakan. Dikemudian hari, saya akan selalu ingat kebijakan yang paman ajarkan”.
Mempunyai sifat belas kasih, mau memperlihatkan dan menolong orang lain adalah perbuatan mulia, entah perhatian itu untuk anak kita, orang tua, sanak saudara, teman dan siapapun. Tetapi, kalau cara menolongnya salah, seringkali perhatian atau bantuan yang kita berikan bukannya memecahkan masalah, namun justru menjadi bumerang. Kita yang tadinya tidak tahu apa-apa dan hanya berniat membantu malah harus menanggung beban dan kerugian yang tidak perlu.
Karena itu, adanya niat baik dan tindakan berbuat baik seharusnya diberikan dengan cara yang tepat dan bijak. Dengan begitu, bantuan itu nantinya tidak hanya akan berdampak positif bagi yang dibantu, tetapi sekaligus membahagiakan dan membawa kebaikan pula bagi yang membantu.
Keluarga adalah pondasi dasar dalam setiap segmentasi kehidupan dImana setiap individu didalamnya berkembang secara baik dan benar, SELAMATKAN KELUARGAMU, SELAMATKAN KELUARGA INDONESIA, SELAMATKAN KELUARGA DUNIA
Salam Persahabatan
SAMPAIKAN KOMENTAR ANDA
Sabtu, 01 Februari 2014
Minggu, 09 Juni 2013
KEHILANGAN
Rabbi....
Kehilangan demi kehilangan mengiringi setiap derap kehidupan
ibunda tercinta tiada ketika usia belum genap remaja
Bangkit dari kesakitan akibat kehilangan adalah kerja keras
luar biasa
Keluar dari nestapa, menjangkau asa.....
Kehilangan orang yg masih hidup
sama sakitnya dg kehilangan org yg sudah tiada
Ada yg secara jasad benar2 tiada
Ada yg secara jasad masih ada, takdir membuatnya tiada
Sesungguhnya mereka sama saja.....
Hidup dalam relung hati kita
Dalam ruang2 kosong jiwa
Mengisi hentakan sejarah lembaran2 kehidupan penuh asa.....
Sulit untuk dilupakan, hanya bisa dkendalikan....
Hidup atau Mati.....
Kehilangan atau kematian
Mereka memberi pelajaran berharga
Hidup menjadi lebih kuat dan bijaksana
Mampu bertahan dalam setiap keadaan
dalam terjangan angin topan maupun bencana
kemudian Engkau menggantikannya dengan kebahagiaan yg
memancar.......
Trimakasih Tuhan
atas kehilangan demi kehilangan yg telah engkau berikan
tinggal aku mengolahnya dengan benar
agar jadi menu menggiurkn
untuk kubawa pulang ke istanaMu......
Cikarang, 25/03/2013
Memoar of life filled with loss
Selasa, 14 Mei 2013
KAMI ADALAH.........
Kami adalah bunga-bunga yg tumbuh dalam taman tarbiyah
Berkembang dalam hutan jahiliyah
Mekar dalam tempaan fitnah
Mengharum dalam tumpukan masalah
Kami ibarat pedang berduri
Membelah bumi dg keyakinan diri
Memerangi dg pedang percaya diri
Memotong rumput keraguan
Akan suatu kebenaran
Kami adalah rangkaian pelangi
Cahaya nya memancar dalam setiap desah nafas manusia
Mewarnai setiap tempat dengan keindahannya
Bila tiada selalu dicari
Kami adalah anak-anak panah
Melesat cepat , membelah badai mihnah
Tak surut kaki melangkah
Walau lelah, bukan masalah
APAPUN YANG TERJADI
KAMI KAN TETAP BERDIRI
DI GARDA TERDEPAN DAKWAH INI
Berkembang dalam hutan jahiliyah
Mekar dalam tempaan fitnah
Mengharum dalam tumpukan masalah
Kami ibarat pedang berduri
Membelah bumi dg keyakinan diri
Memerangi dg pedang percaya diri
Memotong rumput keraguan
Akan suatu kebenaran
Kami adalah rangkaian pelangi
Cahaya nya memancar dalam setiap desah nafas manusia
Mewarnai setiap tempat dengan keindahannya
Bila tiada selalu dicari
Kami adalah anak-anak panah
Melesat cepat , membelah badai mihnah
Tak surut kaki melangkah
Walau lelah, bukan masalah
APAPUN YANG TERJADI
KAMI KAN TETAP BERDIRI
DI GARDA TERDEPAN DAKWAH INI
Kamis, 26 Juli 2012
PERJALANAN ITU...
Selalu ada sesuatu yang bergetar ketika mengunjungi makam Mami, Bapak dan Mbah, melihat rumah jaman dulu dg segala suasananya yg sudah jauh berbeda. Makam semakin tak terurus, rumah peninggalan mbah tinggal puing, rumah tempat aku tinggal pun sudah tak bersinar lagi, redup.... seperti para penghuninya dulu yg sudah mengisi ruang2 kosong kehidupan selanjutnya.....
pembicaraan dalam keluarga untuk membuat benteng rumah tak pernah selesai dari tahun ke tahun, aku selalu berdoa agar aku punya rizki berlebih dan membangun benteng rumah ini agar tak habis dimakan tetangga.
Terlalu banyak sejarah kepahitan yg terpatri, sehingga terkadang membuatku tak betah berlama-lama disini, tapi disini aku belajar menahan segala keinginan, belajar menahan kerinduan. Makan bagiku sebatas kebutuhan sudah tidak lagi sebuah keinginan, karena percuma aku punya keinginan pun tak kan pernah dapat terpenuhi, rindu pada Mami yg telah tiada pun hanya bisa ditahan dg doa penuh deraian airmata, rindu pada belaian kasihsayang Ibu adalah impian yang semu, dan... perlahan aku belajar menahan semua keinginan dan menjalani kehidupan sesuai dengan kebutuhan saja....
Masa lalu memberiku banyak pelajaran berharga, walaupun sisi buruknya aku jadi seperti tidak punya keinginan, semua diikuti sesuai dengan air mengalir saja, kalaupun ada keinginan dan terbentuk dg suatu keadaan aku seperti lebih baik mengalah dan mengubur keinginan.....
Namun, aku melihat sisi baiknya jauh lebih banyak, seperti ketika akhirnya aku harus menjalani pernikahan, aku hanya menyerahkan yang terbaik menurut-Nya, bukan menurut keinginanku, walau dg perjuangan panjang, akhirnya pernikahan itu berjalan
Dan tentu saja, aku jadi lebih bisa menahan keinginan dan lebih mendahulukan kebutuhan
Tentu, pengalamann pahit dan getir akan menjadi sebuah pengalaman berharga manakala kita dapat menyikapinya dengan penuh kesabaran....
pembicaraan dalam keluarga untuk membuat benteng rumah tak pernah selesai dari tahun ke tahun, aku selalu berdoa agar aku punya rizki berlebih dan membangun benteng rumah ini agar tak habis dimakan tetangga.
Terlalu banyak sejarah kepahitan yg terpatri, sehingga terkadang membuatku tak betah berlama-lama disini, tapi disini aku belajar menahan segala keinginan, belajar menahan kerinduan. Makan bagiku sebatas kebutuhan sudah tidak lagi sebuah keinginan, karena percuma aku punya keinginan pun tak kan pernah dapat terpenuhi, rindu pada Mami yg telah tiada pun hanya bisa ditahan dg doa penuh deraian airmata, rindu pada belaian kasihsayang Ibu adalah impian yang semu, dan... perlahan aku belajar menahan semua keinginan dan menjalani kehidupan sesuai dengan kebutuhan saja....
Masa lalu memberiku banyak pelajaran berharga, walaupun sisi buruknya aku jadi seperti tidak punya keinginan, semua diikuti sesuai dengan air mengalir saja, kalaupun ada keinginan dan terbentuk dg suatu keadaan aku seperti lebih baik mengalah dan mengubur keinginan.....
Namun, aku melihat sisi baiknya jauh lebih banyak, seperti ketika akhirnya aku harus menjalani pernikahan, aku hanya menyerahkan yang terbaik menurut-Nya, bukan menurut keinginanku, walau dg perjuangan panjang, akhirnya pernikahan itu berjalan
Dan tentu saja, aku jadi lebih bisa menahan keinginan dan lebih mendahulukan kebutuhan
Tentu, pengalamann pahit dan getir akan menjadi sebuah pengalaman berharga manakala kita dapat menyikapinya dengan penuh kesabaran....
Minggu, 08 Juli 2012
PANCARAN CAHAYA
Tepat, hari Ahad 8 Juli 2012......
Engkau memasuki babak baru kehidupan. Bersama dg teman2 dari seluruh penjuru Indonesia engkau menimba ilmu, mengejar cita2.... walau harus terpisah jauh dari orangtua dan sanak saudara.
Kurasakan kekhawatiran terpancar di matamu, antara senang, khawatir pasti bercampur baur dalam dirimu harus menghadapi semua kondisi di dalam Asrama ini sendirian, kadang engkau merasa tidak percaya diri akankah mampu mengatasi berbagai kondisi selama tiga tahun ini tanpa saudara dan orangtua.
Percayalah nak, engkau tidak sendirian, semua temanmu satu pondokan merasakan hal yang sama, mereka merasa khawatir terhadap kondisi mereka sendiri akankah mampu mengatur dirinya sendiri dengan berbagai aturan yang harus diikuti didalam pendidikan ini.
Untuk mencapai tujuan kadang kita harus meredam semua perasaan, dan berjuang mengatasi semuanya, Abi dan Ummi percaya bahwa kami mempercayakan pendidikanmu pada orang2 sholeh, lingkungan sholeh, untuk kemudian menjaga kepribadian sholehmu dan membantu memancarkannya ke seluruh alam ini. Dan.... dengan bekal kesholehan itulah kamu mengelola alam ini....
Jadikanlah seluruh teman2mu yang ada di asrama ini adalah sodaramu,kakak2 kelas adalah kakak-kakakmu....Mudarris atau pembinamu adalah orang2 tuamu, mereka adalah penjaga akhlakmu, penjaga ibadahmu, sehingga nafas kemuslimanmu terpancar dan engkau semakin menyadari bahwa seluruh umat muslim adalah saudaramu....
Menangislah nak.... karena itu hal biasa, ketika Abi,Ummi, Kakak dan Adik bungsumu berpamitan meninggalkanmu di Asrama...
Orangtua tak kan pernah berhenti berdoa, tak putus berharap, tak surut berkeinginan, kutitipkan engkau kepada-Nya, menjagamu dalam ketetapan kesholehan, menghindarkanmu dari jebakan kemaksiatan.
Seperti yang selalu engkau katakan tentang kesulitanmu memahami pelajaran sehingga tidak dapat memberikan sumbangsih kebanggaan melalui prestasi belajar, namun engkau ingin mendermakan diri memberikan sumbangsih kebanggaan melalui kesholehan, dan ummi percaya engkau akan dapat mewujudkannya dg pertolongan Allah bersamamu senantiasa,seperti ketika engkau memutuskan untuk bersekolah disini seperti keinginanmu.....
Seperti namamu, MUHAMMAD HASBURROHMAN(Cukuplah Allah Maha Penyayang sebagai penolong)
Engkau memasuki babak baru kehidupan. Bersama dg teman2 dari seluruh penjuru Indonesia engkau menimba ilmu, mengejar cita2.... walau harus terpisah jauh dari orangtua dan sanak saudara.
Kurasakan kekhawatiran terpancar di matamu, antara senang, khawatir pasti bercampur baur dalam dirimu harus menghadapi semua kondisi di dalam Asrama ini sendirian, kadang engkau merasa tidak percaya diri akankah mampu mengatasi berbagai kondisi selama tiga tahun ini tanpa saudara dan orangtua.
Percayalah nak, engkau tidak sendirian, semua temanmu satu pondokan merasakan hal yang sama, mereka merasa khawatir terhadap kondisi mereka sendiri akankah mampu mengatur dirinya sendiri dengan berbagai aturan yang harus diikuti didalam pendidikan ini.
Untuk mencapai tujuan kadang kita harus meredam semua perasaan, dan berjuang mengatasi semuanya, Abi dan Ummi percaya bahwa kami mempercayakan pendidikanmu pada orang2 sholeh, lingkungan sholeh, untuk kemudian menjaga kepribadian sholehmu dan membantu memancarkannya ke seluruh alam ini. Dan.... dengan bekal kesholehan itulah kamu mengelola alam ini....
Jadikanlah seluruh teman2mu yang ada di asrama ini adalah sodaramu,kakak2 kelas adalah kakak-kakakmu....Mudarris atau pembinamu adalah orang2 tuamu, mereka adalah penjaga akhlakmu, penjaga ibadahmu, sehingga nafas kemuslimanmu terpancar dan engkau semakin menyadari bahwa seluruh umat muslim adalah saudaramu....
Menangislah nak.... karena itu hal biasa, ketika Abi,Ummi, Kakak dan Adik bungsumu berpamitan meninggalkanmu di Asrama...
Orangtua tak kan pernah berhenti berdoa, tak putus berharap, tak surut berkeinginan, kutitipkan engkau kepada-Nya, menjagamu dalam ketetapan kesholehan, menghindarkanmu dari jebakan kemaksiatan.
Seperti yang selalu engkau katakan tentang kesulitanmu memahami pelajaran sehingga tidak dapat memberikan sumbangsih kebanggaan melalui prestasi belajar, namun engkau ingin mendermakan diri memberikan sumbangsih kebanggaan melalui kesholehan, dan ummi percaya engkau akan dapat mewujudkannya dg pertolongan Allah bersamamu senantiasa,seperti ketika engkau memutuskan untuk bersekolah disini seperti keinginanmu.....
Seperti namamu, MUHAMMAD HASBURROHMAN(Cukuplah Allah Maha Penyayang sebagai penolong)
Selasa, 10 April 2012
oleh Lusiana Rachmawati pada 20 Januari 2012 pukul 18:04 ·
Jika saat ini jiwaku membutuhkan sahabat
Maukah kamu menjadi sahabatku?
“ Ibu pernah baca tuh kak, ktanya kalau remaja laki-laki sudah sering pipis, orangtua harus waspada”
“ Kenapa emang Bu? “
“ Aku pernah nonton porno beberapa kali, bukan aku yang buka, tapi teman-temanku dan kita semua rame2 melihatnya, pokoknya semua anak laki-laki dikelasku pernah nonton film begituan deh…. “
“ Nonton porno itu seperti merokok, makin diisap makin kecanduan, akhirnya sulit berhenti” “ Tapi aku tidak terus2an lho bu….. sudah tahu ya sudah, aku tahu lah bu itu tidak baik “
**********
“ Ma, si fulanah itu ternyata sudah pernah begituan lho mah sama pacarnya “ seorang remaja putri usia 13th cerita sama mamahnya “ Trus, kamu mau ikut pacaran?” “ ih Mama…. Bukan begitu, aku jadi lebih tahu mengapa mama melarangku pacaran, katanya ma, kalau sudah pacaran, menolak keinginan pacar itu ga tega ya ma…..”
*********
“ Masing2 orang punya cara sendiri dalam belajar, ada yg harus smbil dengar sambil nulis, ada yg sambil dengar sambil gambar, macem2 deh pokoknya…..” anak ke 1 “ aku sih biasanya harus sambil nulis2, baru bisa ngerti….” Anak ke 2 “ aku nggak tuh, sambil gambar “ anak ke 3 ‘”aku cengo, lihatin bu guru, pak guru baru deh aku ngnerti anak ke 4 “ aku mau gimana juga…. Ga ngerti tuh apa yang diomongin guru2”
*********
Begitulah sekelumit obrolan remaja laki2 dan perempuan dengan orangtuanya. Tidak mudah memang berbicara dan ngobrol akrab dengan para remaja, Tapi bila kita faham bagaimana menyeleminya, mereka akn menjadikan kita sebagai sahabatnya dan kita pun akan dengan mudah bersahabat dengan mereka.
Ketika remaja, dunia mereka berubah menjadi tertutup, serba berahasia dan tidak ingin diketahui banyak orang, mereka memandang orangtua hanya penuh dengan nasehat dan larangan, sulit untuk mengerti apa yang mereka inginkan.
Tahukah anda, bahwa sesungguhnya mereka merasa tidak bahagia dan nyaman dengan keadaan mereka yg menurut mereka sedang tumbuh dengan aneh, fisik yang berubah, ketertarikan pada lawan jenis yg sulit diterjemahkan, mereka sedang bingung.... dan mereka merasa malu untuk bertanya dan mendapat penjelasan karena khawatir dicemooh, akhirnya seperti itulah mereka... menyendiri, menutup diri dan lebih nyaman dengan kelompok mereka sendiri.... teman2 sesama remaja...
Berikut ini ada beberapa tips yang dapat dijadikan pegangan untuk mengenal anak2 kita yang sudah mulai tumbuh remaja
11 langkah menjadi sahabat remaja
1. Dimulai dari waktu. Sesibuk apapun usahakan selalu bersama anak
2. Terlibat bukan melihat. Terlibat dalam aktivitas anak
3. Jangan tunggu ada saingan. Jadilah orangtua yang hangat dan senantiasa dinanti oleh anaknya
4. Menemani bukan memusuhi. Be a partner not be a parent. Jadilah teman saat dia membutuhkan kita ada
5. Melindungi bukan mengurung. Menjadi pelindung anak dari segala dampak negative lingkungan bukan berarti tidak membiarkannya bersosialisasi
6. Berbincang bukan berbicara. Mengobrol dua arah, bukan orang tua bicara, anak mendengarkan
7. Mendengarkan dengan Aktif. Antusias dan merespon setiap pembicaraan anak
8. Tegas, bukan keras. Tegas pada aturan yang telah dibuat bersama, namun bukan berarti keras dan memaksakan hal yang benar menurut orangtua
9. Memberi kebebasan. Membiarkan anak mengemukakan pendapat dan menentukan sendiri apa yang sudah dipilihnya
10. Ungkapkan, hayati dan jangan bepura-pura. Segala respon sampaikan dengan antusias tidak kamuflase
11. Memaafkan dan meminta maaf. Selaku orangtua harus mau memaafkan anaknya dan tidak segan untuk meminta maaf apabila yang dilakukan orangtua salah
Hukum Islam Tentang Menambahkan
Nama Suami Di Belakang Nama Istri
01/03/2011 by Duddy
Setelah
menikah, terkadang seorang wanita menambahkani namanya belakangnya dengan nama
suaminya. Dan banyak seorang wanita muslimah setelah menikah, lalu menisbatkan
namanya dengan nama suaminya, misalkan: Maryani menikah dengan Amiruddin,
kemudian ia memakai nama suaminya sehingga namanya menjadi Maryani Amiruddin.
Bagaimana
pandangan Islam mengenai perihal penamaan ini ? Dalam ajaran Islam, Hukum
Penamaan adalah hal yang penting. Setiap laki-laki ataupun perempuan hanya
diperbolehkan menambahkan “nama ayahnya” di belakang nama
dirinya dan mengharamkan menambahkan nama lelaki lain selain ayahnya di
belakang namanya, meskipun nama tersebut adalah nama suaminya.
Karena dalam ajaran Islam. Nama lelaki di belakang nama seseorang berarti keturunan atau anak dari lelaki tersebut. Sehingga, tempat tersebut hanya boleh untuk tempat nama ayah kandungnya sebagai penghormatan anak terhadap orang tua kandungnya.
Karena dalam ajaran Islam. Nama lelaki di belakang nama seseorang berarti keturunan atau anak dari lelaki tersebut. Sehingga, tempat tersebut hanya boleh untuk tempat nama ayah kandungnya sebagai penghormatan anak terhadap orang tua kandungnya.
Berbeda
dengan budaya barat, seperti istrinya Bill Clinton: Hillary Clinton yang nama
aslinya Hillary Diane Rodham; istrinya Barrack Obama: Michelle Obama yang nama
aslinya Michelle LaVaughn Robinson, dan lain-lain.
Hadist
mengenai perihal penamaan ini sangat shahih. Rasulullah shallallahu ‘alaihi
wasallam bersabda,
مَنِ ادَّعَى
إِلَى غَيْرِ أَبِيهِ أَوْ انْتَمَى إِلَى غَيْرِ مَوَالِيهِ، فَعَلَيْهِ لَعْنَةُ
اللهِ وَالمَلاَئِكَةِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ، لاَ يَقْبَلُ اللهُ مِنْهُ يَوْمَ
القِيَامَةِ صَرْفًا وَلاَ عَدْلاً
“Barang
siapa yang mengaku sebagai anak kepada selain bapaknya atau menisbatkan dirinya
kepada yang bukan walinya, maka baginya laknat ALLAH, malaikat, dan segenap
manusia. Pada hari Kiamat nanti, ALLAH tidak akan menerima darinya ibadah yang
wajib maupun yang sunnah”
Dikeluarkan
oleh Muslim dalam al-Hajj (3327) dan Tirmidzi dalam al-Wala’ wal Habbah bab Ma
ja’a fiman tawalla ghoiro mawalihi (2127), Ahmad (616) dari hadits Ali bin Abi
Tholib rodhiyallohu anhu.
Dan dalam
riwayat yang lain :
مَنِ ادَّعَى
إِلَى غَيْرِ أَبِيهِ وَهُوَ يَعْلَمُ أَنَّهُ غَيْرُ أَبِيهِ، فَالجَنَّةُ
عَلَيْهِ حَرَامٌ
“Barang
siapa bernasab kepada selain ayahnya dan ia mengetahui bahwa ia bukan ayahnya,
maka surga haram baginya.”
Dikeluarkan
oleh Bukhori dalam al-Maghozi bab : Ghozwatuth Tho`if (3982), Muslim dalam
“al-Iman” (220), Abu Dawud dalam “al-Adab”
Hadist yang
juga mendukung hal ini adalah:
لَيْسَ لَهُ
فِيهِمْ – أي نسب – فَلْيَتَبَوَّأْ مَقْعَدَهُ مِنْ النَّارِ
Artinya:
tidaklah seseorang mendakwakan kepada selain ayahnya sedangkan dia
mengetahuinya kecuali dia telah kafir, barangsiapa yang mendakwakan kepada
suatu kaum sedangkan dia tidak memiliki nasab dari mereka, maka hendaklah dia
memesan tempatnya dalam neraka (Bukhari – 3508)
اللَّهِ
وَالْمَلائِكَةِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ ) رواه ابن ماجة (2599) وصححه الألباني في
صحيح الجامع (6104
Dan
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa yang menisbatkan
dirinya kepada selain ayahnya, maka baginya laknat ALLAH, para malaikat dan
manusia seluruhnya”. [HR Ibnu Majah(2599) dan dishahihkan oleh Syeikh
Al-Albani dalam Shahihul Jami’ (6104)]
Pemberlakuan
yang dibolehkan ialah dengan memberikan suatu keterangan: misalkan Astuti
menikah dengan Rahmat, maka silahkan memperkenalkan diri dengan sebutan:
Astusti istrinya Rahmat atau hanya dengan Nyonya Rahmat atau Ibu Rahmat.
Hal tersebut
di atas tidak berkaitan dengan permasalahan nasab/garis keturunan. Karena di
dalam hukum Islam jika Astuti menggabungkan namanya menjadi Astuti Rahmat, hal
itu berarti Astuti anak dari laki-laki yang bernama Rahmat.
Tidak kita
temukan dalam sunah Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam yang menunjukkan bahwa
istri dinisbatkan kepada suaminya, karena para istri Rasulullah shallallahu
‘alaihi wasallam yaitu para ibu kaum mukminin menikah dengan manusia yang
paling mulia nasabnya namun tidak seorang dari mereka yang dinisbatkan kepada
nama beliau shallallahu ‘alaihi wasallam, bahkan mereka semua masih dinisbatkan
kepada ayah mereka meskipun ayah mereka kafir, demikian pula para istri sahabat
radhiallahu anhum dan yang datang setelah mereka tidak pernah mengganti nasab
mereka.
Kesimpulannya
kita sebagai muslim yang memiliki jati diri, yang taat kepada ALLAH Ta’alaa
hendaklah kita mencontoh apa yang telah diajarkan Nabi shallallahu ‘alaihi
wasallam.
Semoga
bermanfaat.
Sumber: Sajadah Kalbu
Sabtu, 31 Maret 2012
PUSING vs SAKIT KEPALA
Pusing.
Suatu kata yang akrab di telinga kita. Sering diucapkan dan dirasakan. Namun,
apakah sebenarnya pusing itu? Pusing sebenarnya adalah suatu sensasi di mana
penderita merasa kepalanya seperti berputar atau lingkungan sekelilingnya yang
berputar. Dalam dunia kedokteran istilah pusing disebut dengan vertigo. Vertigo
ini biasanya merupakan keluhan penyakit yang berkaitan dengan sistem saraf.
Lalu, apa bedanya pusing dengan sakit kepala. Jelas beda. Sakit kepala (headache) ialah rasa nyeri atau rasa tidak nyaman yang terjadi di bagian atas kepala, dan kadang menyebar ke wajah, gigi, rahang, dan leher. Sakit kepala ini dibedakan menjadi dua, yaitu (1) sakit kepala primer dan (2) sakit kepala sekunder.
(1) Sakit kepala primer adalah suatu rasa nyeri di kepala yang tidak disertai oleh kelainan yang mendasarinya, meliputi (a) sakit kepala akibat migraine (nyeri kepala sebelah), (b) sakit kepala tipe tegang / tension headache (nyeri akibat kakunya otot di daerah wajah dan leher, dan (c) sakit kepala cluster / cluster headache (nyeri yang menetap di belakang salah satu mata).
(2) Sakit kepala sekunder adalah suatu rasa nyeri di kepala yang disebabkan oleh suatu penyakit atau kelainan di seputar kepala. Sakit kepala jenis ini harus ditanggapi secara serius. Sakit kepala sekunder dapat disebabkan oleh berbagai sebab, antara lain karena kelainan di tenggorokan, telinga, hidung, gigi, mata, dan sebagainya. Sakit kepala sekunder akan hilang dengan sendirinya manakala penyakit yang mendasarinya sudah diobati.
Manajemen Nyeri Kepala
Pengobatan sakit kepala seharusnya didahului dahulu dengan diagnosis pasti penyebab sakit kepalanya. Jika penyebabnya adalah kelainan atau penyakit pada daerah kepala dan leher seperti mata, telinga, hidung, tenggorokan, maupun gigi, maka penyakit-penyakit tersebut harus diobati terlebih dahulu. Namun, secara umum pengobatan nyeri kepala yang paling mudah dan efektif adalah dengan diberi obat analgesik atau penghilang rasa sakit, seperti aspirin atau paracetamol. Namun, obat-obat ini tidak boleh terlalu sering diminum karena dapat menyebabkan tukak lambung, dan penggunaannya pun harus dimulai dari dosis kecil. Oleh karena itu, penggunaan obat dengan resep dokter akan lebih aman untuk kita konsumsi.
Sakit kepala juga dapat dicegah dengan beberapa tindakan, antara lain:
a) Manajemen stress. Hal ini karena penyebab terbanyak dari nyeri kepala adalah stress. Stress emosi dapat memperberat gejala sakit kepala. Pikiran, perasaan, dan behaviour dapat memperberat rasa nyeri, dan memicu gejala nyeri yang berulang.
b) Life style / gaya hidup. Dengan mengubah gaya hidup kita menjadi pola hidup yang sehat, maka hal itu dapat mencegah terjadinya serangan sakit kepala.
c) Olahraga yang teratur, misalnya jalan sehat 15 menit.
d) Tidur cukup.
e) Mengontrol emosi.
f) Relaksasi dan meregangkan otot.
g) Berhenti merokok.
h) Pengaturan nutrisi dan suplemen diet.
Lalu, apa bedanya pusing dengan sakit kepala. Jelas beda. Sakit kepala (headache) ialah rasa nyeri atau rasa tidak nyaman yang terjadi di bagian atas kepala, dan kadang menyebar ke wajah, gigi, rahang, dan leher. Sakit kepala ini dibedakan menjadi dua, yaitu (1) sakit kepala primer dan (2) sakit kepala sekunder.
(1) Sakit kepala primer adalah suatu rasa nyeri di kepala yang tidak disertai oleh kelainan yang mendasarinya, meliputi (a) sakit kepala akibat migraine (nyeri kepala sebelah), (b) sakit kepala tipe tegang / tension headache (nyeri akibat kakunya otot di daerah wajah dan leher, dan (c) sakit kepala cluster / cluster headache (nyeri yang menetap di belakang salah satu mata).
(2) Sakit kepala sekunder adalah suatu rasa nyeri di kepala yang disebabkan oleh suatu penyakit atau kelainan di seputar kepala. Sakit kepala jenis ini harus ditanggapi secara serius. Sakit kepala sekunder dapat disebabkan oleh berbagai sebab, antara lain karena kelainan di tenggorokan, telinga, hidung, gigi, mata, dan sebagainya. Sakit kepala sekunder akan hilang dengan sendirinya manakala penyakit yang mendasarinya sudah diobati.
Manajemen Nyeri Kepala
Pengobatan sakit kepala seharusnya didahului dahulu dengan diagnosis pasti penyebab sakit kepalanya. Jika penyebabnya adalah kelainan atau penyakit pada daerah kepala dan leher seperti mata, telinga, hidung, tenggorokan, maupun gigi, maka penyakit-penyakit tersebut harus diobati terlebih dahulu. Namun, secara umum pengobatan nyeri kepala yang paling mudah dan efektif adalah dengan diberi obat analgesik atau penghilang rasa sakit, seperti aspirin atau paracetamol. Namun, obat-obat ini tidak boleh terlalu sering diminum karena dapat menyebabkan tukak lambung, dan penggunaannya pun harus dimulai dari dosis kecil. Oleh karena itu, penggunaan obat dengan resep dokter akan lebih aman untuk kita konsumsi.
Sakit kepala juga dapat dicegah dengan beberapa tindakan, antara lain:
a) Manajemen stress. Hal ini karena penyebab terbanyak dari nyeri kepala adalah stress. Stress emosi dapat memperberat gejala sakit kepala. Pikiran, perasaan, dan behaviour dapat memperberat rasa nyeri, dan memicu gejala nyeri yang berulang.
b) Life style / gaya hidup. Dengan mengubah gaya hidup kita menjadi pola hidup yang sehat, maka hal itu dapat mencegah terjadinya serangan sakit kepala.
c) Olahraga yang teratur, misalnya jalan sehat 15 menit.
d) Tidur cukup.
e) Mengontrol emosi.
f) Relaksasi dan meregangkan otot.
g) Berhenti merokok.
h) Pengaturan nutrisi dan suplemen diet.
Minggu, 25 Maret 2012
KATRESNA
Ngolebat kalangkang dina impenan
Ngagelenyu asih dina lamunan
neuteup geugeut paraket manah
harewos katresna mulangsara kabungah
Teteup deudeuh ngagelenyuan
Geter gerentes hate teu meunang diome
Mirosea dina hate
Katresna, kanyaah jeung kasono
Jadi panindekan salawasna
Pileuleuyan katresna
Kembang manah nu merenah
Najan urang teu munggaran
ngaguar peurih dina manah
mugia bagja kahirupan
salawasna nantayungan
Gusti Allah jadi pamuntangan
Ngagelenyu asih dina lamunan
neuteup geugeut paraket manah
harewos katresna mulangsara kabungah
Teteup deudeuh ngagelenyuan
Geter gerentes hate teu meunang diome
Mirosea dina hate
Katresna, kanyaah jeung kasono
Jadi panindekan salawasna
Pileuleuyan katresna
Kembang manah nu merenah
Najan urang teu munggaran
ngaguar peurih dina manah
mugia bagja kahirupan
salawasna nantayungan
Gusti Allah jadi pamuntangan
Sabtu, 24 Maret 2012
TUA
Kasih......
Biarkan aku tua bersamamu
Merajut amal dari hari ke hari
Aktivitas yang terpuji
Walau.....
Usia semakin senja
Tubuh mulai melemah
Ingatan mulai payah
Aku ingin.... usia tak berlalu sia-sia
Atau... menua tanpa amal bermakna
Kasih.....
Biarkan aku menua bersamamu
Bukan untuk meratapi usia
Tapi terus berkarya
Sehingga ketika saatnya “Pulang”
Banyak pelayat yang datang
Tidak sekedar teman kantor atau relasi semata
Namun ratusan bahkan ribuan orang yang mengenang
Atas ukiran prestasi yang telah ditorehkan
Kasih......
Aku tak ingin.... umurku tenggelam sia-sia
Hanya didunia kita bisa mengukir karya
Suri tauladan untuk ummat manusia
Contoh nyata bagi generasi muda
Bila usiaku sampai.....
Aku ingin.....tercatat sbg penggagas kebaikan
Menorehkan tinta emas dalam kenangan
Kehidupanku dironai kerinduan
Kasih.....
Biarkan aku tua bersamamu
Menyiapkan kuburan jadi rumah terindah
Bertemankan amal
mewangi menyertai
Dihiasi aroma keharuman syurgawi
Yang akan menjadi tempat abadi
Setelah dunia dan alam semesta dihancurkan......
Kasih.......
Izinkan aku tua bersamamu
Tanpa hiasan pikun
Atau emosional tak beraturan
Namun, tetap bijak bestari
Mampu mengendalikan emosi
Sehingga tak menyusahkan yang muda
Dan senantiasa menjadi inspirasi......
Kasih......
Izinkanlah......
Minggu, 18 Maret 2012
CEMBURU
Harusnya bukan dia yg disampingmu
Mendampingi dalam suka duka
Menyiapkan keperluanmu
Memasakkan untukmu
Menunggu kedatanganmu dengan cemas
Menyambut dg senyuman lebar
Mengusap peluhmu dengan kasih sayang
Masa itu telah berlalu...
Tinggal mensyukuri apa yg ada dihadapan
Bila rasa ini sulit diredam
Bukan tak mensyukuri
Atau menyesali
Seperti dia pernah katakan:
“Tidak mungkin membiarkan perasaan ini mengalir
Dengan mengorbankan keluarga kita”
Tak ada yg perlu dikorbankan
Tak mungkin senaif itu
Hanya.....
Rasa ini sulit diredam
Kadang membuncah rindu
Dalam nestapa yg sulit diterjemahkan
Bila ini kesalahan....
Semoga DIA memaafkan
Jumat, 16 Maret 2012
SAMPAI
Ada yang terkubur di sela batu
Seonggok cinta yg didamba
Dalam tulang belulang kerinduan
Gempuran tanah yang menghitam
Bukan menolak takdir yang disuguhkan
Namun genderang asa ini tak pernah bisa berhenti
Sekalipun dihentikan
Dia tetap sering berbunyi
Seiring suara hati
Tembang kenangan yang tak pernah berhenti
Kubelah satu persatu
Dia tetap berbunyi
Sekalipun suaranya sumbang
Dawai rindu tetap membahana di kalbu
Tak ada kata letih untuk berjalan
Sampai bertemu di penghujung jalan
Sampai......
Kamis, 15 Maret 2012
KEMILAU SENJA
Kereta terus melaju
Meninggalkan jejak yang tertinggal
Lambaian tangannya berkelebat di pelupuk mata
Tatapan rindunya menggelorakan jiwa
Senyuman getirnya menghempaskan asa
Air mata menggenang di pelupuk mata
Tangan kecilku tak mampu menggapainya
Kereta terus melaju....
Tak sanggup dia mengejarku
Dia biarkan aku pergi
Tak ada upaya menyusulku
Atau bahkan menahan kepergianku
Dia menatapku penuh asa
Aku nyaris putus asa
Kereta segera berangkat
Tatapanku berbicara
Berharap dia memohon agar aku tak meninggalkannya
Namun...... tak ada kata
Genggamannya dibiarkan lepas
Kereta terus melaju.......
Lambaiannya semakin lemah dan jauh
Membiarkan tercabik dalam rasa
Kereta terus melaju......
Kutatap dibalik kaca
Bayangannya semakin kecil
Nyaris menghilang
Seolah meledakkan jiwa
Kereta terus melaju....
Suaranya menderu
Seperti rinduku yang selalu memburu
Rasaku yang terus berpadu
Tak pernah bisa hilang
Terus berpendar dalam kemilau senja......
Perjalanan ini masih panjang
Tak ada yang pernah tahu
Dimana dan kapan akan berhenti
Lajunya semakin melambat
Bilakah di ujung perjalanan
Aku kan bertemu
Tak pernah ada yang tahu.......
15 maret 2012
PEMILIH
Money Politic....
Dia bergentayangan
bak hantu menakutkan
ada, namun tak mampu ditangkap
karena tak ada yang mau bersaksi
sekalipun mengetahui
masing-masing menyelamatkan diri
dia bertebaran
terutama pada kaum miskin papa
atau pada kaum yang berpendidikan pas-pasan
atau kepada kaum tak berhati nurani
yang penting kepentingannya terpenuhi
dia menerjang
merusak mental2 yg tak punya iman
yang meratapi keadaan, terpuruk keimanan
sehingga dengan mudah tergoda lembaran2....
Inilah potret bangsaku
kapan kemajuan politik ini akan dicerahkan
kalau kekuasaan dengan mudah digadaikan
oleh lembaran rupiah yg ditawarkan
ditaburkan ke setiap pintu
bak pesta badai topan
memabukkan, membutakan hati nurani
atas nama lapar dan kekurangan
" Belilah aku, maka aku memilihmu "
"Kemiskinan mendekatkan pada kekufuran"
begitulah sang pembawa Risalah mensabdakan
inilah kenyataannya....
keyakinan dengan mudah dibeli
kebenaran tertutupi....
ahhh.....
Betapa banyak yang harus dikerjakan
kapankah mereka akan bisa disadarkan
ahhh.....
dimanakah yang katanya punya intelektual tinggi?
Kekayaan yang mumpuni?
Mereka rame2 pergi
menghindari pemilihan di tempatnya
tak lagi mau peduli
merasa apatis dengan kehidupan ini
merasa gagah menjadi GOLPUT
tidakah mereka sadari
tanpa disadari mereka sudah berkontribusi
pada apa yang terjadi di daerahnya
karena mereka ada di dalam sistim ini
mereka secara tidak langsung
ridho dan ikhlas dg kepemimpinan ini
sekalipun dalam kedholiman
ahhh....
Dia bergentayangan
bak hantu menakutkan
ada, namun tak mampu ditangkap
karena tak ada yang mau bersaksi
sekalipun mengetahui
masing-masing menyelamatkan diri
dia bertebaran
terutama pada kaum miskin papa
atau pada kaum yang berpendidikan pas-pasan
atau kepada kaum tak berhati nurani
yang penting kepentingannya terpenuhi
dia menerjang
merusak mental2 yg tak punya iman
yang meratapi keadaan, terpuruk keimanan
sehingga dengan mudah tergoda lembaran2....
Inilah potret bangsaku
kapan kemajuan politik ini akan dicerahkan
kalau kekuasaan dengan mudah digadaikan
oleh lembaran rupiah yg ditawarkan
ditaburkan ke setiap pintu
bak pesta badai topan
memabukkan, membutakan hati nurani
atas nama lapar dan kekurangan
" Belilah aku, maka aku memilihmu "
"Kemiskinan mendekatkan pada kekufuran"
begitulah sang pembawa Risalah mensabdakan
inilah kenyataannya....
keyakinan dengan mudah dibeli
kebenaran tertutupi....
ahhh.....
Betapa banyak yang harus dikerjakan
kapankah mereka akan bisa disadarkan
ahhh.....
dimanakah yang katanya punya intelektual tinggi?
Kekayaan yang mumpuni?
Mereka rame2 pergi
menghindari pemilihan di tempatnya
tak lagi mau peduli
merasa apatis dengan kehidupan ini
merasa gagah menjadi GOLPUT
tidakah mereka sadari
tanpa disadari mereka sudah berkontribusi
pada apa yang terjadi di daerahnya
karena mereka ada di dalam sistim ini
mereka secara tidak langsung
ridho dan ikhlas dg kepemimpinan ini
sekalipun dalam kedholiman
ahhh....
Rabu, 14 Maret 2012
SUARA HATI
Kedamaian Abadi
senja terlihat memerah
cahayanya terkadang redup
terkadang terang bersinar
pendar rembulan mengintip di celah awan
menanti saatnya bersinar penuh
dalam gejolak warna malam
yang sebentar lagi kan tiba
menyapa setiap insan
dalam istrihat panjang
dalam dengkuran tidur yang menyenyakkan
segeralah bergerak
buat bunga indah semerbak
bila senja telah merapat
malam tak lagi bersahabat
kita punya nama yang ditinggalkan
semerbak mewangi dalam kedamaian...
Abadi.......
PERJALANAN
Masa lalu adalah Sejarah
Masa depan adalah harapan
Masa kini adalah kenyataan
3 masa itu akan selalu dilalui
Apakah kita menorehkan tinta emas dalam sejarah
ataukah menghadapi masa kini dengan kelapangan dada
ataukah menyongsong masa depan dg penuh harapan yg berbekal sejuta impian
untuk menapaki setiap masa
Sang Penguasa hanya menawarkan dua pilihan
FUJURROHA wa TAQWAAHA
Lalu.....
apa yg kita pilih itu
menjadi jalan kita untuk " Pulang"
RINDU
Getar rindu mendawai hati
getar asa menggetarkan jiwa
menghasilkan irama sumbang
simponi nada tak berirama
jelaga hitam di tempayan
menorehkan guratan hitam
menjelma satu bayangan
tak hilang ditelan jaman
bahkan tak lekang dimakan uban
sekalipun langit semakin temaram
saatnya bebenah diri
melipat hari dengan amali
sebelum senja brganti malam hari
atau kemudian hari tak sempat berganti
bila saatnya pulang nanti
kan kubawa bayangan ini
dalam kantung sejarah abadi
dibungkus dengan rahasia hati
dibalut dengan tali harmoni
disimpan dlm brankas jiwa yg terdalam
kemudian dikemas, dan dibawa pulang
biarkan diri ini dan DIA yg mengetahui...... :)
senja terlihat memerah
cahayanya terkadang redup
terkadang terang bersinar
pendar rembulan mengintip di celah awan
menanti saatnya bersinar penuh
dalam gejolak warna malam
yang sebentar lagi kan tiba
menyapa setiap insan
dalam istrihat panjang
dalam dengkuran tidur yang menyenyakkan
segeralah bergerak
buat bunga indah semerbak
bila senja telah merapat
malam tak lagi bersahabat
kita punya nama yang ditinggalkan
semerbak mewangi dalam kedamaian...
Abadi.......
PERJALANAN
Masa lalu adalah Sejarah
Masa depan adalah harapan
Masa kini adalah kenyataan
3 masa itu akan selalu dilalui
Apakah kita menorehkan tinta emas dalam sejarah
ataukah menghadapi masa kini dengan kelapangan dada
ataukah menyongsong masa depan dg penuh harapan yg berbekal sejuta impian
untuk menapaki setiap masa
Sang Penguasa hanya menawarkan dua pilihan
FUJURROHA wa TAQWAAHA
Lalu.....
apa yg kita pilih itu
menjadi jalan kita untuk " Pulang"
RINDU
Getar rindu mendawai hati
getar asa menggetarkan jiwa
menghasilkan irama sumbang
simponi nada tak berirama
jelaga hitam di tempayan
menorehkan guratan hitam
menjelma satu bayangan
tak hilang ditelan jaman
bahkan tak lekang dimakan uban
sekalipun langit semakin temaram
saatnya bebenah diri
melipat hari dengan amali
sebelum senja brganti malam hari
atau kemudian hari tak sempat berganti
bila saatnya pulang nanti
kan kubawa bayangan ini
dalam kantung sejarah abadi
dibungkus dengan rahasia hati
dibalut dengan tali harmoni
disimpan dlm brankas jiwa yg terdalam
kemudian dikemas, dan dibawa pulang
biarkan diri ini dan DIA yg mengetahui...... :)
Rabu, 02 November 2011
GBS : BELAIAN KASIH, OBAT JASAD DAN JIWA
Sebagai orang tua, apa yang anda rasakan ketika kita melihat anak sakit tak berdaya, brada di ruang isolasi yang bernama ICU, tanpa dapat ditemani oleh ayah ibunya, sementara kita ingin memberikan support dan motivasi kepadanya melalui belaian dan tatapan kasih saying….. miris bukan?
Itulah yang saya rasakan ketika menjenguk anak teman saya di ruang ICU RSCM tanpa seorangpun boleh mendampingi di sisi tempat tidurnya, sekalipun ayah ibunya, padahal bagi seorang anak, kekuatan dia untuk sembuh bias diperoleh salah satunya adalah dari bisikan, belaian dan sentuhan kekuatan kedua orangtuanya.
Sungguh, air mata ini tergenang ketika saya menjenguknya dan hanya bias melihatnya di kaca, saya pikir karena saya orang lain, tetapi ternyata ketika mengobrol dengan kedua orangtuanya, merekapun tidak diperkenankan untuk masuk, kecuali dari kaca dan pada jam besuk.
Saya pikir, Rumah sakit ini sama dengan rumah sakit2 yang lain, dimana yang boleh masuk ke ruangan ICU hanya keluarga terdekat saja dengan menggunakan baju khusus, terutama orangtua, tapi ternyata tidak di rumah sakit ini, sungguh, bagi saya orang awam sungguh hal ini tidak bias masuk akal, bagaimana anak bias merasa nyaman dan punya motivasi sementara untuk menghadapi penyakitnya saja bagi dia sesuatu yang sangat berat, dia harus mendapatkan support paling tidak dari kedua orangtuanya agar mampu menghadapi penyakit yang berat ini, sementara kedua orangtuanya tidak diperkenankan menyentuhnya, lalu dari mana dia akan mendapatkan kekuatan itu, kalau kebetulan dia mendapatkan perawat yang sabar, care dan ramah, kalau tidak, bukankah itu hanya akan menambah anak semakin sakit?
Terlebih anak temanku itu terkena penyakit langka dan sangat menyedihkan, yaitu GSB (Guilain Barre Sindrome), bagaimana tidak, anak yang tadinya sehat, gemuk, segar dan ceria, tiba2 terkena penyakit ini sacara mendadak dan melumpuhkan otot2nya.
Apa itu GBS atau SGB?
Sindroma Guillain-Barre (SGB) merupakan penyebab kelumpuhan yang cukup
sering dijumpai pada usia dewasa muda. SGB ini seringkali mencemaskan penderita
dan keluarganya karena terjadi pada usia produktif, apalagi pada beberapa keadaan
dapat menimbulkan kematian, meskipun pada umumnya mempunyai prognosa yang
baik.
Pada tahun 1859, seorang neurolog Perancis, Jean-Baptiste Landry pertama
kali menulis tentang penyakit ini, sedangkan istilah landry ascending paralysis
diperkenalkan oleh Westphal. Osler menyatakan terdapatnya hubungan SGB dengan
kejadian infeksi akut. Pada tahun 1916, Guillain, Barre dan Strohl menjelaskan
tentang adanya perubahan khas berupa peninggian protein cairan serebrospinal
(CSS) tanpa disertai peninggian jumlah sel. Keadaan ini disebut sebagai disosiasi
sitoalbuminik. Nama SGB dipopulerkan oleh Draganescu dan Claudian. Menurut
Lambert dan Murder mengatakan bahwa untuk menegakkan diagnosa SGB selain
berdasarkan gejala klinis,pemeriksaan CSS, juga adanya kelainan pada pemeriksaan
EMG dapat membantu menegakkan diagnosa. Terdapat perlambatan kecepatan
hantar saraf pada EMG.
Penyakit ini terjadi di seluruh dunia, kejadiannya pada semua musim. Dowling
dkk mendapatkan frekwensi tersering pada akhir musism panas dan musim gugur
dimana terjadi peningkatan kasus influenza. Pada penelitian Zhao Baoxun
didapatkan bahwa penyakit ini hampir terjadi pada setiap saat dari setiap bulan
dalam setahun, sekalipun demikian tampak bahwa 60% kasus terjadi antara bulan
Juli s/d Oktober yaitu pada akhir musim panas dan musim gugur.
Insidensi sindroma Guillain-Barre bervariasi antara 0.6 sampai 1.9 kasus per
100.000 orang pertahun. Selama periode 42 tahun Central Medical Mayo Clinic
melakukan penelitian mendapatkan insidensi rate 1.7 per 100.000 orang.
Terjadi puncak insidensi antara usia 15-35 tahun dan antara 50-74 tahun.
Jarang mengenai usia dibawah 2 tahun. Usia termuda yang pernah dilaporkan adalah
3 bulan dan paling tua usia 95 tahun.
Etiologi SGB sampai saat ini masih belum dapat diketahui dengan pasti
penyebabnya dan masih menjadi bahan perdebatan. Beberapa keadaan/penyakit
yang mendahului dan mungkin ada hubungannya dengan terjadinya SGB, antara
lain:
Infeksi
Vaksinasi
Pembedahan
Penyakit sistematik:
o keganasan
o systemic lupus erythematosus
o tiroiditis
o penyakit Addison
Kehamilan atau dalam masa nifas
SGB sering sekali berhubungan dengan infeksi akut non spesifik. Insidensi
kasus SGB yang berkaitan dengan infeksi ini sekitar antara 56% - 80%, yaitu 1
sampai 4 minggu sebelum gejala neurologi timbul seperti infeksi saluran pernafasan
atas atau infeksi gastrointestinal
Pada sebagian besar penderita dapat sembuh sendir. Pengobatan secara
umum bersifat simtomik. Meskipun dikatakan bahwa penyakit ini dapat sembuh
sendiri, perlu dipikirkan waktu perawatan yang cukup lama dan angka kecacatan
(gejala sisa) cukup tinggi sehingga pengobatan tetap harus diberikan. Tujuan terapi
khusus adalah mengurangi beratnya penyakit dan mempercepat penyembuhan
melalui sistem imunitas (imunoterapi).
Pengobatan dengan gamma globulin intervena lebih menguntungkan
dibandingkan plasmaparesis karena efek samping/komplikasi lebih ringan. Dosis
maintenance 0.4 gr/kg BB/hari selama 3 hari dilanjutkan dengan dosis
maintenance 0.4 gr/kg BB/hari tiap 15 hari sampai sembuh.
Secara sederhana, GBS ini adalah virus yang menyerang syaraf tepi otot sehingga otot kehilangan fungsinya untuk bergerak dan yang lebih membahayakan apabila menyerang pada otot pernafasan, itulah yang terjadi pada anak temanku otot pernafasannya diserang sehingga daya pperstaltik diseputar otot pernafasannya kehilangan fungsi.
Saat ini, anak temanku harus diobati oleh gammaris ini, yang harga satu ampulnya mencapai 21,5jt, yang diberikan selama 5 hari berturut-turut.
Saya paham, mungkin RSCM memakai ketentuan internasional dalam memberlakukan peraturan di ruang ICU, namun apakah salah bila kita meyakini bahwa sentuhan orangtua punya kekuatan lain selain obat untuk mempercepat penyembuhan seorang anak? Apakah nurani harus diabaikan hanya karena terbelenggu sebuah peraturan yang dibuat oleh manusia, bukankah yang menurunkan penyakit adalah sang Maha Kuasa, dan tentunya melalui keajaiban yang Maha Kuasa pula penyakit dapat disembuhkan, dan itu adalah sebaik-baiknya obat.
Semoga, di lain hari peraturan ini dapat sedikit dilonggarkan terutama untuk pasien anak-anak yang masih membutuhkan kekuatan kedua orangtuanya…..
Ya Allah, sembuhkanlah anak temanku itu, berilah kekuatan kepada anaknya agar dapat berjuang mengatasi penyakitnya, kuatkanlah jiwanya ya Allah… karena dia harus terpisah dari kedua orangtuanya, para perawat…. Tolonglah perlakukan dia dengan baik, hanya kalianlah saat ini orangtuanya……
Untuk temanku, saudaraku, kuatkanlah hati kalian, insya Allah, Allah akan beri kesembuhan
(tentang GBS disadur dari makalah Dr ISKANDAR JAPARDI
Fakultas Kedokteran
Bagian Bedah
Universitas Sumatera Utara)
Itulah yang saya rasakan ketika menjenguk anak teman saya di ruang ICU RSCM tanpa seorangpun boleh mendampingi di sisi tempat tidurnya, sekalipun ayah ibunya, padahal bagi seorang anak, kekuatan dia untuk sembuh bias diperoleh salah satunya adalah dari bisikan, belaian dan sentuhan kekuatan kedua orangtuanya.
Sungguh, air mata ini tergenang ketika saya menjenguknya dan hanya bias melihatnya di kaca, saya pikir karena saya orang lain, tetapi ternyata ketika mengobrol dengan kedua orangtuanya, merekapun tidak diperkenankan untuk masuk, kecuali dari kaca dan pada jam besuk.
Saya pikir, Rumah sakit ini sama dengan rumah sakit2 yang lain, dimana yang boleh masuk ke ruangan ICU hanya keluarga terdekat saja dengan menggunakan baju khusus, terutama orangtua, tapi ternyata tidak di rumah sakit ini, sungguh, bagi saya orang awam sungguh hal ini tidak bias masuk akal, bagaimana anak bias merasa nyaman dan punya motivasi sementara untuk menghadapi penyakitnya saja bagi dia sesuatu yang sangat berat, dia harus mendapatkan support paling tidak dari kedua orangtuanya agar mampu menghadapi penyakit yang berat ini, sementara kedua orangtuanya tidak diperkenankan menyentuhnya, lalu dari mana dia akan mendapatkan kekuatan itu, kalau kebetulan dia mendapatkan perawat yang sabar, care dan ramah, kalau tidak, bukankah itu hanya akan menambah anak semakin sakit?
Terlebih anak temanku itu terkena penyakit langka dan sangat menyedihkan, yaitu GSB (Guilain Barre Sindrome), bagaimana tidak, anak yang tadinya sehat, gemuk, segar dan ceria, tiba2 terkena penyakit ini sacara mendadak dan melumpuhkan otot2nya.
Apa itu GBS atau SGB?
Sindroma Guillain-Barre (SGB) merupakan penyebab kelumpuhan yang cukup
sering dijumpai pada usia dewasa muda. SGB ini seringkali mencemaskan penderita
dan keluarganya karena terjadi pada usia produktif, apalagi pada beberapa keadaan
dapat menimbulkan kematian, meskipun pada umumnya mempunyai prognosa yang
baik.
Pada tahun 1859, seorang neurolog Perancis, Jean-Baptiste Landry pertama
kali menulis tentang penyakit ini, sedangkan istilah landry ascending paralysis
diperkenalkan oleh Westphal. Osler menyatakan terdapatnya hubungan SGB dengan
kejadian infeksi akut. Pada tahun 1916, Guillain, Barre dan Strohl menjelaskan
tentang adanya perubahan khas berupa peninggian protein cairan serebrospinal
(CSS) tanpa disertai peninggian jumlah sel. Keadaan ini disebut sebagai disosiasi
sitoalbuminik. Nama SGB dipopulerkan oleh Draganescu dan Claudian. Menurut
Lambert dan Murder mengatakan bahwa untuk menegakkan diagnosa SGB selain
berdasarkan gejala klinis,pemeriksaan CSS, juga adanya kelainan pada pemeriksaan
EMG dapat membantu menegakkan diagnosa. Terdapat perlambatan kecepatan
hantar saraf pada EMG.
Penyakit ini terjadi di seluruh dunia, kejadiannya pada semua musim. Dowling
dkk mendapatkan frekwensi tersering pada akhir musism panas dan musim gugur
dimana terjadi peningkatan kasus influenza. Pada penelitian Zhao Baoxun
didapatkan bahwa penyakit ini hampir terjadi pada setiap saat dari setiap bulan
dalam setahun, sekalipun demikian tampak bahwa 60% kasus terjadi antara bulan
Juli s/d Oktober yaitu pada akhir musim panas dan musim gugur.
Insidensi sindroma Guillain-Barre bervariasi antara 0.6 sampai 1.9 kasus per
100.000 orang pertahun. Selama periode 42 tahun Central Medical Mayo Clinic
melakukan penelitian mendapatkan insidensi rate 1.7 per 100.000 orang.
Terjadi puncak insidensi antara usia 15-35 tahun dan antara 50-74 tahun.
Jarang mengenai usia dibawah 2 tahun. Usia termuda yang pernah dilaporkan adalah
3 bulan dan paling tua usia 95 tahun.
Etiologi SGB sampai saat ini masih belum dapat diketahui dengan pasti
penyebabnya dan masih menjadi bahan perdebatan. Beberapa keadaan/penyakit
yang mendahului dan mungkin ada hubungannya dengan terjadinya SGB, antara
lain:
Infeksi
Vaksinasi
Pembedahan
Penyakit sistematik:
o keganasan
o systemic lupus erythematosus
o tiroiditis
o penyakit Addison
Kehamilan atau dalam masa nifas
SGB sering sekali berhubungan dengan infeksi akut non spesifik. Insidensi
kasus SGB yang berkaitan dengan infeksi ini sekitar antara 56% - 80%, yaitu 1
sampai 4 minggu sebelum gejala neurologi timbul seperti infeksi saluran pernafasan
atas atau infeksi gastrointestinal
Pada sebagian besar penderita dapat sembuh sendir. Pengobatan secara
umum bersifat simtomik. Meskipun dikatakan bahwa penyakit ini dapat sembuh
sendiri, perlu dipikirkan waktu perawatan yang cukup lama dan angka kecacatan
(gejala sisa) cukup tinggi sehingga pengobatan tetap harus diberikan. Tujuan terapi
khusus adalah mengurangi beratnya penyakit dan mempercepat penyembuhan
melalui sistem imunitas (imunoterapi).
Pengobatan dengan gamma globulin intervena lebih menguntungkan
dibandingkan plasmaparesis karena efek samping/komplikasi lebih ringan. Dosis
maintenance 0.4 gr/kg BB/hari selama 3 hari dilanjutkan dengan dosis
maintenance 0.4 gr/kg BB/hari tiap 15 hari sampai sembuh.
Secara sederhana, GBS ini adalah virus yang menyerang syaraf tepi otot sehingga otot kehilangan fungsinya untuk bergerak dan yang lebih membahayakan apabila menyerang pada otot pernafasan, itulah yang terjadi pada anak temanku otot pernafasannya diserang sehingga daya pperstaltik diseputar otot pernafasannya kehilangan fungsi.
Saat ini, anak temanku harus diobati oleh gammaris ini, yang harga satu ampulnya mencapai 21,5jt, yang diberikan selama 5 hari berturut-turut.
Saya paham, mungkin RSCM memakai ketentuan internasional dalam memberlakukan peraturan di ruang ICU, namun apakah salah bila kita meyakini bahwa sentuhan orangtua punya kekuatan lain selain obat untuk mempercepat penyembuhan seorang anak? Apakah nurani harus diabaikan hanya karena terbelenggu sebuah peraturan yang dibuat oleh manusia, bukankah yang menurunkan penyakit adalah sang Maha Kuasa, dan tentunya melalui keajaiban yang Maha Kuasa pula penyakit dapat disembuhkan, dan itu adalah sebaik-baiknya obat.
Semoga, di lain hari peraturan ini dapat sedikit dilonggarkan terutama untuk pasien anak-anak yang masih membutuhkan kekuatan kedua orangtuanya…..
Ya Allah, sembuhkanlah anak temanku itu, berilah kekuatan kepada anaknya agar dapat berjuang mengatasi penyakitnya, kuatkanlah jiwanya ya Allah… karena dia harus terpisah dari kedua orangtuanya, para perawat…. Tolonglah perlakukan dia dengan baik, hanya kalianlah saat ini orangtuanya……
Untuk temanku, saudaraku, kuatkanlah hati kalian, insya Allah, Allah akan beri kesembuhan
(tentang GBS disadur dari makalah Dr ISKANDAR JAPARDI
Fakultas Kedokteran
Bagian Bedah
Universitas Sumatera Utara)
Langganan:
Postingan (Atom)



